Salin Artikel

IDI Tak Khawatir Akan Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Saat New Normal

Sebagai informasi, Kamis besok adalah hari terakhir Kota Bekasi menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Menanggapi rencanya tersebut, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kota Bekasi Komaruddin memastikan bahwa jajarannya tak perlu khawatir andai saja terjadi lonjakan kasus Covid-19 ketika era new normal berjalan.

"Presiden dan Wali Kota saja optimistis, kita juga harus optimistis sambil berdoa,” ujar Komaruddin saat dihubungi, Selasa (3/6/2020).

Ia meyakini bahwa kasus Covid-19 sudah jauh menurun berkurang dibanding awal April. Buktinya, saat ini tinggal 12 pasien Covid-19 yang dirawat si RSUD Kota Bekasi.

Padahal sebelumnya, 50 tempat tidur di RSUD kerap dipenuhi pasien Covid-19. Bahkan menurut dia, pasien yang ada di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet maupun rumah sakit di Kota Bekasi kini sudah dipindahkan untuk dirawat di RSUD Kota Bekasi.

“Yang pasti sekarang yang dirawat di RSUD cuma 12 dari 50 tempat tidur. Jadi ada penurunan. Kalau turun sampai 100 persen menurun enggak mungkin. Itu impossible,” kata dia.

Sebagai dokter, kata Komar, dia dan koleganya harus siap menanggung segala risiko terjadinya lonjakan kasus Covid-19 saat new normal diterapkan.

Meski demikian, untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 itu segala sektor yang mulai dibuka kembali saat new normal harus mengikuti aturan protokol pencegahan Covid-19.

Mulai dari pakai masker, sarung tangan, menggunakan hand sanitizer dan tetap jaga jarak fisik atau physical distancing.

“Standar tetap jaga jarak, masker tambahan sarung tangan dipakai. Kemudian anggota kami (dokter) siap atau tidak siap harus tanggung segala risiko yang timbul. Itu tugasnya IDI, bukan kebijakan,” kata Komar.

Namun, Komar tetap berharap tak ada lonjakan kasus Covid-19 saat new normal diterapkan di Kota Bekasi kelak.

“Kita berharap optimis jangan pesimis terus ya supaya lonjakan kasus tidak meningkat tinggi,” ucap dia.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/06/03/15000361/idi-tak-khawatir-akan-ada-lonjakan-kasus-covid-19-di-kota-bekasi-saat-new

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Urus Bea Balik Nama Kendaraan Gratis di Bodetabek

Lokasi Urus Bea Balik Nama Kendaraan Gratis di Bodetabek

Megapolitan
Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Megapolitan
Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Megapolitan
Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Megapolitan
Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Megapolitan
Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Megapolitan
Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Megapolitan
Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Megapolitan
Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Megapolitan
KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Tertarik Coba Jasa 'Sleep Call' agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Tertarik Coba Jasa "Sleep Call" agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Megapolitan
Pelanggan Ini Pesan Layanan 'Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Pelanggan Ini Pesan Layanan "Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Megapolitan
9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

Megapolitan
Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Megapolitan
16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.