Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Revitalisasi Trotoar di Kebayoran Baru Ditargetkan Selesai Akhir November 2021

Kompas.com - 10/08/2021, 21:52 WIB
Wahyu Adityo Prodjo,
Jessi Carina

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Revitalisasi trotoar di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ditargetkan selesai pada November 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Kelengkapan Jalan Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Budi Cahyo.

"Tahun ini merupakan lanjutan Kegiatan Strategis Daerah (KSD) jadi untuk Jalan Senopati dan Suryo panjangnya itu 2 km, kiri kanan jadi 4 km, dengan lebar bervariasi 2 sampai 3 meter," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (10/8/2021).

Budi mengatakan, perkembangan pengerjaan untuk pembuatan saluran di tiga titik tersebut sudah mencapai 80 persen. Sementara, untuk pengerjaan trotoar baru mencapai 32 persen.

Baca juga: Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Ganjal ATM yang Kerap Beraksi di Tangerang hingga Jaksel

Untuk Jalan Wolter Mongonsidi ini panjangnya masing-masing sisi sekitar 1,2 km. Sementara di sisi kiri kanan kurang lebih 2,4 km, dengan lebar bervariasi juga sekitar 1,5 sampai 2,5 meter.

"Kegiatan ini berlangsung dari bulan juni sampai nanti 30 November, jadi akhirnya bulan November mudah-mudahan kita berharap dapat selesai tepat waktu," ungkap Budi.

Diketahui, peninjauan pembangunan trotoar dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan Mukhlisin bersama dengan Kebag PLH Imam, serta unsur dari Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta.

Mukhlisin mengatakan, monitoring pada hari ini terdapat tiga titik pengerjaan trotoar di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru, yakni di Jalan Wolter Mongonsidi, Jalan Senopati, dan di Jalan Suryo.

Baca juga: Polisi Akan Patroli 24 Jam di 20 Titik Kawasan Jakarta Saat PPKM, Ini Lokasinya...

"Peninjauan tiga titik Pembangunan Trotoar yaitu di Jl. Wolter Mongonsidi, Jl. Senopati dan di jl. Suryo, ini kita mengecek kegiatan saluran, utilitas dan juga trotoar," ujar Mukhlisin

Mukhlisin berharap, warga masyarakat khususnya pejalan kaki akan merasa nyaman dan juga lingkungan akan tertata rapi setelah pengerjaan trotoar ini selesai.

"Kita berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi pejalan kaki serta bisa nyaman dan juga lingkungan dapat tertata dengan baik," tuturnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Megapolitan
4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

Megapolitan
Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Megapolitan
Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran 'Saudara Frame' Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran "Saudara Frame" Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Megapolitan
Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Megapolitan
Uang Korban Dipakai 'Trading', Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Uang Korban Dipakai "Trading", Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Megapolitan
Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Megapolitan
Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai 'Saudara Frame' Berhasil Diidentifikasi

Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai "Saudara Frame" Berhasil Diidentifikasi

Megapolitan
Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Megapolitan
Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Megapolitan
Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Megapolitan
Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Megapolitan
Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Megapolitan
Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com