Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rayakan HUT Ke-76 RI, Warga di Kabupaten Bekasi Diimbau Gelar Lomba secara Daring

Kompas.com - 16/08/2021, 14:18 WIB
Djati Waluyo,
Nursita Sari

Tim Redaksi

Sumber Warta Kota

BEKASI, KOMPAS.com - Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengimbau warga untuk menggelar lomba HUT ke-76 RI secara daring atau online.

Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan dalam perayaan kemerdekaan Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

"Lomba tetap bisa dilakukan namun dengan cara yang tidak berpotensi dapat menyebarkan Covid-19, tidak dengan mengundang kerumunan," ujar Hendra dikutip Warta Kota, Senin (16/8/2021).

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bekasi Kosong sejak 13 Agustus 2021

Hendra berujar, perlombaan yang bisa digelar secara daring seperti lomba cerdas cermat, baca puisi kemerdekaan, video kreatif, permainan daring, hingga karya ilmiah kemerdekaan bertema penanganan Covid-19.

Hendra meyakini, perayaan HUT ke-76 Republik Indonesia akan berlangsung meriah meskipun dilakukan secara online.

"Saya yakin tetap meriah dengan perlombaan secara daring itu. Kita harus maklumi karena menyesuaikan dengan situasi pandemi saat ini," ujar dia.

Baca juga: Secercah Harapan Jelang Akhir PPKM Level 4: Kasus Aktif Covid-19 di Bawah 10.000, Jakarta Keluar dari Zona Merah

Pria yang juga menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi mengatakan bahwa warga dapat menghias lingkungan atau gapura dengan tema merah putih atau kegiatan lainnya yang tidak menimbulkan kerumunan.

Apabila ada kerumunan warga saat lomba agustusan, pihaknya akan menindak tegas. Kerumunan akan dibubarkan, penyelenggara kegiatan akan dikenai sanksi.

"Imbauan dan sosialisasi sudah kami lakukan hingga ke tingkat lingkungan RT dan RW untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengumpulkan massa. Diharapkan masyarakat mematuhi larangan ini atau saya akan tindak tegas," ujarnya.

Baca juga: Video Viral Ambulans Dihalang-halangi Saat Bawa Bayi Kritis di Jatinegara, Kini Sudah Damai

Dalam memperingati HUT ke-76 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan upacara kemerdekaan yang dihadiri maksimal 30 tamu undangan.

Protokol kesehatan ketat akan diterapkan saat upacara Kemerdekaan RI berlangsung.

Artikel ini telah tayang di Warta Kota dengan judul "Kombes Hendra Gunawan Imbau Warga Kabupaten Bekasi Gelar Lomba Agustusan secara Daring". (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Warta Kota
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Megapolitan
4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

Megapolitan
Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Megapolitan
Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran 'Saudara Frame' Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran "Saudara Frame" Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Megapolitan
Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Megapolitan
Uang Korban Dipakai 'Trading', Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Uang Korban Dipakai "Trading", Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Megapolitan
Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Megapolitan
Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai 'Saudara Frame' Berhasil Diidentifikasi

Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai "Saudara Frame" Berhasil Diidentifikasi

Megapolitan
Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Megapolitan
Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Megapolitan
Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Megapolitan
Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Megapolitan
Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Megapolitan
Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com