Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rute Kereta Menoreh dan Jadwalnya

Kompas.com - 27/08/2022, 02:15 WIB
Tari Oktaviani,
Nibras Nada Nailufar

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kereta Api (KA) Menoreh merupakan salah satu kereta dengan rute Jakarta - Semarang Tawang. Kereta ini berangkat dari Stasiun Jakarta Kota.

Kereta ini terdiri dari kelas ekonomi. Kereta ini merupakan kereta yang kerap dijadikan angkutan lebaran.

Melansir dari website resmi KAI, kereta ini hanya ada satu kali perjalanan yakni pada pukul 18.55 WIB dari Jakarta Kota. Anda bisa memesan tiketnya melalui online di situs atau aplikasi resmi PT KAI.

Rute KA Menoreh

Jakarta Kota - Pasar Senen - Bekasi - Jatibarang - Cirebon Prujakan - Brebes - Tegal - Pemalang - Pekalongan - Batang - Weleri - Semarang Tawang.

Lama perjalanan kereta ini yakni sekitar 6 jam 30 menit. 

Harga Tiket KA Menoreh

  • Ekonomi (S): Rp 160.000
  • Ekonomi (Q): Rp 190.000
  • Ekonomi (P): Rp 215.000
  • Ekonomi (C): Rp 240.000

Baca juga: Layani Pemudik, PT KAI Luncurkan KA Menoreh

Jadwal KA Menoreh

KA 264 Jakarta - Semarang

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Jakarta Kota    18.55
Pasar Senen 19.12 19.25
Bekasi 19.52 19.54
Jatibarang 21.49 21.51
Cirebon Prujakan 22.25 22.34
Brebes 23.18 23.20
Tegal 23.31 23.36
Pemalang 00.01 00.25
Pekalongan 00.54 00.58
Batang 01.08 01.10
Weleri 01.41 01.44
Semarang Tawang 02.20  

KA 263 Semarang - Jakarta

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Semarang Tawang   08.00
Weleri 08.36 08.39
Batang 09.10 09.12
Pekalongan 09.24 09.28
Pemalang 09.54 09.57
Tegal 10.21 10.27
Brebes 10.39 10.41
Cirebon Prujakan 11.26 11.34
Jatibarang 12.08 12.10
Pegaden Baru 12.53 12.55
Bekasi 14.14 14.16
Jatinegara 14.33 14.35
Pasar Senen  14.46 15.00
Jakarta Kota 15.15  
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bakal Diusung Jadi Cawalkot Depok, Imam Budi Hartono Harap PKS Bisa Menang Kelima Kalinya

Bakal Diusung Jadi Cawalkot Depok, Imam Budi Hartono Harap PKS Bisa Menang Kelima Kalinya

Megapolitan
“Curi Start” Jual Foto Prabowo-Gibran, Pedagang Pigura Pakai Foto Editan

“Curi Start” Jual Foto Prabowo-Gibran, Pedagang Pigura Pakai Foto Editan

Megapolitan
Stok Darah Bulan Ini Menipis, PMI Jakbar Minta Masyarakat Berdonasi untuk Antisipasi DBD

Stok Darah Bulan Ini Menipis, PMI Jakbar Minta Masyarakat Berdonasi untuk Antisipasi DBD

Megapolitan
Trauma, Pelajar yang Lihat Pria Pamer Alat Vital di Jalan Yos Sudarso Tak Berani Pulang Sendiri

Trauma, Pelajar yang Lihat Pria Pamer Alat Vital di Jalan Yos Sudarso Tak Berani Pulang Sendiri

Megapolitan
Seorang Pria Pamer Alat Vital di Depan Pelajar yang Tunggu Bus di Jakut

Seorang Pria Pamer Alat Vital di Depan Pelajar yang Tunggu Bus di Jakut

Megapolitan
Nasib Tragis Bocah 7 Tahun di Tangerang, Dibunuh Tante Sendiri karena Dendam Masalah Uang

Nasib Tragis Bocah 7 Tahun di Tangerang, Dibunuh Tante Sendiri karena Dendam Masalah Uang

Megapolitan
Resmi, Imam Budi Hartono Bakal Diusung PKS Jadi Calon Wali Kota Depok

Resmi, Imam Budi Hartono Bakal Diusung PKS Jadi Calon Wali Kota Depok

Megapolitan
Menguatnya Sinyal Koalisi di Pilkada Bogor 2024..

Menguatnya Sinyal Koalisi di Pilkada Bogor 2024..

Megapolitan
Berkoalisi dengan Gerindra di Pilkada Bogor, PKB: Ini Cinta Lama Bersemi Kembali

Berkoalisi dengan Gerindra di Pilkada Bogor, PKB: Ini Cinta Lama Bersemi Kembali

Megapolitan
Pedagang Maju Mundur Jual Foto Prabowo-Gibran, Ada yang Curi 'Start' dan Ragu-ragu

Pedagang Maju Mundur Jual Foto Prabowo-Gibran, Ada yang Curi "Start" dan Ragu-ragu

Megapolitan
Pagi Ini, Lima RT di Jakarta Terendam Banjir akibat Hujan dan Luapan Kali

Pagi Ini, Lima RT di Jakarta Terendam Banjir akibat Hujan dan Luapan Kali

Megapolitan
Cek Psikologi Korban Pencabulan Ayah Tiri, Polisi Gandeng UPTP3A

Cek Psikologi Korban Pencabulan Ayah Tiri, Polisi Gandeng UPTP3A

Megapolitan
Hampir Lukai Warga dan Kakaknya, ODGJ di Cengkareng Dievakuasi Dinsos

Hampir Lukai Warga dan Kakaknya, ODGJ di Cengkareng Dievakuasi Dinsos

Megapolitan
Saat Pedagang Kecil Jaga Marwah Kebangsaan, Belum Jual Foto Prabowo-Gibran meski Sudah Jadi Pemenang

Saat Pedagang Kecil Jaga Marwah Kebangsaan, Belum Jual Foto Prabowo-Gibran meski Sudah Jadi Pemenang

Megapolitan
Kekecewaan Pedagang yang Terpaksa Buang Puluhan Ton Pepaya di Pasar Induk Kramatjati karena Tak Laku

Kekecewaan Pedagang yang Terpaksa Buang Puluhan Ton Pepaya di Pasar Induk Kramatjati karena Tak Laku

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com