Salin Artikel

Kapolsek Senen Bantah Tersangka Ojek Online Melapor Saat Perusakan X-Trail

Indra mengatakan, hingga saat ini dirinya tidak pernah mendapat laporan bahwa UY maupun warga lain melaporkan kejadian tersebut.

"Lapor ke mana dia? Nomornya berapa? Harusnya kan gini, kalau ada menelepon itu pasti ada yang nerima, misalnya dengan siapa yang nerima telfon. Enggak ada sampai saat ini," ujar Indra saat dikonfirmasi, Kamis (8/3/2018).

Sebelumnya, pengacara Untung, Marten Lucky Zebua mengatakan, UY pernah menghubungi anggota Polsek Senen untuk melaporkan perusakan di underpass Senen.

Indra mempertanyakan pengakuan kuasa hukum Untung. Pasalnya, kejadian perusakan tersebut berada di wilayah Johar Baru, bukan Senen.

"Jadi gini, kemarin sudah dicek TKP sama reskrim Polres Pusat, ternyata itu Letjen Suprapto masuk Kecamatan Johar Baru. Kalau Senen itu lewat simpang lima, tapi itu belum lewat," ujar Indra.

Dikonfirmasi secara terpisah, Marten Lucky Zebua menjelaskan bahwa UY tidak secara rinci menyebutkan nama anggota Polsek Senen yang dihubunginya saat kejadian. Namun, Marten mengatakan bahwa di ponsel milik UY terdapat panggilan telepon keluar dan pesan singkat ke anggota Polsek Senen.

"Kalau detailnya UY enggak cerita nama polisinya siapa. Cuma kalau kalau bukti bahwa dia itu kirim pesan sama telepon itu ada tapi ponselnya kan disita. Tanya aja sama pihak kepolisian," ujar Marten.

UY bisa menghubungi anggota Polsek Senen itu karena dia merupakan anggota dari Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Senen. Marten mengatakan, UY memiliki kartu tanda anggota (KTA) Citra Bhayangkara. Di KTA itu tertulis nama UY dan terdapat stempel berwarna biru, serta ditandatangani oleh Kapolsek Senen Kompol Indra S Tarigan.

Namun, Indra juga mengatakan bahwa di organisasi relawan Citra Bhayangkara Polsek Senen, tidak tercantum nama UY sebagai anggota.

"Kalau Citra Bhayangkara kan ada ada KTA (kartu tanda anggota) nya. Setahu saya dia enggak ada (terdaftar sebagai anggota Citra Bhayangkara)," ujar Indra.

Sebelumnya, UY melalui kuasa hukumnya membantah melakukan perusakan. UY disebut tidak ikut melakukan perusakan, tetapi justru mencoba melerai perusakan yang dilakukan pengemudi ojek online lainnya terhadap sebuah mobil Nissan X-Trail di underpass Senen.

Namun, dari pengumpulan fakta-fakta di lapangan serta analisa video perusakan yang viral, polisi menilai UY dan salah satu pengemudi ojek online berinisial SN diduga kuat ikut melakukan perusakan.

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/03/08/23144061/kapolsek-senen-bantah-tersangka-ojek-online-melapor-saat-perusakan-x

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

Megapolitan
12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Megapolitan
Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Megapolitan
Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Megapolitan
Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Megapolitan
Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Megapolitan
Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Megapolitan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Megapolitan
Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Megapolitan
Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Megapolitan
2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.