Meningkat Rp 1,1 Triliun, Nilai KUA-PPAS DKI 2018 Rp 77,1 Triliun - Kompas.com

Meningkat Rp 1,1 Triliun, Nilai KUA-PPAS DKI 2018 Rp 77,1 Triliun

Jessi Carina
Kompas.com - 14/11/2017, 18:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi saat penetapan KUA-PPAS 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (14/11/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi saat penetapan KUA-PPAS 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (14/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara ( KUA-PPAS) DKI 2018 sudah ditetapkan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, dan lima pimpinan DPRD DKI Jakarta hadir semua untuk menandatangani penetapan KUA-PPAS itu.

"Saya tanya ke segenap Banggar (badan anggaran) apakah KUA-PPAS 2018 senilai Rp 77,1 triliun bisa disepakati?" tanya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (14/11/2017).

Tepatnya, nilai KUA-PPAS 2018 sebesar Rp 77,110,885,760,609. Peserta rapat tersebut bersama-sama mengatakan "sepakat".

Adapun nilai KUA-PPAS ini lebih tinggi dari yang sebelumnya diajukan Pemprov DKI Jakarta, sebesar Rp 76 triliun. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana mengatakan tambahan anggaran itu untuk mengakomodasi visi misi gubernur-wakil gubernur terpilih.

Baca juga : Kurang Rp 2,5 Triliun, Penetapan Rancangan Anggaran 2018 Ditunda

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Triwisaksana di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (14/11/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Triwisaksana di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (14/11/2017).
Sebelum ada kesepakatan itu, sejumlah dinamika terjadi dalam rapat badan anggaran. Misalnya seperti polemik penghapusan penyertaan modal daerah (PMD) untuk beberapa BUMD DKI. Kelanjutan soal PMD BUMD DKI itu akan dibahas kembali pada pembahasan RAPBD DKI 2018.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Sandiaga Uno, dan lima pimpinan DPRD DKI Jakarta menyepakati KUA-PPAS 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (14/11/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Sandiaga Uno, dan lima pimpinan DPRD DKI Jakarta menyepakati KUA-PPAS 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (14/11/2017).
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan setelah ini eksekutif akan melakukan input komponen untuk dijadikan RAPBD. Besok, DPRD DKI akan menggelar sidang paripurna penyampaian RAPBD oleh Gubernur DKI Jakarta.

"Kemudian ada satu tahapan lagi yaitu pembahasan RAPBD," ujar Saefullah.

Baca juga : Akomodasi Visi Misi Gubernur, Anggaran DKI 2018 Akan Bertambah

Kompas TV Salah satu fokus rapat ialah menentukan sejumlah program Anies-Sandi yang masuk dalam KUA-PPAS 2018.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisJessi Carina
EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM