Salin Artikel

OK-OCE Mart di Rawamangun, Koperasi Sekolah yang Diberi Merk "OK-OCE"

YAPI Al Azhar adalah kompleks pendidikan yang di dalamnya terdapat Playgroup, TK, SD hingga SMP.

Pada Senin (23/10/2017), Kompas.com menyambangi lokasi ini. Oleh karena berada di kompleks pendidikan, sebagian barang yang dijual adalah peralatan sekolah, seperti seragam, tas, maupun alat tulis. Para konsumennya juga adalah para siswa dan karyawan sekolah yang ada di kompleks YAPI.

OK-OCE Mart di YAPI terpantau jadi satu-satunya tempat belanja yang tersedia di kompleks pendidikan tersebut. Tempat ini terpantau banyak didatangi siswa menjelang istirahat siang.

Salah seorang petugas kasir, Henny menyebut OK-OCE Mart pada dasarnya adalah koperasi sekolah yang kemudian diberi semacam merek dagang "OK-OCE". Pada pelang nama yang tertera di bagian depan, tulisan "Kopkar YAPI Al Azhar" masih terpampang di samping kiri logo "OK-OCE Mart".

"Mungkin semacam kerja sama gitu ya," ujar Henny saat ditemui Kompas.com.

Menurut Henny, ada perubahan tampilan koperasi setelah penggunaan nama "OK-OCE", salah satunya cara penempatan barang-barang jualan yang kini lebih menyerupai minimarket pada umumnya.

"Lay-out-nya udah berubah. Kalau sekarang anak-anak mau beli barang apa tinggal ambil, nanti dibayar ke kasir. Kalau dulu masih ada etalasenya," ujar Henny.

Selain peralatan sekolah, OK-OCE Mart di Rawamangun juga menyediakan makanan jajanan khas anak sekolah, di antaranya pecel dan risol. Di bagian teras, tersedia kursi dan meja untuk pembeli yang ingin menyantap makanannya di lokasi tersebut.

Selain peralatan dan jajanan anak sekolah, sebagian besar barang-barang yang dijual di OK-OCE Mart di Rawamangun tidak berbeda dari minimarket pada umumnya, yang terdiri atas makanan dan minuman ringan.

"Kalau barang-barang yang dijual sih masih sama. Dari dulu sudah seperti ini," ucap Henny.

Saat dihubungi secara terpisah, pendiri dan inisiator OK OCE Mart, Lilies Noorlismanie menjelaskan, penggunaan merek dagang OK-OCE Mart berbeda dari penggunaan merek dagang pada umumnya. Sebab, kata Lilies, pihaknya tidak mengenakan biaya terkait penggunaan nama tersebut.

"Kami OK-OCE Mar membantu membimbing dan memonitoring agar koperasi atau mart menjadi lebih baik dan tertata rapi," ujar Lilies.

https://megapolitan.kompas.com/read/2017/10/23/15574501/ok-oce-mart-di-rawamangun-koperasi-sekolah-yang-diberi-merk-ok-oce

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mempertanyakan Nasib Sumur Resapan Jakarta yang Digaungkan Anies Saat Kampanye...

Mempertanyakan Nasib Sumur Resapan Jakarta yang Digaungkan Anies Saat Kampanye...

Megapolitan
Proyek MRT Fase 2A Mulai Memasuki Konstruksi Pintu Masuk Stasiun Monas

Proyek MRT Fase 2A Mulai Memasuki Konstruksi Pintu Masuk Stasiun Monas

Megapolitan
Cerita Pejuang Kemerdekaan di Garis Belakang, Terpaksa Curi Buah untuk Perbekalan Tentara hingga Tukar Beras dengan Senjata Jepang

Cerita Pejuang Kemerdekaan di Garis Belakang, Terpaksa Curi Buah untuk Perbekalan Tentara hingga Tukar Beras dengan Senjata Jepang

Megapolitan
Berlakukan Pergub 23 Tahun 2022, Anies: Untuk Hindari 'Pengusiran Secara Sopan' Karena Pajak

Berlakukan Pergub 23 Tahun 2022, Anies: Untuk Hindari "Pengusiran Secara Sopan" Karena Pajak

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
7 Tahun Silam, Warga Kampung Pulo Digusur Paksa, Picu Bentrokan Besar

7 Tahun Silam, Warga Kampung Pulo Digusur Paksa, Picu Bentrokan Besar

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Mengenang Kong Usman yang Sudah Berusia Seabad | Gubernur DKI Selalu Ada | Pemilik Rumah Djiauw Kie Siong di Rengasdengklok

[POPULER JABODETABEK] Mengenang Kong Usman yang Sudah Berusia Seabad | Gubernur DKI Selalu Ada | Pemilik Rumah Djiauw Kie Siong di Rengasdengklok

Megapolitan
20 Warga Rawajati Mengaku Belum Terima Kompensasi dari Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Kali Ciliwung

20 Warga Rawajati Mengaku Belum Terima Kompensasi dari Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Kali Ciliwung

Megapolitan
Pidato Kebangsaan Anies: 85 Persen Rumah di Jakarta Tak Perlu Bayar PBB

Pidato Kebangsaan Anies: 85 Persen Rumah di Jakarta Tak Perlu Bayar PBB

Megapolitan
Anies: 85 Persen Warga dan Bangunan di Jakarta Tidak Dikenakan Pajak

Anies: 85 Persen Warga dan Bangunan di Jakarta Tidak Dikenakan Pajak

Megapolitan
Mengenal Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Mata Berdirinya Sekolah Kedokteran dan Organisasi Budi Utomo

Mengenal Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Mata Berdirinya Sekolah Kedokteran dan Organisasi Budi Utomo

Megapolitan
Kios Bensin Eceran Terbakar di Cibitung Bekasi, Dua Orang Tewas

Kios Bensin Eceran Terbakar di Cibitung Bekasi, Dua Orang Tewas

Megapolitan
Mengenal Engkong Usman, Pejuang Kemerdekaan Asal Bekasi yang Kini Berusia Lebih dari Seabad

Mengenal Engkong Usman, Pejuang Kemerdekaan Asal Bekasi yang Kini Berusia Lebih dari Seabad

Megapolitan
Menengok Taman Proklamasi yang Miliki 3 Monumen Bersejarah Terkait Kemerdekaan Indonesia...

Menengok Taman Proklamasi yang Miliki 3 Monumen Bersejarah Terkait Kemerdekaan Indonesia...

Megapolitan
Warga Hujani Anies dengan Teriakan Calon Presiden Saat Bagikan SPPT PBB-P2 di Mangga Besar

Warga Hujani Anies dengan Teriakan Calon Presiden Saat Bagikan SPPT PBB-P2 di Mangga Besar

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.