Salin Artikel

Bekasi Masih Tunggu Menkes Setujui Status PSBB Jawa Barat

Menurut dia, status PSBB di wilayahnya akan diteken Terawan pada Sabtu (11/4/2020) atau Minggu (12/4/2020).

“Gubernur mengolektif pengajuan PSBB ke Kementerian Kesehatan RI. Kalau dari Juru Bicara Kementerian Kesehatan itu kan direncanakan hari ini, lambat-lambatnya besok ya,” ujar Pepen di Bekasi, Sabtu (11/4/2020).

Pepen mengatakan, setelah diputuskan wilayahnya berstatus PSBB, maka ada beberapa langkah yang nantinya akan disiapkan.

Tahap awal, Pepen akan langsung membuat keputusan atau surat edaran tentang PSBB.

“Yang kedua di dalam penetapan itu, ada langkah-langkah, pertama adalah pergerakan orang. Lalu langkah-langkah berkenaan dengan selama ini yang sudah di lakukan secara bertahap baik hiburan, sekolah,” kata dia.

Lalu, kegiatan sosial budaya dan keagaamaan nantinya ditiadakan jika nantinya PSBB berlangsung.

Kemudian, menyiapkan bantuan sosial bagi mereka yang tercatat miskin dan rentan miskin.

“Bantuan sosial belum, namun Data Terpadu Kesejahteraan Sosial itu dari Kementerian Sosial, dari Provinsi Jawa Barat (akan diberikan). Bahkan kita sedang melakukan pendataan non DTKS itu untuk Kementerian Sosial,” ujar dia.

Lalu, pihaknya juga mengkonsepkan beberapa titik yang nantinya akan diterapkan PSBB.

“Kalau data terakhir kemarin ada 16 titik, termasuk tiga stasiun dan dua terminal. Nah data terakhir saat ini adalah updatenya setelah kita melakukan verifikasi kemarin itu ternyata ada hampir 22, tapi mungkin lebih banyak lagi,” kata Pepen.

Sebab, masih banyak jalan kecil seperti di Medan Satria, Pondok Gede, Jatisampurna, dan Pondok Melati yang berbatasan dengan Jakarta yang bisa menjadi pintu keluar dan masuk.

Belum lagi perbatasan antara kota Depok dengan Kota Bekasi serta antara Kota Bekasi dengan Bogor.

Dengan sejumlah konsep tersebut, Pepen berharap PSBB di wilayahnya bisa berjalan mulus.

Sehingga tujuan memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayahnya bisa dilalui.

Adapun Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mengajukan lima daerah Jawa Barat yakni Kota Bogor, Depok, Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor telah mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada pemerintah pusat.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/04/11/17063211/bekasi-masih-tunggu-menkes-setujui-status-psbb-jawa-barat

Terkini Lainnya

Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Megapolitan
Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Megapolitan
Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Megapolitan
Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Megapolitan
Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Megapolitan
Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Megapolitan
Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Megapolitan
Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Megapolitan
Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Megapolitan
Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Megapolitan
Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Disebut Ketakutan Usai Videonya Viral di Medsos

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Disebut Ketakutan Usai Videonya Viral di Medsos

Megapolitan
Diperiksa Bawaslu, ASN Depok Mengaku Ada di Lokasi Deklarasi Imam Budi karena Dipanggil Wali Kota

Diperiksa Bawaslu, ASN Depok Mengaku Ada di Lokasi Deklarasi Imam Budi karena Dipanggil Wali Kota

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke