Anies Ingin Satpol PP Tegakkan Aturan seperti Pesilat - Kompas.com

Anies Ingin Satpol PP Tegakkan Aturan seperti Pesilat

Kompas.com - 11/02/2018, 15:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Dewan Penasihat Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah Amien Rais saat upacara pengukuhan Anies menjadi pendekar utama kehormatan di halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Minggu (11/2/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Dewan Penasihat Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah Amien Rais saat upacara pengukuhan Anies menjadi pendekar utama kehormatan di halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Minggu (11/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan Satpol PP DKI Jakarta bekerja menegakkan aturan tanpa menimbulkan rasa takut bagi masyarakat. Anies mengibaratkan hal tersebut seperti pesilat.

"Saya dengar dahulu Satpol PP kita pun dilatihnya dengan Tapak Suci (pencak silat dari Muhammadiyah) selama ini. Betul ya? Betul. Insya Allah nanti Satpol PP kami menegakkan aturan tanpa harus membuat rasa takut," ujar Anies di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Minggu (11/2/2018).

Anies menyampaikan, Satpol PP harus menegakkan aturan dengan tegas. Namun, ketegasan itu bukan berarti mengintimidasi orang yang ditertibkan.

Baca juga : Anies: Tak Pernah Bayangkan Pakai Baju Pendekar bersama Pak Amien Rais

"Dia (Satpol PP) hadir dengan ketegasan, tapi bukan dengan membuat intimidasi yang menakutkan," kata Anies.

Menurut Anies, pencak silat adalah seni bela diri yang unik. Pencak silat mengajarkan kekuatan dan ketegasan, sekaligus mengajarkan kelembutan dan kehalusan bagi para pesilatnya.

"Kekuatan tidak dimunculkan dengan cara-cara yang membuat intimidasi, tetapi kita tahu persis dengan seni bela diri ini, pertahanan ditunjukkan justru dengan cara-cara yang lembut, tapi kokoh," ucap Anies.

Kompas TV Anies menyatakan saat ini suplai bantuan berupa dapur umum, pakaian, dan obat-obatan kepada para korban banjir tercukupi.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X