Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polda Metro Kantongi Identitas Terduga Pelaku Tabrak Lari Wartawan di Kuningan

Kompas.com - 28/05/2022, 12:59 WIB
Tria Sutrisna,
Bagus Santosa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Terduga pelaku tabrak lari seorang wartawan radio ternama, Eddy Suroso di Fly Over Kuningan, Jakarta Selatan, teridentifikasi.

Kepala Sub-Direktorat (Kasubdit) Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam mengatakan, kepolisian sudah mendapatkan identitas dari pemilik kendaraan yang diduga menabrak korban.

Hal itu diketahui setelah kepolisian mengidentifikasi data pelat nomor kendaraan diduga milik pelaku yang didapatkan korban dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Dari barang bukti pelat nomor yang tertinggal di TKP, untuk data kendaraan registrasinya, nomor polisi (nopol) yang tertinggal itu kami sudah punya," ujar Jamal saat dikonfirmasi, Sabtu (28/5/2022).

Baca juga: Kronologi Tabrakan Maut di Dekat Menara Saidah, Pengemudi Pajero Ngebut hingga Tabrak 7 Motor

Saat ini, kata Jamal, pihaknya belum dapat mengungkapkan siapa sosok pemilik pelat nomor kendaraan tersebut.

Hal itu karena penyidik masih harus menyesuaikan keterangan saksi dan korban dengan data yang didapatkan dari identifikasi pelat nomor kendaraan tersebut.

"Masih dalam proses penyelidikan. Sekarang kami harus sinkronisasi dengan keterangan saksi maupun korban. Kami cari saksi-saksi dan keterangan korban," ungkap Jamal.

"Di situ nanti benar enggak mengarah ke orang yang sama dengan database nopol itu? Kalau sudah klop baru kami panggil. Itu pun kami panggil klarifikasi dulu," sambungnya.

Baca juga: Kurang Antisipasi, Tiga Minibus Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Km 20

Untuk diketahui, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (26/5/2022) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat itu, korban bernama Eddy Suroso sedang berjalan pulang usai menjalani tugas liputan di Polda Metro Jaya.

"Saya balik dari polda jam 02.30 WIB. Kemungkinan kan kejadian jam 3 di situ, di Fly Over Kuningan," ujar Eddy, Kamis.

Saat Eddy hendak mendahului kendaraaan yang berada di depannya, seketika ia ditabrak pengemudi mobil yang berjalan di belakangnya. Sopir mobil tersebut langsung melarikan diri.

"Kejadian pas saya ingin menyalip mobil. Saya sendiri. Saya ditolong sama pengguna jalan di bawa ke rumah," ucap Eddy.

Di tengah proses evakuasi, pengguna jalan lain yang membantu Eddy menemukan sebuah pelat nomor.

Diduga pelat kendaraan itu milik mobil yang menabrak Eddy.

"Yang nabrak saya kabur. Iya ada diduga pelat nomor itu milik penabrak. Kondisi (luka) tapi rawat jalan saja, alhamdulillah," ucap Eddy.

Baca juga: Seorang Wartawan Jadi Korban Tabrak Lari di Kuningan, Korban Alami Luka-luka

Eddy sendiri telah melaporkan peristiwa kecelakaan yang dialami ke polisi untuk proses lebih lanjut.

"Sudah. Laporan sudah diterima," ucap Eddy.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penyidikan Aiman Witjaksono Dihentikan, Polisi: Gugur karena Tak Berkekuatan Hukum

Penyidikan Aiman Witjaksono Dihentikan, Polisi: Gugur karena Tak Berkekuatan Hukum

Megapolitan
Belum Tahan Firli Bahuri, Kapolda Metro Terapkan Prinsip Kehati-hatian

Belum Tahan Firli Bahuri, Kapolda Metro Terapkan Prinsip Kehati-hatian

Megapolitan
Dishub DKI Jaga Trotoar di Jakpus yang Dimanfaatkan Sekelompok Orang Tarik Bayaran Pengendara Motor

Dishub DKI Jaga Trotoar di Jakpus yang Dimanfaatkan Sekelompok Orang Tarik Bayaran Pengendara Motor

Megapolitan
Oknum Anggota TNI Pengeroyok Warga Sipil di Depan Polres Jakpus Bukan Personel Kodam Jaya

Oknum Anggota TNI Pengeroyok Warga Sipil di Depan Polres Jakpus Bukan Personel Kodam Jaya

Megapolitan
Polisi: Sopir Truk Ugal-ugalan di GT Halim Bicara Melantur

Polisi: Sopir Truk Ugal-ugalan di GT Halim Bicara Melantur

Megapolitan
Kronologi 4 Warga Sipil Dianiaya Oknum TNI di Depan Mapolres Jakpus, Bermula Pemalakan Ibu Tentara

Kronologi 4 Warga Sipil Dianiaya Oknum TNI di Depan Mapolres Jakpus, Bermula Pemalakan Ibu Tentara

Megapolitan
Polisi Amankan 4 Remaja yang Bawa Senjata Tajam Sambil Bonceng 4 di Bogor

Polisi Amankan 4 Remaja yang Bawa Senjata Tajam Sambil Bonceng 4 di Bogor

Megapolitan
Wacana Sekolah Gratis, Emak-emak di Pasar Minggu Khawatir KJP Dihapus

Wacana Sekolah Gratis, Emak-emak di Pasar Minggu Khawatir KJP Dihapus

Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Libatkan BRIN dalam Pengembangan 'Food Estate' di Kepulauan Seribu

Pemprov DKI Bakal Libatkan BRIN dalam Pengembangan "Food Estate" di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Mengenang 9 Tahun Kematian Akseyna, Mahasiswa UI Berkumpul dengan Pakaian Serba Hitam

Mengenang 9 Tahun Kematian Akseyna, Mahasiswa UI Berkumpul dengan Pakaian Serba Hitam

Megapolitan
Pengeroyokan Warga oleh Oknum TNI di Depan Polres Jakpus Mencekam, Warga Ketakutan

Pengeroyokan Warga oleh Oknum TNI di Depan Polres Jakpus Mencekam, Warga Ketakutan

Megapolitan
'Update' Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Halim Utama, Total 9 Mobil Terlibat

"Update" Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Halim Utama, Total 9 Mobil Terlibat

Megapolitan
Oknum TNI Diduga Keroyok Warga Sipil di Depan Polres Jakpus, Warga: Itu Darahnya Masih Ada

Oknum TNI Diduga Keroyok Warga Sipil di Depan Polres Jakpus, Warga: Itu Darahnya Masih Ada

Megapolitan
Polda, Polri, dan Kejati Tak Bacakan Jawaban Gugatan MAKI Terkait Desakan Tahan Firli Bahuri

Polda, Polri, dan Kejati Tak Bacakan Jawaban Gugatan MAKI Terkait Desakan Tahan Firli Bahuri

Megapolitan
Oknum TNI Aniaya 4 Warga Sipil di Depan Mapolres Jakpus

Oknum TNI Aniaya 4 Warga Sipil di Depan Mapolres Jakpus

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com