Salin Artikel

Anies Akui Belajar Daring Menyusahkan Guru dan Siswa

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kegiatan belajar mengajar online menjadi tantangan bagi siswa dan guru.

Oleh karena itu, dia meminta para siswa dan guru melihat tantangan tersebut sebagai jalan untuk menciptakan terobosan baru dan meningkatkan kreativitas.

Saat ini, pemerintah provinsi DKI Jakarta pun meluncurkan program internet gratis untuk memudahkan akses internet bagi masyarakat Ibu Kota.

"Anak-anak belajar jarak jauh itu luar biasa, gurunya tertantang, anaknya juga tertantang. Itu kata sopan dari susah dua-duanya. Harapannya ini nanti kita bisa punya terobosan baru, inovasi," kata Anies dalam konferensi pers melalui Youtube Pemprov DKI, Jumat (28/8/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kemudian memberikan contoh betapa susahnya mengajar mata pelajaran olahraga secara daring.

"Apalagi kalau sudah pelajaran olahraga. Saya beberapa kali menyaksikan pelajaran olahraga itu, masya Allah. Tapi itu bisa dikerjakan, ini pengalaman mereka. Di mana anak-anak senam, lalu guru menyaksikan lewat layar," ujar Anies.

Nantinya dengan adanya WiFi gratis dari Pemprov DKI, para siswa dan guru diharapkan tak hanya berkedudukan sebagai konsumen internet, namun juga sebagai produsen konten alias content creator.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan program internet gratis yang dinamakan JakWIFI. Peluncuran ini ditandai dengan penandatangan kerjasama bersama PT Bali Towerindo Sentra dan serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Teknologi (APJATEL).

JakWIFI bakal tersebar di lima wilayah Kota dan satu Kabupaten Administrasi di DKI Jakarta. Penyediaan ini juga bakal difokuskan pada kawasan permukiman padat penduduk.

Kehadiran JakWIFI bertujuan untuk pendidikan, ekonomi atau usaha, layanan pemerintah, dan komunikasi warga.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/08/28/19335281/anies-akui-belajar-daring-menyusahkan-guru-dan-siswa

Terkini Lainnya

Satpol PP Jakbar Bakal Bina Pedagang Makanan yang Pakai Bahan Kimia dan Tidak Steril

Satpol PP Jakbar Bakal Bina Pedagang Makanan yang Pakai Bahan Kimia dan Tidak Steril

Megapolitan
Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Megapolitan
Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Megapolitan
Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Megapolitan
Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Megapolitan
Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Megapolitan
Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Megapolitan
Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Megapolitan
Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Megapolitan
Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Megapolitan
Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Megapolitan
Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Megapolitan
Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke