Salin Artikel

Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Mereka kehabisan ongkos pulang setelah menyaksikan band kesayangannya beraksi di konser "Musik untuk Republik". Konser itu untuk merayakan pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, hari Minggu lalu.

Konser tersebut pun dihadiri Presiden RI, Joko Widodo.

Senin siang kemarin, 64 anak di bawah umur itu  luntang-lantung di sekitar Stasiun Bekasi karena kekurangan uang untuk menumpang kereta ke rumah mereka.

Kebanyakan dari mereka berasal dari Jawa Tengah, antara lain dari Batang, Demak, Jepara, dan Pekalongan. Petugas Satpol PP dan tentara kemudian membawa mereka ke kantor Dinsos Kota Bekasi.

"Mereka datang ke sini itu memang tiba-tiba bergerombol. Mungkin di antara mereka ada yang punya ongkos, tapi kalau pulang ramai-ramai enggak bisa," ujar Kepala Dinsos Kota Bekasi, Ahmad Yani kepada Kompas.com, Senin sore.

"Mereka habis nonton konser di Cibubur lebih kurang 3 hari, (hari) yang keempat sudah kewalahan. Katanya di sana disediakan makan, jadi mereka nekad saja untuk nonton karena mungkin senang barangkali," tambah Ahmad Yani.

Anak-anak muda itu kemudian diberikan penyuluhan oleh pegawai dinsos agar tidak berbuat onar dan kriminal untuk mendapatkan ongkos.

Naik truk dan bermoda Rp 50.000 ke Jakarta

Yusuf Maulana (14), salah satu Slankers itu, mengaku hanya membawa duit Rp 50.000 ketika berangkat berombongan dari kediamannya di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu pekan lalu.

Dari sana, mereka menumpang truk secara estafet hingga mencapai Cikampek, Jawa Barat.

Nekad saja sebab hanya itulah modal yang mereka punya selain duit yang amat terbatas itu. Sabtu lalu, mereka tiba di Ibu Kota.

"Dari Cikampek naik kereta ke (Stasiun Pasar) Senen, Rp 13.000. Habis itu naik truk lagi ke Cibubur," ucap Yusuf kepada Kompas.com dengan menggunakan bahasa Jawa, Senin sore.

Sore itu, Yusuf dan puluhan teman lainnya sudah berada di kantor Dinas Sosial Kota Bekasi. Mereka tampak bergembira dengan suguhan nasi plus mi instan dan sedikit lauk yang dilengkapi dengan es buah sebagai menu santap.

"Makan woy, makan, makan!" seru mereka.

Beberapa dari mereka kemudiam meminta tambah porsi makan itu.

"Belum makan dari kemarin," ujar Yusuf yang mengaku bekerja sebagai pembatik di kediamannya.

Salah seorang lagi dari mereka, Kapet mengatakan, setiap dari mereka butuh Rp 6.000 lagi untuk bisa pulang dengan menumpang kereta api dari Stasiun Bekasi ke Cikampek.

Nanti, dari Cikampek, mereka akan menumpang truk lagi hingga sampai ke kediaman masing-masing.

"Saya dari Demak. Rata-rata dari Pekalongan," ucap Kapet.

"Memang naik truk terus. Namanya juga estafet," ujar dia.

Dia menampik jika ia dan teman-temannya bakal membuat onar selama tidak memiliki ongkos pulang.

Ditanya soal kegemaran menenggak ciu, mereka menjawab, "Enggak suka!".

Dinsos Kota Bekasi kemudian membagikan uang Rp 20.000 serta makan dan minum untuk tiap anak. Namun, anak-anak muda itu tak akan menginap.

"Karena sudah diongkosin pulang, melihat tidur di sini juga enggak mungkin, mau enggak mau malam nanti mereka pulang. Mungkin mereka mau naik bis atau kereta api, dari sini kan dekat ke terminal. Biar jalanlah anak muda, anggap saja perjalanan longmarch," tukas Ahmad Yani.

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/10/22/06031341/saat-puluhan-slankers-terlunta-usai-nonton-konser-pelantikan-jokowi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

Megapolitan
Wagub DKI Janji Bakal Berjuang Hadapi Lonjakan Kasus Omicron di Ibu Kota

Wagub DKI Janji Bakal Berjuang Hadapi Lonjakan Kasus Omicron di Ibu Kota

Megapolitan
Detik-detik Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan di Kebon Jeruk, Motor Serempet Truk Tangki

Detik-detik Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan di Kebon Jeruk, Motor Serempet Truk Tangki

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Ada 1.313 Kasus Omicron di Jakarta

UPDATE 22 Januari: Ada 1.313 Kasus Omicron di Jakarta

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Bertambah 201 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Kini 32.089

UPDATE 22 Januari: Bertambah 201 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Kini 32.089

Megapolitan
Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Megapolitan
Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Megapolitan
2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

Megapolitan
Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Megapolitan
Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Megapolitan
Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Megapolitan
Mulanya Hendak Diberhentikan, 2 Remaja Justru Tabrak Anggota Patroli Presisi Polda Metro di Tanjung Priok

Mulanya Hendak Diberhentikan, 2 Remaja Justru Tabrak Anggota Patroli Presisi Polda Metro di Tanjung Priok

Megapolitan
Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Akui Tak Sanggup Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Akui Tak Sanggup Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

Megapolitan
Sopir Mobil Mabuk Tabrak Pemotor di Jalan Sudirman, Lalu Kabur dan Tabrak 3 Kendaraan Lain

Sopir Mobil Mabuk Tabrak Pemotor di Jalan Sudirman, Lalu Kabur dan Tabrak 3 Kendaraan Lain

Megapolitan
Jalan Green Boulevard BSD City Direncanakan Jadi Lokasi 'Street Race'

Jalan Green Boulevard BSD City Direncanakan Jadi Lokasi "Street Race"

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.