Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wali Kota Bekasi Minta Pabrik di Bogor Tak Buang Limbah ke Sungai

Kompas.com - 04/10/2017, 17:50 WIB
Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja

Penulis

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta pabrik di Kabupaten Bogor tidak membuang limbah dan sampah ke aliran sungai.

Sebab, aliran Kali Cileungsi akan bermuara dan mengalir pula ke hulu hingga hilir melewati Kali Bekasi.

"Kita minta kalau yang di kabupaten (Bogor) jangan buang plastik turun ke bawah, jangan buang limbah perusahaan. Karena kan itu dari ke Cileungsi terus (mengalir) ke wilayah kita," ujar Rahmat usai menyusuri Kali Bekasi, di Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (4/10/2017).

Ia menjelaskan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi sudah membuat tim dan melakukan perjanjian kerja dengan Pemkab Bogor.

Baca: Wali Kota Bandingkan Kali Bekasi dengan Sungai di Ukraina

Sehingga, kata Rahmat, diharapkan tim dari Kabupaten Bogor bisa masuk dan memeriksa perusahaan yang diduga membuang limbah ke sungai yang kemudian mengalir hingga mencemari Kali Bekasi.

"Jadi ada dua (tim) nanti, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, yang di Kabupaten dengan tim terpadu (gabungan dengan Tim Kota Bekasi)," kata Rahmat.

Hal tersebut menurut dia perlu dilakukan Pemkot Bekasi dan Pemkab Bogor. Sebab, dampak dari pencemaran tersebut mengalir ke Kota Bekasi, dari hulu hingga ke hilir sungai.

Selain itu, pencemaran membuat kualitas air yang digunakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bekasi tidak sesuai dengan ambang baku mutu.

Dengan demikian, Rahmat melanjutkan, sudah meminta ke Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendapatkan pasokan air dari Jatiluhur dan Kalimalang.

Pekan lalu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Lutfi mengatakan, penyebab tercemarnya Kali Bekasi sudah terlihat dari aliran Kali Cileungsi yang kondisi airnya sudah berwarna hitam.

Dari aliran Kali Cileungsi itu, Jumahana memastikan, terdapat limbah yang mengalir ke Kali Bekasi.

Baca: Pemkot Bekasi Surati Pemkab Bogor soal Pencemaran Kali Bekasi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Megapolitan
4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

Megapolitan
Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Megapolitan
Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran 'Saudara Frame' Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran "Saudara Frame" Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Megapolitan
Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Megapolitan
Uang Korban Dipakai 'Trading', Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Uang Korban Dipakai "Trading", Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Megapolitan
Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Megapolitan
Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai 'Saudara Frame' Berhasil Diidentifikasi

Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai "Saudara Frame" Berhasil Diidentifikasi

Megapolitan
Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Megapolitan
Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Megapolitan
Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Megapolitan
Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Megapolitan
Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Megapolitan
Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com