Salin Artikel

101 Perusahaan Ditutup Selama PSBB Jakarta, Terbanyak di Jaksel

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, penutupan perusahaan dilakukan setelah pihaknya melakukan sidak pengawasan protokol kesehatan Covid-19 ke 856 perusahaan Ibu Kota.

"Sebanyak 101 perusahaan ditutup karena ada karyawan yang terpapar Covid-19, sedangkan 58 perusahaan ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan," kata Andri dalam keterangan tertulis, Senin (5/10/2020).

Andri memaparkan, detail lokasi perusahaan yang ditutup karena karyawan terpapar Covid-19 adalah 9 perusahaan di Jakarta Pusat, 11 perusahaan di Jakarta Utara, 45 perusahaan di Jakarta Selatan, serta masing-masing 18 perusahaan di Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Sementara itu, 25 perusahaan di Jakarta Pusat karena tak menjalankan protokol kesehatan.

Kemudian di Jakarta Barat sebanyak 7 perusahaan, Jakarta Utara sebanyak 4 perusahaan, Jakarta Timur 8 perusahaan, dan Jakarta Selatan sebanyak 14 perusahaan.

Berikut rincian waktu penutupan 101 perusahaan selama PSBB yang diperketat:

- 9 perusahaan ditutup pada 14 September

- 2 perusahaan ditutup pada 15 September

- 5 perusahaan ditutup pada 16 September

- 7 perusahaan ditutup pada 17 September

- 15 perusahaan ditutup pada 18 September

- 11 perusahaan ditutup pada 19 - 21 September

- 7 perusahaan ditutup pada 22 September

- 12 perusahaan ditutup pada 23 September

- 12 perusahaan ditutup pada 24 September

- 14 perusahaan ditutup pada 25 - 27 September

- 16 perusahaan ditutup pada 28 September

- 15 perusahaan ditutup pada 29 September

- 12 perusahaan ditutup pada 30 September

- 7 perusahaan ditutup pada 1 Oktober

- 12 perusahaan ditutup pada 2 Oktober

Seluruh perusahaan itu ditutup sementara selama 3x24 jam sesuai Peraturan Gubernur Nomor 79 tahun 2020.

Provinsi DKI Jakarta saat ini masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pengetatan selama dua pekan, terhitung mulai 28 September hingga 11 Oktober 2020.

PSBB yang diperketat awalnya diberlakukan selama dua pekan mulai 14 hingga 27 September 2020.

Pemprov DKI memutuskan kembali memperpanjang PSBB karena angka kasus positif Covid-19 berpotensi meningkat kembali jika PSBB dilonggarkan.

Selama PSBB, warga Ibu Kota diimbau tetap beraktivitas di rumah serta membatasi kegiatan yang mengundang kerumunan.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/10/05/11361621/101-perusahaan-ditutup-selama-psbb-jakarta-terbanyak-di-jaksel

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Suami Bunuh Istri di Duren Sawit: Korban Datang dari Kendal, Minta Cerai lalu Dibekap

Kronologi Suami Bunuh Istri di Duren Sawit: Korban Datang dari Kendal, Minta Cerai lalu Dibekap

Megapolitan
Ketua DPRD Harap Jakarta Bisa seperti New York Saat Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Ketua DPRD Harap Jakarta Bisa seperti New York Saat Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Megapolitan
Cilandak Masuk 5 Wilayah Mendominasi Omicron, Camat Bilang Data Pusekesmas Hanya Kasus Covid-19

Cilandak Masuk 5 Wilayah Mendominasi Omicron, Camat Bilang Data Pusekesmas Hanya Kasus Covid-19

Megapolitan
Oli Tumpah di Underpass Senen, 6 Pengendara Motor Terjatuh

Oli Tumpah di Underpass Senen, 6 Pengendara Motor Terjatuh

Megapolitan
Kasus Omicron Tersebar di 34 Kecamatan di DKI Jakarta, Ini Daftarnya

Kasus Omicron Tersebar di 34 Kecamatan di DKI Jakarta, Ini Daftarnya

Megapolitan
3 Anggota Keluarga di Pegadungan Jakbar Terpapar Covid-19 Varian Omicron

3 Anggota Keluarga di Pegadungan Jakbar Terpapar Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Pelarian Pengeroyok Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara Berakhir, Semua Tersangka Ditangkap

Pelarian Pengeroyok Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara Berakhir, Semua Tersangka Ditangkap

Megapolitan
Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Sekolah dan Bukti Nyata Klaster PTM

Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Sekolah dan Bukti Nyata Klaster PTM

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Kecamatan Mampang, 4 Warga Terpapar

Kasus Omicron Terdeteksi di Kecamatan Mampang, 4 Warga Terpapar

Megapolitan
Ada Kecelakaan Truk di Cilincing, Wilayah Yos Sudarso Tanjung Priok Macet Parah

Ada Kecelakaan Truk di Cilincing, Wilayah Yos Sudarso Tanjung Priok Macet Parah

Megapolitan
Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Megapolitan
Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Megapolitan
Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Megapolitan
Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.