Lulung: Kalau Ada Sewa-Menyewa di Trotoar, Itu Namanya Bodoh - Kompas.com

Lulung: Kalau Ada Sewa-Menyewa di Trotoar, Itu Namanya Bodoh

Jessi Carina
Kompas.com - 15/11/2017, 15:15 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana di Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Rabu (15/11/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana di Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Rabu (15/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham " Lulung" Lunggana mengaku tidak tahu jika trotoar di Tanah Abang disewakan. Lulung menyebut pedagang bodoh jika mau menyewa lapak di trotoar.

"Kalau di trotoar ada sewa-menyewa, itu namanya bodoh. Kan, ketahuan datang trantib setiap hari," ujar Lulung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu (15/11/2017).

"Bodoh amat orang yang mau sewa itu," tambah dia.

Menurut dia, tempat yang bisa disewakan adalah lahan yang bukan area publik. Lulung mengaku punya lahan kosong yang dikelola perusahaan anaknya di kawasan Tanah Abang.

Baca juga : Lulung Akui Punya Lahan yang Disewakan untuk PKL Tanah Abang

 

Lahan tersebut digunakan untuk tempat berdagang PKL. Hal itu agar para pedagang tidak tumpah ke trotoar.

"Saya punya lahan pribadi, datang ke PPM belakang itu punya saya. Nah, di situ dikelola oleh teman-teman supaya pedagang ini pada enggak ke trotoar," ujar Lulung.

Kompas TV Koalisi pejalan kaki mengkritik pernyataan Sandiaga Uno yang mengatakan jika kemacetan di Tanah Abang disebabkan oleh para pejalan kaki.

 

PenulisJessi Carina
EditorDian Maharani

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM