Salin Artikel

8 Klaster Covid-19 di Rutan Jakarta, Terbanyak 62 Kasus Aktif di Rutan Polsek Penjaringan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merilis data kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com dari data pemantauan klaster penularan Covid-19 di situs web corona.jakarta.go.id, rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) menjadi salah satu klaster penularan Covid-19.

Berdasarkan data kasus aktif Covid-19 periode 7-16 November 2020, klaster dengan kasus aktif terbanyak Covid-19 di Jakarta berada di Rutan Kepolisian Sektor Penjaringan, yakni 62 kasus aktif.

Kompas.com merangkum delapan klaster penularan Covid-19 dengan kasus aktif di rutan dan lapas. Berikut rinciannya:

1. Rumah tahanan Polsek Penjaringan: 62 kasus

2. Rumah tahanan Polsek Tambora: 50 kasus

3. Rumah tahanan Polres Jakarta Utara: 13 kasus

4. Lapas Ciganjur: 11 kasus

5. Rumah tahanan Polsek Ciracas: 10 kasus

6. Lapas Kelas II A Narkotika Jakarta: 4 kasus

7. Rumah tahanan Polres Jakarta Pusat: 2 kasus

8. Rumah tahanan Polsek Tanjung Duren: 2 kasus

Pemprov DKI Jakarta saat ini masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Berdasarkan update pada Rabu (18/11/2020), terdapat penambahan 1.147 kasus baru.

Penambahan jumlah kasus baru tersebut terdiri dari 277 rapelan satu laboratorium swasta dan dua lab rumah sakit vertikal yang baru dilaporkan 14 hari terakhir, ditambah dengan 870 hasil tes PCR yang dilakukan 24 jam terakhir.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, jumlah hasil tes PCR kemarin sebanyak 9.527 spesimen.

"Sebanyak 7.717 orang dites PCR ini untuk mengdiagnosis kasus baru dengan hasil 870 positif dan 6.847 negatif," kata Dwi dalam keterangan tertulis.

Dwi menjelaskan, dengan penambahan kasus baru tersebut, total kasus Covid-19 secara keseluruhan menjadi 121.818 kasus.

Dari jumlah keseluruhan tersebut, terdapat 111.948 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Kemudian, jumlah meninggal dunia akibat Covid-19 di DKI Jakarta sebanyak 2.470 pasien, 7.400 pasien lainnya masih dalam perawatan atau isolasi.

"Tingkat kesembuhan 91,9 persen dan tingkat kematian 2 persen," tutur dia.

Sementara itu, positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta meningkat menjadi 10,4 persen.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/11/19/17423421/8-klaster-covid-19-di-rutan-jakarta-terbanyak-62-kasus-aktif-di-rutan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut dan Sentil Dirut

Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut dan Sentil Dirut

Megapolitan
Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Megapolitan
Sumur Resapan di Cilandak Disebut Bikin Jalan Tidak Lagi Rata seperti Dulu

Sumur Resapan di Cilandak Disebut Bikin Jalan Tidak Lagi Rata seperti Dulu

Megapolitan
Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Sopir: Kalau Kami Salah, Silakan Ditindak, tapi Perlu Bukti

Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Sopir: Kalau Kami Salah, Silakan Ditindak, tapi Perlu Bukti

Megapolitan
Polisi Sebut Pembeli 3 Sertifikat Tanah Keluarga Nirina Zubir Bukan Komplotan Mafia

Polisi Sebut Pembeli 3 Sertifikat Tanah Keluarga Nirina Zubir Bukan Komplotan Mafia

Megapolitan
Tukang Servis AC Korban Mafia Tanah di Jakbar Surati Kapolda Metro Jaya

Tukang Servis AC Korban Mafia Tanah di Jakbar Surati Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Rekomendasi Komisi B DPRD DKI, Harus Ada Reorganisasi Manajemen Transjakarta

Rekomendasi Komisi B DPRD DKI, Harus Ada Reorganisasi Manajemen Transjakarta

Megapolitan
Pemkot Bekasi Gelar Gebyar Vaksinasi Covid-19 Lansia dan Penderita Komorbid pada 11-12 Desember

Pemkot Bekasi Gelar Gebyar Vaksinasi Covid-19 Lansia dan Penderita Komorbid pada 11-12 Desember

Megapolitan
359 ASN di Pemkot Tangerang Ikut Tes Urine, Ini Hasilnya

359 ASN di Pemkot Tangerang Ikut Tes Urine, Ini Hasilnya

Megapolitan
Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tak Kunjung Turun di Pasar Anyar

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tak Kunjung Turun di Pasar Anyar

Megapolitan
Antisipasi Keributan, 1.913 Atribut Ormas di Jaksel Dicopot

Antisipasi Keributan, 1.913 Atribut Ormas di Jaksel Dicopot

Megapolitan
Pembuat Hoaks Babi Ngepet di Depok Divonis 4 Tahun Penjara, Hakim: Perbuatannya Meresahkan

Pembuat Hoaks Babi Ngepet di Depok Divonis 4 Tahun Penjara, Hakim: Perbuatannya Meresahkan

Megapolitan
Polisi Akan Tetapkan Status Ipda OS pada Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Akan Tetapkan Status Ipda OS pada Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Anggota DPRD Sebut Direksi Transjakarta Nonton Tari Perut Saat Ketemu Operator, Dirut Langsung Interupsi

Anggota DPRD Sebut Direksi Transjakarta Nonton Tari Perut Saat Ketemu Operator, Dirut Langsung Interupsi

Megapolitan
“Bongkar Pasang” Dirut Transjakarta Beberapa Tahun Terakhir, Ada yang Terjerat Kasus Pemerasan

“Bongkar Pasang” Dirut Transjakarta Beberapa Tahun Terakhir, Ada yang Terjerat Kasus Pemerasan

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.