Salin Artikel

5 Fakta Kasus Penemuan Jenazah di Tol Jagorawi: Kondisi Terkubur, Diduga Pembunuhan Terencana

Tidak adanya identitas yang melekat pada tubuh perempuan itu agaknya menyulitkan polisi menguak kasus tersebut.

Namun, hingga Senin (8/4/2019) ada sejumlah fakta terkait kasus itu yang berhasil diketahui, berikut ini sejumlah fakta yang telah dirangkum Kompas.com

1. Diduga korban pembunuhan terencana

Kapolsek Makasar Kompol Lindang Lumban menduga, mayat perempuan itu merupakan korban pembunuhan terencana.

Lindang mengatakan, mayat perempuan itu diduga sengaja dibuang oleh pelaku pembunuhan dari tepi jalan tol ke area pepohonan yang berada di pinggir jalan.

"Kalau menurut cek TKP kita, dia datangnya dari tol, dia berhenti di situ baru mengangkat mayat ini ke tempat mayat yang ditaruh itu," kata Lindang.

2. Sudah tewas dua hari

Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa perempuan malang tersebut sudah tewas dua hari sebelum ditemukan pada Minggu pagi lalu.

Lindang menjelaskan, kesimpulan itu didapat tim dokter dengan melihat kondisi tubuh mayat yang mengalami bengkak di beberapa bagian serta mengeluarkan bau busuk.

"Itu dilihat dari bengkaknya korban jadi diperkirakan dua sampai tiga hari korban sudah meninggal, pembusukan itu karena ada pembengkakan," ujar Lindang.


"Hasil otopsi menunjukkan ada luka di kepala. Ya ada indikasi pembunuhan," kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kombes Edy Purnomo.

Edy menuturkan, hingga Senin sore kemarin proses otopsi tengah menunggu hasil pemeriksaan toksikologi untuk mengetahui adanya pengaruh obat-obatan dalam tubuh korban.

4. Ditemukan terkubur

Lindang menyebut, mayat perempuan itu ditemukan terkubur ditutupi oleh daun pisang. Lindang menduga, hal itu sengaja dilakukan oleh pembuang mayat untuk menyembunyikan mayat.

"Ya itu tanda-tanda kalau terencana karena tanah itu digali lalu dia ditutupi daun pisang, mayat itu ditutupi dengan daun pisang," kata Lindang.

Pantauan Kompas.com di lokasi penemuan, terdapat sebuah lubang dengan kedalaman sekira 30 centimeter. Potongan-potongan daun tampak berserakan di sekitar lubang itu.

5. Polisi baru periksa satu saksi

Polisi baru memeriksa satu orang saksi terkait kasus ini hingga Senin (8/4/2019) pagi kemarin. Saksi yang diperiksa ialah seorang pemuda yang pertama kali menemukan sosok mayat tersebut.

Lindang menuturkan, polisi juga belum mendapat keterangan dari petugas tol setempat. Polisi berencana memeriksa rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi untuk melacak pelaku.

"Sampai saat ini belum ada info dari petugas jalan tol dan masyarakat lain. Kami lagi mendalami kamera CCTV di tol," ujar Lindang.

Diberitakan sebelumnya, sesosok jasad perempuan tanpa identitas ditemukan di area pepohonan di pinggir jalur masuk Jalan Tol Jagorawi arah Taman Mini di kawasan Makasar, Jakarta Timur.

Ciri-ciri jasad tersebut ialah mengenakan kaus hijau bergambar boneka dan celana legging hitam garis merah. Usianya ditaksir 25-30 tahun dengan tinggi 150 cm dan mempunyai tahi lalat di bawah telingan sebelah kanan.

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/04/09/07154821/5-fakta-kasus-penemuan-jenazah-di-tol-jagorawi-kondisi-terkubur-diduga

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Tangerang Selatan Masih Kesulitan Peroleh Minyak Goreng Murah

Warga Tangerang Selatan Masih Kesulitan Peroleh Minyak Goreng Murah

Megapolitan
Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Megapolitan
Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Megapolitan
Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan 'Door to Door'

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan "Door to Door"

Megapolitan
2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

Megapolitan
Sindir Anies 'Kerja Senyap' Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Sindir Anies "Kerja Senyap" Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Megapolitan
Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Anies Keluarkan Kepgub Soal Perpanjangan PPKM Level 2 di Jakarta Hingga 24 Januari

Anies Keluarkan Kepgub Soal Perpanjangan PPKM Level 2 di Jakarta Hingga 24 Januari

Megapolitan
Keluarga Pasien di RS Polri Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Dua Ponsel Hilang

Keluarga Pasien di RS Polri Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Dua Ponsel Hilang

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.