Pendapatan Mesin Parkir Mata Elang Turun dari Rp 6,9 Miliar Jadi Rp 4,7 Miliar - Kompas.com

Pendapatan Mesin Parkir Mata Elang Turun dari Rp 6,9 Miliar Jadi Rp 4,7 Miliar

Kompas.com - 07/12/2017, 17:02 WIB
Mesin parkir meter di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, diresmikan Jumat (26/9/2014).Kompas.com/Uno Kartika Mesin parkir meter di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, diresmikan Jumat (26/9/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala UP Parkir Dishub DKI Jakarta Theodore Sianturi mengatakan, pendapatan tarif parkir DKI yang dihasilkan dari kerja sama penerapan mesin parkir PT Elang Mata Biru menurun drastis tahun ini.

Ia mengatakan, jelang akhir 2017, pendapatan parkir yang dihasilkan dari kerja sama ini baru mencapai 50 persen dari target yang ditetapkan.

"Tahun ini terjadi penurunan pendapatan. Pada tahun 2016 Rp 6,9 miliar dan target kita 2017 Rp 8 miliar, tapi sampai November baru sekitar Rp 4,7 miliar saja. Kemungkinan target tidak tercapai," ujar Kepala UP Parkir Dishub DKI Jakarta Theodore Sianturi kepada Kompas.com, Kamis (7/12/2017).

Menurut Theodore, salah satu penyebab turunnya pendapatan parkir ini adalah proyek pengerjaan Light rail Transit (LRT) di kawasan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Baca juga : Cuma 48 Mesin Parkir di Jakarta Nonaktif, Masih Ada 201 Beroperasi

"Menurut peneropongan kami, pengerjaan LRT salah satu penyebabnya, tapi masih kita kaji lebih lanjut sebab lainnya," kata dia.

Masa kontrak Pemprov DKI dengan PT Mata Elang Biru telah habis pada tanggal 3 Desember 2017. Hal ini menyebabkan mesin-mesin parkir di tiga wilayah di Jakarta dicabut.

Tiga kawasan yang dimaksud adalah di kawasan Sabang di Jakarta Pusat, Jalan Falatehan di Jakarta Selatan dan di Kelapa Gading Boulevard di Jakarta Utara dengan total 111 buah mesin parkir.

Baca juga : Kontrak Parkir Meter di 3 Wilayah Habis, Bayar Parkir Kembali Manual

Meski 111 mesin parkir tersebut delah dicabut, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan, mesin parkir meter yang dikelola UP Perparkiran Dinas Perhubungan DKI masih beroperasi normal. Dia memastikan tidak semua mesin parkir meter dinonaktifkan.

Sigit menjelaskan, ada 201 mesin parkir meter yang dikelola UP Perparkiran. Terminal Parkir Elektronik itu tersebar di beberapa lokasi, yakni Jalan Juanda, Jakarta Pusat; Jalan Pegambiran dan Jalan Balai Pustaka, Jakarta Timur; Jalan HWI dan Jalan Blustru, Jakarta Barat; dan jalan di depan Pasar Pramuka, Jakarta Timur.

Baca juga : Mesin Parkir Meter Era Ahok di Mata Jukir

Kompas TV Terkait beredar kabar, lahan parkir dikuasai preman dan 5 mesin parkir meter hilang,


EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X