Prarekonstruksi Penembakan Dokter Lety Jadi Tontonan Warga - Kompas.com

Prarekonstruksi Penembakan Dokter Lety Jadi Tontonan Warga

Iwan Supriyatna
Kompas.com - 13/11/2017, 11:13 WIB
Warga melihat prarekonstruksi penembakan terhadap dokter Lety oleh suaminya sendiri dokter Ryan Helmi di klinik Az-Zahra, Cawang, Jakarta Timur.KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Warga melihat prarekonstruksi penembakan terhadap dokter Lety oleh suaminya sendiri dokter Ryan Helmi di klinik Az-Zahra, Cawang, Jakarta Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya, Senin (13/11/1017), menggelar prarekonstruksi penembakan yang dilakukan dokter Ryan Helmi terhadap Lety Sultri, istrinya sendiri, di Klinik Az-Zahra Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur. Penembakan yang terjadi Kamis pekan lalu itu menewaskan Lety.

Karena lokasi yang tepat di pinggir jalan, prarekonstruksi yang digelar pada pukul 10.00 WIB itu menjadi tontonan warga sekitar dan para pengendara yang kebetulan melintas.

Para ibu dan anak-anak terlihat berkumpul di depan gerbang klinik Az-Zahra untuk melihat proses prarekonstruksi yang menewaskan dokter Lety.

"Kirain ada rame-rame apaan, ini tempat yang dokter ditembak itu kan ya," ujar Maryati salah seorang ibu yang mengaku membawa serta tetangganya untuk melihat prarekonstruksi itu.

Baca juga : Keluarga Dokter Lety Menangis Saat Hadiri Prarekonstruksi

Salah seorang pekerja rumah tangga bernama Ambar juga mengaku ingin melihat prarekonstruksi tersebut usai menjemput anak majikannya.

"Baru habis jemput, kebetulan lewat sini," tuturnya.

Sugiono salah seorang pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas juga sempat mengabadikan lokasi kejadian.

"Saya tahu ini lokasinya, tapi belum sempat foto," kata Sugiono.

Dokter Letty ditembak Helmi di klinik Az-Zahra, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur pada sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban sedang bersama dua karyawannya di ruang pendaftaran klinik dan tiba-tiba Helmi datang.

Saat mengetahui kedatangan sang suami, korban ke luar ruangan untuk menghampirinya. Tak lama berselang, korban dan pelaku terlibat cekcok hingga terdengar suara letusan tembakan sebanyak enam kali.

Usai melepaskan tembakan, pelaku langsung melarikan diri.

PenulisIwan Supriyatna
EditorEgidius Patnistik
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM