Salin Artikel

Pejalan Kaki Keluhkan JPO di Jalan Protokol DKI, Rusak dan Berlubang

Dari pengamatan Kompas.com di lokasi pada Selasa (4/12/2018), lantai jembatan terlihat berkarat dan berlubang di beberapa titik. Tiang-tiang jembatan yang terbuat dari besi juga mulai keropos dan berkarat.

Selain itu, coretan-coretan tangan juga mengotori beberapa bagian atap jembatan berbahan fiber tersebut. Saat melintasi jembatan itu, getaran sangat terasa, terlebih ketika pejalan kaki lainnya turut melintas secara bersamaan.

Akses tangga naik dan turun jembatan tampak cukup curam. Para pejalan kaki harus berpegangan pada pagar jembatan. Pagar jembatan yang berukuran besar juga dalam kondisi berkarat.

Seorang pejalan kaki bernama Dhafi (27) mengatakan, ia hanya berani menyeberang lewat jembatan itu saat siang hari. Menurutnya, penerangan di jembatan itu sangat minim sehingga dapat membahayakan para pejalan kaki yang melintas.

Selain itu, kondisi lantai juga licin setelah hujan mengguyur kawasan tersebut.

"Lantainya licin kalau habis hujan. Penerangannya juga kurang. Padahal, jembatan ini ada di jalan protokol, loh. Semoga segera diperbaiki, ya," kata Dhafi, di lokasi.

Pendapat yang sama juga diungkapkan pejalan kaki lainnya, Dhevan Pratama (26). Ia berharap, jembatan penyeberangan segera diperbaiki untuk membantu para pekerja yang sering melintasinya.

"Kalau hujan, saya takut buat naik. Tangganya kan curam, tuh, licin juga. Saya harap segera diperbaiki karena ini kan membantu banget buat menyeberang," kata Dhevan.

"Atapnya juga sudah mulai jebol, kan. Kalau anginnya kencang, ya makin jebol. Kalau atapnya jatuh kan membahayakan buat pejalan kaki," lanjut dia.

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/12/04/16190701/pejalan-kaki-keluhkan-jpo-di-jalan-protokol-dki-rusak-dan-berlubang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Megapolitan
28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Megapolitan
Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Megapolitan
3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

Megapolitan
Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Megapolitan
Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Megapolitan
Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Megapolitan
Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Megapolitan
Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.