Anies Pantau Banjir dan Longsor di Ciganjur sampai Tengah Malam - Kompas.com

Anies Pantau Banjir dan Longsor di Ciganjur sampai Tengah Malam

Jessi Carina
Kompas.com - 13/11/2017, 10:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu (4/11/2017)KOMPAS.com/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu (4/11/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau perkembangan longsor yang terjadi di kawasan Ciganjur, tadi malam. Anies mengatakan, longsor terjadi pada tebing yang memiliki lebar 10 meter dan tinggi 15 meter.

"Saya tadi malam berbicara langsung dengan Sekretaris Lurah, Ibu Iin, untungnya tidak berdekatan langsung dengan permukiman sehingga longsornya tidak berdampak ke warga," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (13/11/2017).

Tadi malam, dia juga sudah mendengar penyebab longsor di kawasan tersebut. Anies memastikan bahwa longsor tidak akan semakin meluas.

"Laporan lisan tadi malam ada penumpukan barang material pembangunan yang membuat beban di atas semakin besar, nah efek dari itu jika hujan lebat bisa longsor," kata Anies.

Baca juga : Tinjau Tanggul Jebol di Jatipadang, Anies Minta Sungai Selalu Dikeruk

Selain longsor, tanggul yang jebol di Jatipadang juga masih ada. Sejumlah warga harus menginap di mushala akibat tanggul jebol itu.

Anies mengatakan, dia memantau banjir hingga lewat tengah malam. Dia bersyukur semua masih terkendali.

Baca juga : Tanggul Kampung Luar Batang Bocor, Puluhan Rumah Terendam Banjir

"Tadi malam hujan cukup deras, kita melakukan monitoring terus. Dinas Sumber Daya Air dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, kami komunikasi terus dan mulai sore sampai pukul 01.00 dipantau semua titik, Alhamdulilah semua terkendali, air menurun," kata Anies.

Baca juga : Ratusan Pasukan Biru Tangani Kebocoran Tanggul Luar Batang

Kompas TV Akibat debit air yang tinggi di Kali Pesanggrahan karena hujan deras, banjir setinggi satu meter menggenangi permukiman warga di Komplek Perdatam.

PenulisJessi Carina
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM