Salin Artikel

PKL Senen: Kalau Kami Dipindah ke Pasar Kenari Sama Saja Membunuh Pedagang

Mereka memasang poster berisi penolakan relokasi di pagar bahu jalan yang berbunyi,”Wakil Wali Kota Tidak Becus Mengurus PKL."

Poster lainnya bertuliskan,”Wakil Wali Kota Aja Makan Masa Kami Enggak,”.

Ketua Asosiasi Pedagang Jakarta Raya, Ahmad Dahlah mengaku kecewa atas kebijakan Pemerintah Jakarta Pusat terkait relokasi itu.

Pihaknya menilai, Pasar Kenari tidak cocok bagi pedagang pakaian bekas. Pasalnya, Pasar Kenari dikenal warga sebagai tempat menjual peralatan listrik.

“Kecewa sekali kami, Pasar Kenari bukan segmen pasar kami. Kita segmen pasarnya pakaian bekas bukan listrik,” ujar Ahmad Dahlah, di Senen, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).

Menurut dia, jika para pedagang Senen direlokasi ke Pasar Kenari, maka akan sepi pembeli. Para pedagang akan bangkrut.

Ahmad berkaca pada tahun 2017. Saat itu para PKL Senen direlokasi ke Pasar Kenari. Namun, mereka gulung tikar lantaran tidak adanya pembeli.

“Kalau kami dipindah ke Pasar Kenari sama aja seperti membunuh para pedagang. Sampai kapan pun tak akan ada pembeli kalau kami di sana. Kami butuh makan, ini kepentingan hajat orang banyak,” ucap Ahmad.

Ia juga meminta agar Pemkot Jakpus memberi kesempatan ke para PKL untuk tetap dagang di kawasan Senen.

“Kami maunya tetap dagang di kawasan Pasar Senen, karena segmen pasar kami di sini. Kami mau direlokasi asal masih dalam wilayah Senen, lagian di Pasar Senen Blok III masih banyak kios kosong,” ujar Ahmad.

Ia berharap Pemkot Jakpus mengabulkan permintaan mereka untuk tetap bertahan berdagang di Pasar Senen.

“Harapannya sih tetap di kawasan Senen, kami siap dan rela kalau dikenakan biaya. Asal sesuai prosedur,” tuturnya.

Adapun para PKL Senen akan direlokasi mulai awal bulan Desember 2019 ini. Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah menyiapkan 108 kios untuk 158 pedagang yang nantinya akan direlokasi ke Pasar Kenari.

Dirut PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin, meminta para PKL tidak khawatir pembeli sepi setelah mereka direlokasi ke Pasar Kenari.

Ia memastikan Pasar Kenari akan ramai pengunjung karena akan menjadi one stop shopping.

“Akan lebih baik di Pasar Kenari, apalagi di lantai 3 ada Jakbook yang cukup ramai pengunjung,” kata Arief, Selasa (19/11/2019).

Selain itu, pembangunan bioskop di Pasar Kenari yang sebentar lagi rampung akan menambah pengunjung ke Pasar Kenari. 

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/11/22/19173951/pkl-senen-kalau-kami-dipindah-ke-pasar-kenari-sama-saja-membunuh-pedagang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Megapolitan
Minta Buruh Tak Lagi Demonstrasi, Wagub DKI: Kewenangan UMP Bukan di Pemprov

Minta Buruh Tak Lagi Demonstrasi, Wagub DKI: Kewenangan UMP Bukan di Pemprov

Megapolitan
Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Megapolitan
Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Megapolitan
Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Rel Dekat Stasiun UI, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Mayat Pria Ditemukan di Rel Dekat Stasiun UI, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Megapolitan
Cari Anggota yang Keroyok Polisi, Pemuda Pancasila: Kalau Ketemu, Kami Serahkan Langsung

Cari Anggota yang Keroyok Polisi, Pemuda Pancasila: Kalau Ketemu, Kami Serahkan Langsung

Megapolitan
Kepala UPK Badan Air DKI: Saat Musim Hujan, Sampah Mengalir Tiada Henti di Kali...

Kepala UPK Badan Air DKI: Saat Musim Hujan, Sampah Mengalir Tiada Henti di Kali...

Megapolitan
UPDATE 26 November: Tambah 2 Kasus Covid-19 di Tangsel, 35 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 26 November: Tambah 2 Kasus Covid-19 di Tangsel, 35 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 26 November: Tambah 9 Kasus di Kota Tangerang, 16 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 26 November: Tambah 9 Kasus di Kota Tangerang, 16 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Belasan Anggotanya Jadi Tersangka, Pemuda Pancasila Akan Beri Bantuan Hukum

Belasan Anggotanya Jadi Tersangka, Pemuda Pancasila Akan Beri Bantuan Hukum

Megapolitan
Kawasan Wajib Vaksin di Seputar SSA Bogor, Berlaku Juga bagi Pesepeda dan Pelari

Kawasan Wajib Vaksin di Seputar SSA Bogor, Berlaku Juga bagi Pesepeda dan Pelari

Megapolitan
3.000 Botol Miras Hasil Razia di Wilayah Jaksel Bakal Dimusnahkan di Monas

3.000 Botol Miras Hasil Razia di Wilayah Jaksel Bakal Dimusnahkan di Monas

Megapolitan
257 Mahasiwa di Kota Tangerang Jadi Sasaran Penerima Bansos Rp 8 Juta

257 Mahasiwa di Kota Tangerang Jadi Sasaran Penerima Bansos Rp 8 Juta

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.