Salin Artikel

Cekcok, Sopir Angkot dan Petugas Dishub di Terminal Pulogadung Dimediasi Kapolsek

JAKARTA, KOMPAS.com - Keributan antara supir angkutan umum dan petugas Dinas Perhubungan sempat terjadi di terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2020).

Video keributan itupun sempat viral pasca diposting akun Instagram @warung_jurnalis beberapa jam lalu.

Dalam video, tampak peristiwa keributan itu terjadi pada malam hari di sebuah pos keamanan.

Terlihat dua petugas Dishub sedang dikerumuni beberapa orang yang diduga sebagai supir angkot.

Cekcok pun terjadi dan terekam di dalam video. Belum diketahui apa penyebab terjadinya keributan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Pulogadung, Kompol Beddy Suwendy membenarkan adanya peristiwa itu. Peristiwa itu terjadi karena adanya senggolan antara kendaraan angkutan umum dan petugas Dishub.

Kala itu, mobil Dishub yang sedang melaju disenggol oleh mobil angkutan umum yang secara tiba-tiba memotong jalur.

"Itu mobil Dishub disenggol mobil angkot. Ya namanya orang capek ya terjadi adu mulut," kata dia.

Namun, peristiwa itu tak berlangsung lama sebab Beddy sendiri datang untuk memediasi.

Beddy bertemu dengan kedua belah pihak dan menyelesaikan permasalahan tersebut dengan jalur kekeluargaan.

"Sudah selesai, tadi malah saya yang selesaikan," kata dia.

"Si angkot diwakili pol PP, si Dishub diwakili komandannya, bareng-bareng mediasi, salam -salam, saling mohon maaf habis selesai," kata dia.

Beddy memastikan peristiwa itu tak berlanjut ke jalur hukum.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/10/07/11032321/cekcok-sopir-angkot-dan-petugas-dishub-di-terminal-pulogadung-dimediasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kala Wisma Atlet Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Kala Wisma Atlet Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Megapolitan
Polisi Ungkap Modus Pelaku Sodomi Anak Penyandang Autis di Bekasi

Polisi Ungkap Modus Pelaku Sodomi Anak Penyandang Autis di Bekasi

Megapolitan
Diperpanjang, PPKM DKI Jakarta Masih Level 2

Diperpanjang, PPKM DKI Jakarta Masih Level 2

Megapolitan
Letupan Emosi Munarman Saat Ketahui Penyebab Dirinya Dipenjara, Cecar Saksi hingga Bentak Jaksa

Letupan Emosi Munarman Saat Ketahui Penyebab Dirinya Dipenjara, Cecar Saksi hingga Bentak Jaksa

Megapolitan
Hari Ini, Yusuf Mansur Akan Ikuti Sidang Perdata di PN Tangerang

Hari Ini, Yusuf Mansur Akan Ikuti Sidang Perdata di PN Tangerang

Megapolitan
Giring Ganesha: Jangan Dengarkan Suara Sumbang, Oktober Bakal Ada yang Tumbang

Giring Ganesha: Jangan Dengarkan Suara Sumbang, Oktober Bakal Ada yang Tumbang

Megapolitan
Ditegur agar Pakai Helm, Seorang Pengendara Motor Malah Acungkan Jari Tengah ke Polisi

Ditegur agar Pakai Helm, Seorang Pengendara Motor Malah Acungkan Jari Tengah ke Polisi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Sederet Fakta Pengeroyokan Anggota TNI di Jakarta Utara | Alarm Bahaya dari Jakarta yang Jadi Medan Perang Hadapi Omicron

[POPULER JABODETABEK] Sederet Fakta Pengeroyokan Anggota TNI di Jakarta Utara | Alarm Bahaya dari Jakarta yang Jadi Medan Perang Hadapi Omicron

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 17 Januari: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Pagi hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Pagi hingga Sore

Megapolitan
Pemberangkatan Umrah Dihentikan Sementara, Penyedia Jasa Travel Ikuti Arahan Pemerintah

Pemberangkatan Umrah Dihentikan Sementara, Penyedia Jasa Travel Ikuti Arahan Pemerintah

Megapolitan
Epidemiolog Sebut Bom Waktu Omicron Terjadi saat Pelacakan Kasus di Jakarta Lemah

Epidemiolog Sebut Bom Waktu Omicron Terjadi saat Pelacakan Kasus di Jakarta Lemah

Megapolitan
Kurir Sembunyikan 25 Kg Sabu di Dalam Speaker Mobil

Kurir Sembunyikan 25 Kg Sabu di Dalam Speaker Mobil

Megapolitan
Fakta Penjual Gorengan Adu Bacok dengan Rentenir di Ciputat: Akibat Utang Rp 350.000

Fakta Penjual Gorengan Adu Bacok dengan Rentenir di Ciputat: Akibat Utang Rp 350.000

Megapolitan
Usai Cabuli Anak Penyandang Autisme, Pelaku Ancam Korban dan Beri Uang Rp 15.000

Usai Cabuli Anak Penyandang Autisme, Pelaku Ancam Korban dan Beri Uang Rp 15.000

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.