Trotoar Sudirman-Thamrin Akan Diawasi Kamera CCTV dan Diterangi LED - Kompas.com

Trotoar Sudirman-Thamrin Akan Diawasi Kamera CCTV dan Diterangi LED

Nibras Nada Nailufar
Kompas.com - 08/10/2017, 11:24 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dalam acara pencanangan revitalisasi trotoar Sudirman-Thamrin di area Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/10/2017). Panjang total jalur pedestrian yang dikerjakan akan sepanjang 6,6 kilometer. PT MRT Jakarta akan mengerjakan area di sekitar enam stasiun bawah tanah (Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia) sepanjang 1,4 kilometer.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dalam acara pencanangan revitalisasi trotoar Sudirman-Thamrin di area Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/10/2017). Panjang total jalur pedestrian yang dikerjakan akan sepanjang 6,6 kilometer. PT MRT Jakarta akan mengerjakan area di sekitar enam stasiun bawah tanah (Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia) sepanjang 1,4 kilometer.


JAKARTA, KOMPAS.com -
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, yang direvitalisasi, nantinya harus dilengkapi kamera CCTV. Pasalnya, di trotoar itu akan ada tempat penyewaan sepeda.

"Yang kami khawatirkan nanti kalau sepedanya kami lepas begitu saja, nanti enggak balik lagi. Hilang atau dipreteli," kata Djarot, dalam acara pencanangan revitalisasi trotoar di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (8/10/2017).

Djarot mengatakan trotoar di sepanjang Sudirman-Thamrin harus tertib. Hanya pejalan kaki dan pesepeda yang dibolehkan melintas. Dia ingin warga semakin disipilin berlalu lintas karena pelanggar yang terekam kamera CCTV akan ditindak.

"Makanya harus ada (kamera) CCTV yang bisa men-shoot, meng-capture betul wajah mereka, dan harus dihukum berat karena kita harus disiplin kalau kita betul-betul ingin punya trotoar yang nyaman," ujarnya.

(baca: PBB Gedung di Sudirman-Thamrin Dikurangi jika Pagar Dibongkar)

Untuk penerangan jalan, kata Djarot, nantinya akan ada lampu penerangan jalan umum (PJU) dan juga baliho dengan lampu LED. Djarot mengusulkan agar baliho yang belum ber-LED dibongkar.

"Karena sudah panjang banget, lampu harus terang. Billboard kuno tidak boleh ada lagi, maka masang iklan harus pakai LED dan itu nempel di gedung sehingga kalau malam bisa terang," ujar Djarot.

Kompas TV Petugas Satpol PP dan Dishub kembali merazia kaki lima dan parkir liar di trotoar.

PenulisNibras Nada Nailufar
EditorIndra Akuntono
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM