Sandiaga Batal Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penggelapan Lahan - Kompas.com

Sandiaga Batal Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penggelapan Lahan

Kompas.com - 06/02/2018, 11:02 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga UnoKompas.com/Akhdi Martin Pratama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, pemeriksaan terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pada Selasa (6/8/2018) ini dibatalkan.

"Yang bersangkutan ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan, sudah dikomunikasikan dengan penyidik. Jadi hari ini tidak ada pemeriksan," ujar Argo saat dihubungi, Selasa.

Argo mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan kapan pemilik program One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship (Ok Oce) akan kembali dipanggil.

"Nunggu penyidik ya," sebutnya.

Baca juga : Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Sandiaga pada Siang Nanti

Hari ini Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sandiaga pada pukul 14.00 WIB.

Sandiaga dan rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi, dilaporkan Fransiska Kumalawati ke Polda Metro Jaya, beberapa bulan lalu, atas tuduhan menggelapkan uang hasil likuidasi sebuah perseroan yang melibatkan mereka berdua dalam struktur kepengurusannya.

Baca juga : Polisi Harap Sandiaga Penuhi Panggilan Kasus Dugaan Penggelapan

Sandiaga yang kini menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta membantah hal tersebut dan merasa kasus itu ditunggangi kepentingan lain. Peristiwa likuidasi perusahaan itu sudah terjadi beberapa tahun lalu. Namun, laporan kasus itu baru dilayangkan ketika Sandiaga mengikuti Pilkada DKI Jakarta 2017.

Dalam berbagai kesempatan, Sandiaga menyebut kasus yang menjerat dirinya merupakan kasus perdata. Menuru Sandiaga, kasus tersebut melibatkan dua kelompok pengusaha yang bersengketa.

Kompas TV Sandi datang bersama dengan beberapa kuasa hukum dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Close Ads X