Anies-Sandi Ingin Konsep Monas seperti Central Park di New York - Kompas.com

Anies-Sandi Ingin Konsep Monas seperti Central Park di New York

Sherly Puspita
Kompas.com - 03/01/2018, 16:27 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat menghadiri acara nikah massal di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (31/12/2017). Nikah massal yang diadakan oleh pemerintah DKI Jakarta ini diikuti sebanyak 437 pasangan pengantin dari berbagai usia.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat menghadiri acara nikah massal di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (31/12/2017). Nikah massal yang diadakan oleh pemerintah DKI Jakarta ini diikuti sebanyak 437 pasangan pengantin dari berbagai usia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, nantinya kawasan Monas diharapkan memiliki konsep seperti taman-taman yang berada di luar negeri yang tak hanya bermanfaat dari segi keindahannya saja.

"Mungkin kalau lihat di luar (konsepnya) seperti Central Park (New York) atau Hyde Park," ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Sandi menyebut, di kawasan tersebut taman tak hanya dinikmati dari segi keindahannya saja, tetapi juga digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan.

Sandi melanjutkan, saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah menyusun konsep penataan Monas agar dapat mengakomodir kegiatan-kegiatan masyarakat, salah satunya olah raga.

"Di mana masyarakat bisa menikmati rumput-rumput itu sebagai tempat mereka yoga, pilates atau aerobik. Tentunya dipastikan juga keasrian tempat itu sendiri," kata dia.

Baca juga : Kepala UPT Monas: Rumput Sudah Hijau Lagi Setelah Perayaan Tahun Baru

Menurutnya konsep ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta akan tetap memastikan rumput dan tanaman di kawasan tersebut tidak menjadi rusak akibat kegiatan warga.

Suasana Monas di pagi hari usai dijadikan tempat perayaan pergantian tahun.KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Suasana Monas di pagi hari usai dijadikan tempat perayaan pergantian tahun.

Sebelumnya Anies tak mempermasalahkan rumput di kawasan Monas rusak akibat terinjak-injak warga. Menurut dia, rumput yang rusak tersebut bisa diperbaiki kembali. Dia akan memerintahkan instansi terkait untuk memperbaiki rumput tersebut.

"Kita tanamin lagi, cepet (tumbuh) kok kalau rumput. Kita tempatkan jangan sebagai garden (kebun), tapi sebagai park (taman). Kalau garden itu enggak boleh kena (injak), kalau park itu tempat bermain, tempat orang berkegiatan, itu namanya park," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/1/2018).

Baca juga : Anies Tak Persoalkan Rumput Rusak di Monas karena Bisa Ditanam Lagi

Anies menginginkan kawasan hijau bisa dimanfaatkan warga untuk berkegiatan. Atas dasar itu, dia tak mempermasalahkan rusaknya rumput karena bisa diperbaiki lagi.

"Kita selama ini menempatkan ini semua sebagai garden. Orang enggak boleh terlibat, kalau saya nanti jadikan tempat hijau sebagai tempat kegiatan. Ini bukan kristal yang enggak bisa diperbaiki, rumput itu sesuatu yang ditanam (bisa) hidup lagi, jadi event sebesar ini kalau ada yang rusak kita tanam lagi," kata Anies.

Kompas TV Libur tahun baru dimanfaatkan masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

PenulisSherly Puspita
EditorDian Maharani
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM