Jika Ada ERP, Motor Harus Bayar untuk Lintasi Sudirman-Thamrin - Kompas.com

Jika Ada ERP, Motor Harus Bayar untuk Lintasi Sudirman-Thamrin

Jessi Carina
Kompas.com - 10/11/2017, 12:44 WIB
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/4/2017).Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan sistem electronic road pricing ( ERP) bisa saja diterapkan pada kendaraan roda dua. Jika ERP di Jalan Sudirman-MH Thamrin jadi diterapkan untuk motor, maka motor juga harus membayar saat melintas.

"Kalau aturan setiap kendaraan yang melintas dikenakan charge, ya tentunya pemberlakuannya akan sama (terhadap motor)," ujar Sigit di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (10/11/2017).

Namun, tarif yang dikenakan untuk motor bisa jadi berbeda dengan mobil. Wacana pemberlakuan ERP untuk motor ini merupakan pengembangan dari wacana dihapusnya larangan motor di Jalan MH Thamrin.

Baca juga : Bagaimana Jika Motor Ikut Kena ERP?

Uji coba Electronic Road Pricing di Jalan Rasuna Said, Jakarta.Kurnia Sari Aziza/Kompas.com Uji coba Electronic Road Pricing di Jalan Rasuna Said, Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin jalan di Jakarta bisa diakses oleh seluruh masyarakat. Dia meminta rancangan Jalan Sudirman-MH Thamrin diubah agar bisa mengakomodasi motor.

Padahal, selama ini area tersebut dirancang untuk bebas dari kendaraan roda dua. Dengan diizinkannya motor melintasi area itu, maka motor juga harus mengikuti sistem ERP.

"Kemarin kan kami bicara Sudirman-Thamrin harus bisa (dilintasi) semua (kendaraan). Artinya kalau ruas jalan itu diterapkan ERP, ya kami kaji itu bisa dipakai juga (untuk motor)," kata Sigit.

Baca juga : Anies Ingin Teknologi ERP Diterapkan untuk Semua Kendaraan

Dengan demikian, teknologi yang digunakan untuk ERP nanti harus bisa diterapkan pada motor. Sigit yakin ada teknologi yang bisa digunakan pada motor agar bisa mengikuti sistem ERP ini.

"Pastilah setiap hari inovasi pengembangan kan berjalan. Suatu hari akan ada solusi lah itu," ujar Sigit.

PenulisJessi Carina
EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM