Salin Artikel

Sang Maestro Cerpen Hamsad Rangkuti Itu Kini Tergolek Tak Berdaya

Di masa jayanya, Hamsad memang sangat produktif menulis. Ia pun dijuluki sebagai maestro cerpen. Seiring berjalannya waktu, ia menua dan kini dalam kondisi sakit. Sejak delapan tahun terakhir, Hamsad sering jatuh sakit.

Akhir pekan lalu, Kompas.com menjenguk Hamsad di rumahnya di Jalan Swadaya VIII, Beji, Depok. Saat ditemui, Hamsad tidak bisa diajak berkomunikasi. Ia berbaring lemah di atas tempat tidur di kamarnya.

Selang infus tampak membelit di tubuh sastrawan kelahiran Titi Kuning, Medan Johor, Sumatera Utara, 7 Mei 1943 itu. Hamsad dirawat sang istri, Nur Windasari (62).

Menurut Nur, Hamsad sudah tak bisa berkomunikasi sejak 15 bulan terakhir.

"Yang kayak begini sudah 15 bulan. Selama 15 bulan ke sini sudah mulai menurun," ucap Nur.

Nur menuturkan, Hamsad mengalami penyakit yang kompleks, dari prostat, jantung, hingga stroke. Hamsad pun sudah sering keluar masuk rumah sakit.

"Dari 2010 abang sudah mulai jatuh sakit. Awalnya muntaber. Sampai akhirnya penyakit yang enggak disangka keluar semua. Pernah perutnya sampai dibor karena enggak bisa buang air kecil. Sekarang penyumbatan darah ke otak," kata perempuan yang sudah mendampingi Hamsad sejak 1972 itu.

Rekan-rekan Hamsad yang tergabung dalam komunitas Ruang Sastra membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menyumbang dana buat pengobatan Hamsad. Pihak yang ingin membantu Hamsad bisa menyalurkan dana bantuan ke BNI cabang Margonda, Depok dengan nomor rekening 0106423653 atas nama Hamsad Rangkuti.

https://megapolitan.kompas.com/read/2017/09/14/10382771/sang-maestro-cerpen-hamsad-rangkuti-itu-kini-tergolek-tak-berdaya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Pegawai Shopee Kena PHK Massal: Kami Nangis, Bingung, dan Bertanya-tanya

Cerita Eks Pegawai Shopee Kena PHK Massal: Kami Nangis, Bingung, dan Bertanya-tanya

Megapolitan
Harga Beras di Pasar Ciputat Naik tapi Kualitasnya Malah Turun, Pedagang: Orang Enggak Jadi Beli

Harga Beras di Pasar Ciputat Naik tapi Kualitasnya Malah Turun, Pedagang: Orang Enggak Jadi Beli

Megapolitan
Penyesalan Tiada Arti Rudolf Tobing Usai Bunuh Icha di Apartemen, Duduk Merenung di Samping Jenazah

Penyesalan Tiada Arti Rudolf Tobing Usai Bunuh Icha di Apartemen, Duduk Merenung di Samping Jenazah

Megapolitan
Meski Kena PHK, Eks Karyawan Shopee Tak Begitu Kecewa karena Pesangon Sepadan

Meski Kena PHK, Eks Karyawan Shopee Tak Begitu Kecewa karena Pesangon Sepadan

Megapolitan
Hilangnya Senyum Rudolf Tobing Saat Peragakan Ulang Adegan Pembunuhan Icha…

Hilangnya Senyum Rudolf Tobing Saat Peragakan Ulang Adegan Pembunuhan Icha…

Megapolitan
Heru Budi Bakal Sowan ke Fraksi DPRD DKI, Pengamat: Hati-hati Muncul Benih Korupsi

Heru Budi Bakal Sowan ke Fraksi DPRD DKI, Pengamat: Hati-hati Muncul Benih Korupsi

Megapolitan
Amarah dan Sesal Ayah Kandung Balita yang Tewas Dianiaya Kekasih Mantan Istri...

Amarah dan Sesal Ayah Kandung Balita yang Tewas Dianiaya Kekasih Mantan Istri...

Megapolitan
Target Pajak DKI Baru 80,93 Persen: Pajak Parkir Peroleh Capaian Terendah

Target Pajak DKI Baru 80,93 Persen: Pajak Parkir Peroleh Capaian Terendah

Megapolitan
Banjir Rob Masih Bayangi Pesisir Jakarta hingga 9 Desember

Banjir Rob Masih Bayangi Pesisir Jakarta hingga 9 Desember

Megapolitan
Kantor Polisi Se-Jadetabek Perketat Keamanan Buntut Ledakan Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar

Kantor Polisi Se-Jadetabek Perketat Keamanan Buntut Ledakan Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar

Megapolitan
Fakta Rekonstruksi Rudolf Tobing Bunuh Icha di Apartemen: Terencana dan Penuh Tipu Muslihat

Fakta Rekonstruksi Rudolf Tobing Bunuh Icha di Apartemen: Terencana dan Penuh Tipu Muslihat

Megapolitan
Bisakah Mal Sepi di Jakarta Bangkit dari Keterpurukan?

Bisakah Mal Sepi di Jakarta Bangkit dari Keterpurukan?

Megapolitan
Momen Menegangkan Saat Truk Tanpa Sopir Meluncur Tabrak Balita hingga Tewas

Momen Menegangkan Saat Truk Tanpa Sopir Meluncur Tabrak Balita hingga Tewas

Megapolitan
Pemasangan 'Barcode' di Pohon yang Menambah Daftar Kebijakan Kontroversial di Kota Depok...

Pemasangan "Barcode" di Pohon yang Menambah Daftar Kebijakan Kontroversial di Kota Depok...

Megapolitan
Kampung Susun Bayam dan Model Penataan Kampung

Kampung Susun Bayam dan Model Penataan Kampung

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.