Kadis KUMKMP Minta PPK Kemayoran Hargai Perjuangan DKI... - Kompas.com

Kadis KUMKMP Minta PPK Kemayoran Hargai Perjuangan DKI...

Kompas.com - 14/02/2018, 01:05 WIB
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi  di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (12/9/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (12/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com  Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta Irwandi mengatakan, butuh perjuangan keras membersihkan lahan yang kini menjadi Lenggang Jakarta Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ia mengatakan, lahan tersebut sebelumnya dipenuhi permukiman kumuh serta tempat prostitusi terselubung.

"Perjuangan kami berdarah-darah, Mas. Itu kan dulu tempat prostitusi, tempat 'minum', preman, kami penuh perjuangan, dan itu bukan tanah kosong. Hargai dong," ujar Irwandi kepada Kompas.com, Selasa (13/2/2018).

Baca juga: Dirut PPK Kemayoran Sebut Dinas KUMKMP DKI Langgar Perjanjian Kerja Sama

Lenggang Jakarta KemayoranKompas.com/David Oliver Purba Lenggang Jakarta Kemayoran
Ia menambahkan, tujuan dibukanya Lenggang Kemayoran juga untuk membantu Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) menertibkan pedagang kaki lima di kawasan Kemayoran.

Adapun pedagang Lenggang Kemayoran sebelumnya merupakan PKL di sekitar Masjid Akbar.

Dengan demikian, ia menyesalkan keputusan PPKK yang dianggap memutuskan secara sepihak menjadikan lahan itu untuk pembangunan Mapolres Jakarta Pusat.

Baca juga: Mapolres Jakarta Pusat Akan Dibangun di Lenggang Kemayoran, Polisi Minta Pedagang Direlokasi

Lenggang Jakarta KemayoranKompas.com/David Oliver Purba Lenggang Jakarta Kemayoran
"Pedagang kuliner di sana ada 90 pedagang, 50 (pedagang) yang non kuliner. Mereka sudah bikin rolling door, kan, kasihan. Saya juga enggak enak dengan (perusahaan) CSR yang support kami, kan, itu biaya," ujarnya.

PPKK berencana memberikan lahan Lenggang Kemayoran untuk pembangunan Mapolres Jakarta Pusat.

PPKK sebelumnya meminjamkan lahan ini kepada Pemprov DKI pada 2016-Juni 2019.

Baca juga: Dinas KUMKMP DKI Tuding PPK Kemayoran Ambil Keputusan Sepihak soal Lenggang Kemayoran

Namun, PPKK menganggap Dinas KUMKMP DKI sudah melanggar perjanjian kerja sama dengan menarik retribusi para pedagang. Oleh karen itu, PPKK memutus kerja sama dengan Pemprov DKI.

Rencananya, peletakan batu pertama Mapolres Jakarta Pusat pada Maret 2018. Lenggang Kemayoran sebelumnya diresmikan Sekretaris Daerah Saefullah pada 2016.


Kompas TV Penertiban pedagang kaki lima selalu menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penataan pedagang kaki lima di sejumlah titik belum optimal.

Komentar

Close Ads X