Dinas LH DKI: Laporkan Sungai Kotor ke Akun Media Sosial Kami - Kompas.com

Dinas LH DKI: Laporkan Sungai Kotor ke Akun Media Sosial Kami

Nursita Sari
Kompas.com - 14/11/2017, 19:36 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (3/8/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (3/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji meminta masyarakat melaporkan kondisi sungai yang kotor ke akun media sosial milik instansinya. Dia berjanji akan langsung menangani laporan tersebut.

"Lokasi (sungai) yang dikeluhkan bisa diinfokan ke media sosial yang ada, pasti kami tangani," ujar Isnawa melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa (14/11/2017).

Tak hanya melalui media sosial, Isnawa menyebut warga juga bisa melapor ke kantor kelurahan setempat. Mereka akan langsung berkoordinasi untuk membersihkan sungai yang kotor dan dilaporkan warga.

Isnawa menjelaskan, petugas harian lepas (PHL) UPK Badan Air di bawah instansinya memiliki tugas untuk membersihkan sampah-sampah di sungai.

Baca juga : Mengapa Sejumlah Wilayah di Pesanggrahan Banjir Lagi?

Apabila ada lumpur yang perlu dikeruk, Isnawa akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Teguh Hendarwan untuk bersama-sama membersihkan sungai tersebut.

Warga bukit duri menunjukan tingkat ketinggian air saat volume naikstanly Warga bukit duri menunjukan tingkat ketinggian air saat volume naik
"Kami sama-sama kerja saja. Dari dulu, UPK Badan Air saya juga bantu Dinas SDA di kali, sungai. Kalau ada lumpur, nanti anak buah saya koordinasi sama anak buah Pak Teguh," kata Isnawa.

Adapun beberapa akun media sosial milik Dinas LH DKI Jakarta adalah, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta (Facebook), @Dinas_LHdki (Twitter), dan @dinaslhdki (Instagram).

Warga Bukti Duri, Jakarta Selatan, sebelumnya mengeluhkan soal sampah dan lumpur yang menumpuk akibat naiknya volume air beberapa waktu lalu.

Baca juga : Warga Bukit Duri Sebut Dinas Kebersihan Kini Jarang Angkut Sampah dan Lumpur di Ciliwung

Mereka berharap Dinas Lingkungan Hidup DKI bisa sigap melakukan pembersihan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti meningkatnya volume yang membuat meluapnya air ke jalan.

"Sudah mulai banyak lumpur numpuk sejak mulai hujan kemarin-kemarin. Kalau dulu lebih intens sering dibersihkan, tapi sekarang mulai jarang kelihatannya. Untuk permukiman liar wilayah Bukit Duri dan kampung Melayu sudah bersih," kata Sigit, warga Bukit Duri.

Kompas TV Sekitar 132 dua gubuk liar yang berdiri di atas jalan inspeksi Banjir Kanal Barat, Senin (13/11) dibongkar petugas Satpol PP DKI Jakarta.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisNursita Sari
EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM