Salin Artikel

Agung Yulianto atau Ahmad Syaikhu, Siapa yang Tepat Jadi Wagub DKI?

Partai Politik pengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga, yakni Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajukan dua nama kandidat cawagub pengganti Sandiaga, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, ke DPRD DKI.

Kini Panitia khusus (pansus) pemilihan wakil gubernur DKI yang berisi anggota DPRD DKI Jakarta itu tengah merampungkan tata tertib (tatib) pemilihan wagub pengganti Sandiaga Uno.

Rencananya, pansus akan merampungkan draf tatib itu pada Senin (8/7/2019). Kemudian, rapat paripurna pengesahan tatib direncanakan digelar pada Rabu (10/7/2019).

Namun jika melihat sosok kedua cawagub DKI dari PKS yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, siapa yang tepat mendampingi Gubernur Anies Baswedan memimpin DKI Jakarta?

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, DKI Jakarta harus memiliki wagub yang bisa teliti dan detail terhadap permasalahan Jakarta.

Selain itu, wagub harus memahami dan berpengalaman dalam birokrasi dan administrasi pemerintahan. Selain itu juga harus memiliki kekuatan dalam partai politik.

"Wagub DKI nanti harus mampu menambal kekurangan Anies selama ini yaitu soal urusan 'dapur' yaitu mengurus hal-hal yang lebih teknis gitu, mau bersabar tapi tidak candu dalam soal 'panggung'. Jadi dia harus lebih sibuk di panggung belakang. Kepamongannya juga harus teruji," kata Pangi kepada Kompas.com, Senin (8/7/2019).

Pangi menilai Syaikhu sudah teruji dan berpengalaman soal birokrasi pemerintahan karena pernah menjadi wakil wali kota Bekasi pada periode 2013-2018.

Selain itu, Syaikhu juga memiliki elektabilitas yang tinggi dan figur yang dikenal di Jawa Barat karena pernah mencalonkan sebagai wakil gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2018 lalu. Namun pengalaman semacam itu belum terlihat pada sosok Agung Yulianto.

"Kalau bicara Agung, saya enggak tahu dia kan latar belakang pengusaha, tapi latar belakang beliau pernah di birokrasi, kepamongan kan belum, di pemerintahan kan belum. Kalau Syaikhu kan sudah teruji saat jadi wakil wali kota Bekasi," ujar Pangi.

Pangi menambahkan, modal Syaikhu yang pernah menjadi wakil wali kota Bekasi akan sangat penting untuk menyelesaikan permasalahan di DKI Jakarta. Seba menurut Pangi, permasalahan di DKI tidak jauh berbeda dengan di Kota Bekasi.

"Wakil wali kota itu kan modal sangat penting bagi Syaikhu untuk menyelesaikan persoalan di DKI. Persoalan di DKI dan Bekasi kan sama soal kepadatan penduduk, soal mendisiplinkan, menertibkan, merapihkan kondisi kota yang padat penduduk ini. Menurut saya, (Syaikhu) tidak akan terlalu susah beradaptasi dalam konteks permasalahan di DKI," ujar Pangi.

Soal Agung, Pangi menambahkan, Agung tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup untuk menjadi wagub DKI. Sebab latar belakangnya adalah pengusaha dan tidak memiliki pengalaman birokrasi di pemerintahan.

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/07/08/17211701/agung-yulianto-atau-ahmad-syaikhu-siapa-yang-tepat-jadi-wagub-dki

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

Megapolitan
Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Megapolitan
Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Megapolitan
Street Race di Ancol Rampung, Polda Metro Jaya Soroti Masalah Ketertiban Penonton

Street Race di Ancol Rampung, Polda Metro Jaya Soroti Masalah Ketertiban Penonton

Megapolitan
Wagub DKI: BOR RS untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Semakin Bertambah

Wagub DKI: BOR RS untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Semakin Bertambah

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 566, Kasus Aktif Kini 3.816

UPDATE 16 Januari: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 566, Kasus Aktif Kini 3.816

Megapolitan
Polda Metro Jaya Harap Sirkuit Formula E Bisa Dipakai untuk Street Race

Polda Metro Jaya Harap Sirkuit Formula E Bisa Dipakai untuk Street Race

Megapolitan
Sindir Halus Ketua DPRD di Acara Street Race, Bamsoet: Mudah-mudahan Pak Pras Tak keberatan Formula E di Ancol...

Sindir Halus Ketua DPRD di Acara Street Race, Bamsoet: Mudah-mudahan Pak Pras Tak keberatan Formula E di Ancol...

Megapolitan
PTM Lanjut meski Kasus Covid-19 Ada di 15 Sekolah, Wagub: Jumlah Sekolah di Jakarta 10.429

PTM Lanjut meski Kasus Covid-19 Ada di 15 Sekolah, Wagub: Jumlah Sekolah di Jakarta 10.429

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Megapolitan
Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Megapolitan
Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Megapolitan
Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.