Salin Artikel

Gara-gara Banjir, Penjual AC Bekas di Kelapa Gading Gigit Jari

Siti bercerita kerugian yang dialami suaminya yang berjualan AC bekas pasca banjir menerjang rumah mereka sebanyak lima kali.

"Suami saya tukang jual AC bekas. Yang ada di depan tuh sebenarnya sebelum Januari 2020, AC-nya masih hidup. Eh pas kerendam banjir mati semua. Kalau jual barang sudah rusak begitu kan harganya jatuh banget," ujar Siti saat ditemui Kompas.com, Kamis (27/2/2020).

Tak hanya suami Siti, Samsul (42) juga merasakan hal serupa. Warga Pegangsaan Dua, Kelapa Gading ini berprofesi sama seperti suami Siti.

"Kalau dibilang makin susah ya susah. Saya belum kerja lagi karena percuma barang elektornik bekas yang tadinya mau saya jual, pada kerendem," ujar Samsul.

Samsul bercerita, pendapatannya sebelum ada banjir yang datang bertubi-tubi. Namun, pada awal tahun 2020 ini sudah sulit. Semakin sulit lagi karena ia belum bisa menjual AC bekas kembali.

"Sebetulnya kan pekerjaan saya ini memang hasilnya enggak tetap. Tapi ya dulu kalaupun enggak tetap, sekalinya ada barang masih bagus, bisa langsung kejual. Lah kalau sekarang, sudah 5 kali kerendem," ujar Samsul.

Meski demikian, Samsul maupun Siti mengaku telah terbiasa menghadapi bencana yang mulai sering datang itu. Keduanya pun mulai bisa menyiasati barang penting di rumah agar tidak terendam.

"Kerugian cuma di masalah AC bekas dagangan suami saya aja sih. Kalau kasur, TV, kulkas itu karena kita banjir sudah kayak agenda tiap tahun, kita udah bisa siasatin biar enggak pada rusak," ujar Siti.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/02/27/18470751/gara-gara-banjir-penjual-ac-bekas-di-kelapa-gading-gigit-jari

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Demo Mahasiswa dan Buruh di Kawasan Patung Kuda dan Gedung DPR, 5.750 Personel Disiagakan

Ada Demo Mahasiswa dan Buruh di Kawasan Patung Kuda dan Gedung DPR, 5.750 Personel Disiagakan

Megapolitan
Buruh dan Mahasiswa Demo di DPR dan Patung Kuda Siang Ini

Buruh dan Mahasiswa Demo di DPR dan Patung Kuda Siang Ini

Megapolitan
Siang Ini, Buruh dan Mahasiswa Demo '24 Tahun Reformasi Mati' di Kawasan Patung Kuda

Siang Ini, Buruh dan Mahasiswa Demo "24 Tahun Reformasi Mati" di Kawasan Patung Kuda

Megapolitan
Polisi Tangkap Calo dan Petugas Medis yang Palsukan Surat Keterangan Bebas Covid-19

Polisi Tangkap Calo dan Petugas Medis yang Palsukan Surat Keterangan Bebas Covid-19

Megapolitan
Uniknya Warung Kerek di Jaksel, Bermodal Ember dan Tali untuk Angkut Makanan Seberangi Sungai

Uniknya Warung Kerek di Jaksel, Bermodal Ember dan Tali untuk Angkut Makanan Seberangi Sungai

Megapolitan
Mau ke Car Free Day Besok? Ini Segala Hal yang Perlu Diketahui

Mau ke Car Free Day Besok? Ini Segala Hal yang Perlu Diketahui

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Pelaku Penggelapan Kontainer Berisi Besi dan Baja, Kerugian Rp 500 Juta

Polisi Tangkap 5 Pelaku Penggelapan Kontainer Berisi Besi dan Baja, Kerugian Rp 500 Juta

Megapolitan
4.083 Botol Miras Berbagai Jenis Disita Polres Pelabuhan Tanjung Priok

4.083 Botol Miras Berbagai Jenis Disita Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Megapolitan
Kapolsek Gambir Terinjak-injak Massa hingga Alami Luka Saat Demo Ricuh di Patung Kuda

Kapolsek Gambir Terinjak-injak Massa hingga Alami Luka Saat Demo Ricuh di Patung Kuda

Megapolitan
Bermula dari Penangkapan 29 Orang yang SOTR, Polisi Ringkus 4 Pengedar Narkoba

Bermula dari Penangkapan 29 Orang yang SOTR, Polisi Ringkus 4 Pengedar Narkoba

Megapolitan
UPDATE 20 Mei: Bertambah 6 Kasus Baru, Pasien Covid-19 yang Dirawat di Tangerang Kini 55 Orang

UPDATE 20 Mei: Bertambah 6 Kasus Baru, Pasien Covid-19 yang Dirawat di Tangerang Kini 55 Orang

Megapolitan
Pembunuhan Pria Bertato di Bekasi, Pelaku Mengaku Membunuh atas Permintaan Korban untuk Tes Ilmu Kanuragan

Pembunuhan Pria Bertato di Bekasi, Pelaku Mengaku Membunuh atas Permintaan Korban untuk Tes Ilmu Kanuragan

Megapolitan
Sepeda Motor Terbakar Saat Isi Bensin di SPBU Cakung, Pengendara Terluka

Sepeda Motor Terbakar Saat Isi Bensin di SPBU Cakung, Pengendara Terluka

Megapolitan
UPDATE 20 Mei: Kasus Baru Bertambah 12, Kini Pasien Covid-19 yang Dirawat di Tangsel Ada 113 Orang

UPDATE 20 Mei: Kasus Baru Bertambah 12, Kini Pasien Covid-19 yang Dirawat di Tangsel Ada 113 Orang

Megapolitan
Oknum di Polsek Pancoran Disebut Peras Pelapor Kasus Penipuan, Ini Penjelasan Polisi

Oknum di Polsek Pancoran Disebut Peras Pelapor Kasus Penipuan, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.