Salin Artikel

OK OCE Mart Terbesar di Jakarta hanya Buka Senin-Jumat

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga saat meresmikan tempat itu pada Juli 2017 menyebutkan OK OCE Mart tersebut merupakan yang terbesar di banding yang ada di wilayah lain yang rata-rata menggunakan kontainer untuk bangunan tokonya.

"Hari ini tutup, Mas. Datang lagi besok, bukanya cuma hari Senin sampai Jumat," kata salah satu petugas keamanan di tempat itu kepada Kompas.com, Minggu (22/10/2017) siang.

Lokasi OK OCE Mart tersebut berada satu komplek dengan Yayasan Asrama Pelajar Islam (YAPI) Al-Azhar. Menurut petugas keamanan di sana, kebanyakan pembeli OK OCE Mart berasal dari pelajar hingga pegawai yang bekerja di YAPI Al-Azhar.

"Belum ramai-ramai banget yang beli, paling orang sekolahan sini saja," kata dia.

Saat dihubungi secara terpisah, pendiri dan inisiator OK OCE Mart Lilies Noorlismanie menjelaskan, jam operasional toko di Rawamangun memang terbatas karena masih jadi satu dengan lahan instansi pendidikan yang biasanya tidak ada kegiatan pada akhir pekan.

"Akses ke sananya kan masih menyesuaikan sama sekolah. Beda halnya kalau dibuka akses sendiri, mungkin hari dan jam operasionalnya bisa lebih panjang," ujar Lilies saat dihubungi melalui ponsel.

OCE Mart itu menggunakan bangunan permanen yang berada persis di samping bangunan YAPI Al-Azhar. Beberapa tempat duduk dan meja disediakan di halaman toko tersebut. Di dalamnya, tampak sejumlah barang yang dijajakan mulai dari makanan kemasan hingga produk kebutuhan sehari-hari lainnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2017/10/22/15390451/ok-oce-mart-terbesar-di-jakarta-hanya-buka-senin-jumat

Terkini Lainnya

Dukcapil DKI Catat 1.038 Pendatang Baru ke Jakarta Usai Lebaran 2024

Dukcapil DKI Catat 1.038 Pendatang Baru ke Jakarta Usai Lebaran 2024

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemuda yang Cabuli Anak 5 Tahun di Cengkareng

Polisi Tangkap Pemuda yang Cabuli Anak 5 Tahun di Cengkareng

Megapolitan
Usai Rampas Ponsel Pelanggan Warkop, Remaja di Bekasi Lanjut Begal Pengendara Motor

Usai Rampas Ponsel Pelanggan Warkop, Remaja di Bekasi Lanjut Begal Pengendara Motor

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Mitigasi Cegah Risiko dan Dampak Perekonomian Setelah Jakarta Tak Lagi Ibu Kota

Pemprov DKI Siapkan Mitigasi Cegah Risiko dan Dampak Perekonomian Setelah Jakarta Tak Lagi Ibu Kota

Megapolitan
Polisi Tangkap TikTokers Galihloss Buntut Konten Diduga Nistakan Agama

Polisi Tangkap TikTokers Galihloss Buntut Konten Diduga Nistakan Agama

Megapolitan
Polisi Tangkap Begal Remaja yang Beraksi di Jatiasih dan Bantargebang Bekasi

Polisi Tangkap Begal Remaja yang Beraksi di Jatiasih dan Bantargebang Bekasi

Megapolitan
Jangan Khawatir Lagi, Taksi 'Online' Dipastikan Boleh Antar Jemput Penumpang di Terminal Kampung Rambutan

Jangan Khawatir Lagi, Taksi "Online" Dipastikan Boleh Antar Jemput Penumpang di Terminal Kampung Rambutan

Megapolitan
Polisi Periksa Kejiwaan Anak yang Aniaya Ibu Kandungnya di Cengkareng

Polisi Periksa Kejiwaan Anak yang Aniaya Ibu Kandungnya di Cengkareng

Megapolitan
Wanita Hamil Tewas di Kelapa Gading, Tak Ditolong Saat Pendarahan dan Dirampas Ponselnya oleh Kekasih

Wanita Hamil Tewas di Kelapa Gading, Tak Ditolong Saat Pendarahan dan Dirampas Ponselnya oleh Kekasih

Megapolitan
Polisi Tangkap Selebgram Terkait Kasus Narkoba di Jaksel

Polisi Tangkap Selebgram Terkait Kasus Narkoba di Jaksel

Megapolitan
Wanita Hamil yang Tewas di Kelapa Gading Ditinggal Kekasih Saat Pendarahan

Wanita Hamil yang Tewas di Kelapa Gading Ditinggal Kekasih Saat Pendarahan

Megapolitan
Ketua Fraksi PSI: Penonaktifan NIK Konsekuensi bagi Warga Jakarta yang Pindah ke Daerah Lain

Ketua Fraksi PSI: Penonaktifan NIK Konsekuensi bagi Warga Jakarta yang Pindah ke Daerah Lain

Megapolitan
Bukan Transaksi Narkoba, 2 Pria yang Dikepung Warga Pesanggrahan Ternyata Mau ke Rumah Saudara

Bukan Transaksi Narkoba, 2 Pria yang Dikepung Warga Pesanggrahan Ternyata Mau ke Rumah Saudara

Megapolitan
Perempuan yang Ditemukan Tewas di Pulau Pari Dibunuh 'Pelanggannya' karena Sakit Hati

Perempuan yang Ditemukan Tewas di Pulau Pari Dibunuh "Pelanggannya" karena Sakit Hati

Megapolitan
12 Perusahaan Setor Dividen 2023 ke Pemprov DKI, Nilainya Capai Rp 545,8 Miliar

12 Perusahaan Setor Dividen 2023 ke Pemprov DKI, Nilainya Capai Rp 545,8 Miliar

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke