Salin Artikel

Kelompok Wetonan Selalu Merampok Toko Emas Tanggal 6 Lalu Kabur ke Jateng

Lima pelaku tersebut tergabung dalam Kelompok Wetonan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, tersangka TG (47), AN (20), dan RI (21) tewas ditembak karena melawan saat hendak ditangkap.

Sementara AG (23) dan PT (49) ditangkap dalam keadaan hidup.

Berdasarkan keterangan AG dan PT, mereka menamakan kelompoknya Wetonan karena diyakini membawa keberuntungan.

Itu sebabnya, para pelaku selalu beraksi setiap tanggal 6 setiap bulan.

"Dalam hitungan Wetonan memang tanggal 6 itu mereka tanggal yang bagus untuk lakukan perampokan. Makanya setiap lakukan perampokan di toko-toko emas pasti jatuh tanggal 6," kata Yusri saat jumpa di Polres Metro Jakbar, Senin (13/4/2020), yang disiarkan dalam akun Instagram Polres Jakbar.

Yusri mengatakan, bila mereka berhasil merampok, maka kelompok Wetonan ini langsung kabur ke Jawa Tengah.

"Usai melakukan perampokan pasti menuju ke daerah Jawa Tengah. Itungan mereka kalau lari ke Jawa Tengah akan aman dan tidak tertangkap oleh petugas," ucap Yusri.

Namun, upaya komplotan Wetonan kabur ke Jawa Tengah terhalang imbuan pemerintah agar warga tidak mudik di tengah pandemi virus Corona.

Aparat Kepolisian berjaga di wilayah perbatasan.

Akhirnya, komplotan Wetonan tidak berhasil ke Jawa Tengah dan memilih kembali ke kontrakan mereka di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat.

"Kemudian dipelajari dan lakukan penyelidikan, kemudian berhasil mengamankan pelaku di daerah kontrakannya di Depok," ujar Yusri.

Kedua pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. 

Sebelummya, komplotan perampok beraksi di toko emas Pelita di Pasar Kemiri, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (6/4/2020) sekitar pukul 13.15 WIB.

Para pelaku menggasak 0,5 kilogram emas dan 10 kg perak dari toko tersebut.

Saat beraksi, para pelaku membagi tugas. Ada yang masuk lalu memecahkan kaca etalase dan mengambil perhiasan.

Ada juga yang berjaga di luar toko sambil menakut-nakuti penjaga toko yang melihat dengan mengayun-ayunkan senjata api jenis revolver.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/04/13/17523951/kelompok-wetonan-selalu-merampok-toko-emas-tanggal-6-lalu-kabur-ke-jateng

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjual Migor Kemasan Ilegal di Tangerang Disebut Telah Beroperasi Selama 1Bulan

Penjual Migor Kemasan Ilegal di Tangerang Disebut Telah Beroperasi Selama 1Bulan

Megapolitan
Setelah 22 Nama Jalan Jakarta Berubah, Anies Segera Umumkan Penggantian Berikutnya

Setelah 22 Nama Jalan Jakarta Berubah, Anies Segera Umumkan Penggantian Berikutnya

Megapolitan
Polisi Tangkap Pasutri yang Bawa Kabur dan Gadai Mobil Rental di Pesanggrahan

Polisi Tangkap Pasutri yang Bawa Kabur dan Gadai Mobil Rental di Pesanggrahan

Megapolitan
Pemindahan Batu Bersejerah di Teluk Pucung Tidak Sesuai Prosedur, Plt Wali Kota Bekasi Menanggapi

Pemindahan Batu Bersejerah di Teluk Pucung Tidak Sesuai Prosedur, Plt Wali Kota Bekasi Menanggapi

Megapolitan
Gunakan Anjing Pelacak, Polisi Buru Pelaku Pembunuh Wanita di Kos Tangsel

Gunakan Anjing Pelacak, Polisi Buru Pelaku Pembunuh Wanita di Kos Tangsel

Megapolitan
22 Nama Jalan di Jakarta Berubah, Sertifikat Tanah Lama Tetap Sah

22 Nama Jalan di Jakarta Berubah, Sertifikat Tanah Lama Tetap Sah

Megapolitan
Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan di Jakarta Tak Wajib Ubah Alamat di STNK

Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan di Jakarta Tak Wajib Ubah Alamat di STNK

Megapolitan
Surati Kapolda Metro, Korban Pemerkosaan oleh WN China di Jakbar Minta Pelaku Segera Ditangkap

Surati Kapolda Metro, Korban Pemerkosaan oleh WN China di Jakbar Minta Pelaku Segera Ditangkap

Megapolitan
Warga Cikini Tolak Nama Jalannya Diganti Jadi Jalan Tino Sidin

Warga Cikini Tolak Nama Jalannya Diganti Jadi Jalan Tino Sidin

Megapolitan
Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Slipi Sudah Turun ke Rp 14.000, Pedagang Belum Gunakan PeduliLindungi

Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Slipi Sudah Turun ke Rp 14.000, Pedagang Belum Gunakan PeduliLindungi

Megapolitan
Kurbanaval Digelar di Lotte Mall Bintaro, Pengunjung Diajak untuk Berkurban lewat Dompet Dhuafa

Kurbanaval Digelar di Lotte Mall Bintaro, Pengunjung Diajak untuk Berkurban lewat Dompet Dhuafa

Megapolitan
Seorang Ibu Hamil Sedang Jemput Suaminya Jadi Korban Begal di Depok

Seorang Ibu Hamil Sedang Jemput Suaminya Jadi Korban Begal di Depok

Megapolitan
PPDB DKI Jalur Zonasi Dimulai Hari Ini, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

PPDB DKI Jalur Zonasi Dimulai Hari Ini, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 6 Remaja yang Hendak Tawuran di KBT Duren Sawit, 1 Bilah Celurit Turut Diamankan

Polisi Tangkap 6 Remaja yang Hendak Tawuran di KBT Duren Sawit, 1 Bilah Celurit Turut Diamankan

Megapolitan
Dua Pekan Operasi Patuh Jaya 2022, 38.738 Pengendara Langgar Aturan Lalu Lintas

Dua Pekan Operasi Patuh Jaya 2022, 38.738 Pengendara Langgar Aturan Lalu Lintas

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.