Salin Artikel

Siapkan Diri untuk Debat Kandidat, Tiga Paslon di Pilkada Tangsel Perbanyak Diskusi hingga Gelar Simulasi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah menetapkan waktu pelaksanaan debat kandidat pasangan calon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Debat kandidat Pilkada Tangsel akan digelar dua kali. Putaran pertama akan berlangsung pada Minggu (22/11/2020) dan disiarkan langsung dari studio KompasTV.

Sementara debat putaran kedua yang digelar Kamis (3/12/2020) akan disiarkan di MetroTV.

Debat tersebut akan digelar secara terbatas tanpa dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hanya pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel dan perwakilan pendukung yang diperkenankan datang ke lokasi debat.

Seiring dengan itu, tiga pasangan calon yang berkontestasi pada perhelatan Pilkada Tangsel pun mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi tahapan debat tersebut.

Persiapan dilakukan para calon wali kota dan wakil wali kota agar bisa tampil maksimal dalam tahapan debat yang menjadi wadah penyampaian visi dan misinya kepada masyarakat Tangsel.

Perbanyak diskusi

Pasangan calon nomor urut tiga, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan mengaku sudah menyiapkan waktu khusus untuk berdiskusi mengenai materi debat kandidat.

Benyamin mengatakan, pihaknya mulai melengkapi bahan paparan yang akan disampaikan dalam debat kandidat bersama tim pemenangan.

"Bahan paparan untuk debat nanti itu kan diambilnya dari visi misi kami. Nah ini sedang dilengkapi sama teman-teman," ujar Benyamin saat dikonfirmasi, Kamis (19/11/2020).

Hal serupa juga dilakukan oleh pasangan calon nomor urut satu, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara)

Sara mengaku telah menyiapkan waktu khusus dengan Muhamad untuk berdiskusi satu sama lain menjelang debat kandidat.

"Pasti ada persiapan dan ada diskusi, itu harus," kata Sara.

Di sisi lain, Muhamad mengatakan, sudah mempersiapkan bahan paparan tentang kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan penanganan Covid-19.

"Kami akan fokus terhadap bagaimana menangani Covid-19 agar cepat tertangani dengan baik," kata Muhamad.

Selain itu, pihaknya juga mempersiapkan materi yang berkaitan dengan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

"Terkait kesejahteraan, kami sudah siapkan program-program menyangkut peningkatan ekonomi," kata dia.

Latih public speaking hingga simulasi debat

Selain memperbanyak diskusi, pasangan Muhamad-Sara juga mempersiapkan diri dengan melatih kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking.

Kemampuan berbicara perlu dipersiapkan karena debat kandidat menjadi ajang untuk menyampaikan program dan visi misi pasangan calon.

Namun, penyampaian harus dilakukan secara cepat karena adanya batasan waktu yang ditentukan.

"Harus dilatih tentunya penyampaian materi-materi dalam waktu terbatas. Penekanan narasi," ungkap Sara.

Dengan demikian, pasangan yang diusulkan oleh oleh PDI Perjuangan, Gerindra, PSI, PAN dan Hanura itu bisa tampil maksimal dalam debat Pilkada Tangsel 2020.

Persiapan yang tidak jauh berbeda dilakukan oleh Benyamin-Pilar Saga menjelang debat kandidat putaran pertama.

Pasangan petahana Wakil Wali Kota Tangsel dan keponakan dari mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini berencana menggelar simulasi debat bersama tim pemenangannya.

Benyamin mengatakan, simulasi debat bersama Pilar Saga berserta tim pemenangan perlu dilakukan sebagai pematangan persiapan.

"Jadi akan melakukan semacam simulasi, saya dan pilar nanti debat, kaya gitu aja. Belum tau hari apanya tapi yang pasti ada simulasi debat," kata Benyamin.

Persiapkan mental

Pasangan calon nomor urut dua, Siti Nur Azizah-Ruhamaben juga mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti debat kandidat Pilkada Tangsel 2020.

Azizah mengungkapkan salah satu yang dilakukan dia bersama Ruhamaben adalah mempersiapkan mental agar tidak grogi selama acara debat.

"Pertama pasti mental kami, kami siapkan. Karena tekanannya pasti sangat luar biasa pada saat debat ya," ujar Azizah kepada wartawan, Rabu (18/11/2020).

Menurut Azizah, persiapan mental perlu dilakukan karena dia mengaku kerap grogi ketika berbicara di atas panggung.

"(Saya) Sering nervous. Kayak tadi ketemu ketua umum (Partai Demokrat), enggak keluar apa yang dipikiran saya," ungkapnya.

Kumpulkan bahan hasil blusukan

Selain itu, Azizah mengaku akan mempersiapkan dan mengumpulkan bahan-bahan materi yang didapatkan selama blusukan ke perkampungan di wilayah Tangsel.

Nantinya, bahan tersebut akan digunakan untuk memperkuat substansi ketika mengikuti debat kandidat Pilkada Tangsel 2020.

"Jadi dari hasil kami ngampung akan menjadi bahan bagi kami untuk memperkuat substansi debat kami," kata Azizah.

Azizah pun menegaskan dia dan pasangannya sebagai pasangan calon yang diusung Demokrat, PKS dan PKB, akan tampil maksimal dalam debat kandidat.

"Kami diminta untuk bersungguh-sungguh memenangkan kontestasi Pilkada di 2020," pungkasnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/11/20/09172251/siapkan-diri-untuk-debat-kandidat-tiga-paslon-di-pilkada-tangsel

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdakwa Rionald Soerjanto Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Penipuan di PT ARI

Terdakwa Rionald Soerjanto Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Penipuan di PT ARI

Megapolitan
1.200 Orang Ikuti Street Race Polda Metro Jaya 2023 di Kemayoran

1.200 Orang Ikuti Street Race Polda Metro Jaya 2023 di Kemayoran

Megapolitan
Diguyur Hujan, Kapolda Metro Balapan Motor dengan Heru Budi di Street Race Kemayoran

Diguyur Hujan, Kapolda Metro Balapan Motor dengan Heru Budi di Street Race Kemayoran

Megapolitan
Alasan Polisi Hentikan Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Pensiunan Polri

Alasan Polisi Hentikan Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Pensiunan Polri

Megapolitan
Kala Bripka HK dan Istrinya Saling Lapor Terkait KDRT dan Perselingkuhan...

Kala Bripka HK dan Istrinya Saling Lapor Terkait KDRT dan Perselingkuhan...

Megapolitan
Hilang 2 Pekan, Jasad Anak Panti Asuhan yang Tenggelam di Kali Ciliwung Akhirnya Ditemukan

Hilang 2 Pekan, Jasad Anak Panti Asuhan yang Tenggelam di Kali Ciliwung Akhirnya Ditemukan

Megapolitan
Adakah yang Diuntungkan dari Kebijakan Jalan Berbayar di Jakarta?

Adakah yang Diuntungkan dari Kebijakan Jalan Berbayar di Jakarta?

Megapolitan
Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi, Dijadikan Tersangka hingga Disebut Lalai

Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi, Dijadikan Tersangka hingga Disebut Lalai

Megapolitan
Tak Terima Bakal Dipecat Usai Jadi Tersangka, Bripka HK Laporkan Balik Istrinya Terkait Perzinaan

Tak Terima Bakal Dipecat Usai Jadi Tersangka, Bripka HK Laporkan Balik Istrinya Terkait Perzinaan

Megapolitan
Kegetiran Orangtua Mendapati Anaknya Jadi Tersangka Usai Jadi Korban Tabrak Lari

Kegetiran Orangtua Mendapati Anaknya Jadi Tersangka Usai Jadi Korban Tabrak Lari

Megapolitan
Krisis Air Bersih di Kampung Apung Muara Baru, Warga: Bisa 3 Hari Enggak Mandi

Krisis Air Bersih di Kampung Apung Muara Baru, Warga: Bisa 3 Hari Enggak Mandi

Megapolitan
Keluarga Hasya: Pensiunan Polri Tak Menolong Saat Korban Sekarat

Keluarga Hasya: Pensiunan Polri Tak Menolong Saat Korban Sekarat

Megapolitan
Pakar Hukum: Kalau Polisi Mau Hentikan Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri, Jangan Korban Mati Jadi Alasan

Pakar Hukum: Kalau Polisi Mau Hentikan Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri, Jangan Korban Mati Jadi Alasan

Megapolitan
Sebelum Hasya Dijadikan Tersangka, Polisi Sempat Paksa Keluarga untuk Berdamai

Sebelum Hasya Dijadikan Tersangka, Polisi Sempat Paksa Keluarga untuk Berdamai

Megapolitan
Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri Jadi Tersangka, Pakar Hukum: Kontradiktif dan Tidak Tepat!

Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri Jadi Tersangka, Pakar Hukum: Kontradiktif dan Tidak Tepat!

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.