Salin Artikel

Jadi Pembina, Sandiaga Mengaku Tak Pernah Ikut Rapat Tim Pertimbangan Monas

Meskipun, Sandiaga menjabat pembina dalam tim tersebut. 

Ia mengaku hanya pernah diajak konsultasi ketika tim itu dibentuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Rapat itu... Belum (pernah) dipanggil rapatnya, tetapi waktu pembentukan saya diajak konsultasi sama Pak Gubernur dan kami bicara sama kepala dinas (pariwisata dan kebudayaan) dan juga Pak Munjirin (Kepala Unit Pengelola Kawasan Monas)," kata Sandiaga di Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018).

Soal pencatutan nama JJ Rizal, Anhar Gonggong, dan Asro Kamal Rokan, Sandiaga mengatakan, seharusnya sejak awal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menanyakan kesediaan mereka untuk bergabung dalam tim. 

"Saya yakin sudah ada dari Pemprov DKI yang menghubungi, karena begitu dimasukkan di SK, kan, harus ditanyakan kesediaannya. Saya sebetulnya cukup yakin, kalau enggak Pak Gubernur, mungkin dari staf yang membidangi di situ sudah berkomunikasi di situ," ujar Sandiaga.

Oleh karena itu, Sandiaga akan menghubungi JJ Rizal.

Selain itu, Sandiaga juga akan mengecek rencana pemberian honor sebesar Rp 461 juta. 

"Kalau Rp 461 juta buat delapan bulan buat sekitar 30-40 orang, kan, jatuhnya mungkin hanya uang rapat, tetapi nanti kita lihat," ujarnya. 

Gubernur DKI Jakarta membentuk Tim Pertimbangan Penyelenggaraan Kegiatan/Acara di Kawasan Monas pada Februari 2018.

Tim ini direncanakan akan menerima honor sebesar Rp 461 juta. Honor ini dianggarkan dalam APBD Perubahan 2018 yang saat ini dibahas Pemprov DKI dengan DPRD DKI Jakarta.

Anggotanya adalah unsur-unsur dari Badan Pengelola Aset Daerah; Badan Pajak dan Retribusi; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan; Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas; Biro Perekonomian Setda; Kementerian Sekretariat Negara; Polda Metro Jaya; serta Kodam Jaya.

Selain itu, ada unsur non-pemerintahan, yakni Anhar Gonggong, JJ Rizal, dan Asro Kamal Rokan. 

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/08/14480931/jadi-pembina-sandiaga-mengaku-tak-pernah-ikut-rapat-tim-pertimbangan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trotoar di Cilandak Dibongkar secara Ilegal, Pemkot Jaksel Akui Pengawasan Sudin Bina Marga Lemah

Trotoar di Cilandak Dibongkar secara Ilegal, Pemkot Jaksel Akui Pengawasan Sudin Bina Marga Lemah

Megapolitan
Wagub DKI: Sejauh Pekerjaan Dapat Dikerjakan dari Rumah, Kami Minta Kerjakan di Rumah

Wagub DKI: Sejauh Pekerjaan Dapat Dikerjakan dari Rumah, Kami Minta Kerjakan di Rumah

Megapolitan
Kasus Covid-19 Naik, Pemprov DKI Jakarta Pertimbangkan Hapus Sementara Aturan Ganjil Genap

Kasus Covid-19 Naik, Pemprov DKI Jakarta Pertimbangkan Hapus Sementara Aturan Ganjil Genap

Megapolitan
Kejari Jakpus Eksekusi DPO Kasus Korupsi Bank Mandiri Senilai Rp 120 Miliar

Kejari Jakpus Eksekusi DPO Kasus Korupsi Bank Mandiri Senilai Rp 120 Miliar

Megapolitan
Banjir Tak Surut dalam 6 Jam, Wagub DKI: Beberapa Titik Memang Datarannya Sangat Rendah

Banjir Tak Surut dalam 6 Jam, Wagub DKI: Beberapa Titik Memang Datarannya Sangat Rendah

Megapolitan
Menyangsikan Manfaat Sumur Resapan, Bikin Jalan Rusak, sedangkan Banjir Tetap Lama Surut

Menyangsikan Manfaat Sumur Resapan, Bikin Jalan Rusak, sedangkan Banjir Tetap Lama Surut

Megapolitan
4 Warga Kota Tangerang Terpapar Omicron, Kini Dirawat di RS

4 Warga Kota Tangerang Terpapar Omicron, Kini Dirawat di RS

Megapolitan
PDI-P DKI Sebut Sumur Resapan Program Unggulan Anies Terbukti Gagal Atasi Banjir Jakarta

PDI-P DKI Sebut Sumur Resapan Program Unggulan Anies Terbukti Gagal Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Problematika Banjir yang Merendam Tegal Alur Jakarta Barat

Problematika Banjir yang Merendam Tegal Alur Jakarta Barat

Megapolitan
Ini Alasan Wagub DKI soal Banjir Jakarta yang Belum Surut dalam 6 Jam

Ini Alasan Wagub DKI soal Banjir Jakarta yang Belum Surut dalam 6 Jam

Megapolitan
Manuver Kadin Tolak Kenaikan UMP 5 Persen, Kini Kritik Apindo yang Gugat Anies

Manuver Kadin Tolak Kenaikan UMP 5 Persen, Kini Kritik Apindo yang Gugat Anies

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Tambah 83 Kasus di Kota Tangerang, 287 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 19 Januari: Tambah 83 Kasus di Kota Tangerang, 287 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 77, Pasien Dirawat Bertambah 64

UPDATE 19 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 77, Pasien Dirawat Bertambah 64

Megapolitan
Sebut Warga Tak Tahu Tim Jaguar Sudah Dilebur, Iptu Winam: Pelan-pelan Ingatan Itu Akan Hilang

Sebut Warga Tak Tahu Tim Jaguar Sudah Dilebur, Iptu Winam: Pelan-pelan Ingatan Itu Akan Hilang

Megapolitan
Polisi Tangkap Enam Pencuri Rumah Kosong, Sepucuk Senjata Api hingga Sepeda Motor Jadi Barang Bukti

Polisi Tangkap Enam Pencuri Rumah Kosong, Sepucuk Senjata Api hingga Sepeda Motor Jadi Barang Bukti

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.