Polisi Bebaskan Karyawan Diskotek Diamond Setelah Diperiksa - Kompas.com

Polisi Bebaskan Karyawan Diskotek Diamond Setelah Diperiksa

Akhdi Martin Pratama
Kompas.com - 16/09/2017, 16:20 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo YuwonoKompas.com/Akhdi Martin Pratama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi memutuskan untuk membebaskan seorang karyawan Diskotek Diamond yang sebelumnya ditangkap.

Karyawan tersebut diduga menyediakan sabu untuk politisi Partai Golkar Indra J Piliang dan dua rekannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, karyawan tersebut dipulangkan setelah melewati serangkaian pemeriksaan.

"Enggak (Ditahan). Setelah 1x24 jam (diperiksa) kita pulangkan," ujar Argo di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9/2017).

Baca: Ini Alasan Diskotek Diamond Tidak Bisa Langsung Ditutup Permanen

Argo menambahkan, karyawan tersebut dipulangkan karena penyidik belum menemukan bukti kuat bahwa dia merupakan penyedia sabu untuk Indra.

Menurut Argo, dalam pemeriksaan kemarin karyawan Diskotek Diamond itu tak mengakui perbuatannya.

"Kita lakukan pendalaman karena tidak semua orang langsung mengatakan yang sejujurnya. Barang buktinya saja belum ada, ya kita tunggu saja. Masih kita selidiki semua," kata Argo.

Indra ditangkap bersama dua rekannya, Romi Fernando dan M Ismail Jamani, pada Rabu (13/9/2017), sekitar pukul 19.30 WIB, di Diskotek Diamond.

Dari penangkapan Indra dan kedua rekannya itu, polisi mengamankan barang bukti berupa satu set alat isap sabu dan cangklong bekas pakai, satu plastik bekas pakai dan sebuah korek api.

Setelah dilakukan tes urine, Indra dinyatakan positif mengonsumsi sabu. Indra sudah ditetapkan menjadi tersangka dan akan menjalani rehabilitasi.

Baca: Diskotek Diamond Disegel hingga Ada Hasil Penyelidikan Polisi

PenulisAkhdi Martin Pratama
EditorErvan Hardoko
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM