Salin Artikel

TKP Pelecehan Seksual di Jatinegara Rawan Kejahatan, Polisi Perketat Patroli

JAKARTA, KOMPAS.com - Lokasi kasus pelecehan seksual di Jalan Mulia, RT 08, RW 08, Jatinegara, Jakarta Timur, dikenal rawan tindak kejahatan.

Sebelumnya diberitakan, aksi pria mengendarai sepeda motor yang melecehkan seorang wanita di Jalan Mulia, RT 08, RW 08, Jatinegara, Jakarta Timur, terekam kamera CCTV, Jumat (17/1/2020) pekan lalu.

Rekaman CCTV aksi tersebut juga viral di media sosial.

Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @warung_jurnalis, terlihat pria mengendarai sepeda motor lengkap mengenakan jaket dan helm melintas di gang Jalan Mulia.

Saat melihat ada seorang wanita berjalan kaki di gang tersebut, pria tersebut sambil mengendarai sepeda motornya mendekati wanita itu dari belakang dan tangan kirinya meremas bokong wanita tersebut.

Sontak wanita itu kaget dan berusaha mengejar pelaku namun tidak berhasil.

Ketua RT 08 Dony menjelaskan, sebelum kejadian pelecehan seksual remas bokong terungkap, aksi tidak senonoh semacam itu kerap terjadi di jalan tersebut dan terekam CCTV.

Namun, korban-korbannya tidak pernah melapor polisi.

"Sudah beberapa kali ya di sini, ada jambret juga, ada perbuatan tidak senonoh juga ada, semuanya terekam (CCTV) sih," kata Dony di lokasi, Senin (20/1/2020).

Terkait hal itu, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini belum mendapat laporan tindak kriminal di lokasi pelecehan seksual tersebut.

Kendati demikian, lokasi jalan yang kecil dan sepi memang diakui Arie berpotensi rawan tindak kejahatan.

"Sementara ini belum ada laporaan, tapi memang jalan itu cukup panjang dan sepi. Ya bersyukur ada warga yang memasang CCTV. Jadi kalau pun ada kriminal di sana kita jadi lebih mudah mengungkapnya," kata Arie di Mapolres Metro Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020).

Berkat adanya kamera CCTV di jalan itu, Arie mengaku pihaknya terbantu karena dapat dengan mudah mengungkap kasus pelecehan seksual tersebut. Polisi juga kini memperketat patroli di TKP.

"Sementara kami lakukan patroli terus di sana," ujar Arie.

Sementara itu, Baharudin (27), pelaku remas bokong wanita tersebut telah ditangkap polisi. Dia diamankan di rumahnya, kawasan Ciracas, Jakarta Timur, pada Senin (20/1/2020).

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 281 KUHPidana tentang Pelanggaran Kesusilaan di depan umum dengan ancaman hukuman penjara maksimal dua tahun delapan bulan.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/01/21/17591521/tkp-pelecehan-seksual-di-jatinegara-rawan-kejahatan-polisi-perketat

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.