Salin Artikel

Langgar Protokol Kesehatan, Kerumunan Pengunjung di 5 Tempat Hiburan Kemang Dibubarkan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelanggaran protokol kesehatan masih terjadi di sejumlah tempat hiburan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, di tengah masa pandemi Covid-19.

Pelanggaran protokol kesehatan yang ditemukan, seperti adanya kerumunan dan tak menggunakan masker.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Wadi Sabani mengatakan, ada lima tempat hiburan yang melanggar protokol kesehatan.

Kelimanya adalah Holywings Kemang, Dronk Cafe Kemang, Hotel Liberta, Beer Brother, dan Hotel Monopoli.

Temuan tersebut berdasarkan operasi pendisiplinan sosial protokol kesehatan yang dilakukan Polres Metro Jakarta Selatan bersama TNI dan Satpol PP pada Selasa (24/11/2020) malam.

"Ditemukan pengunjung ramai, menempati kursi yang sudah diberi tanda X, serta tidak mematuhi protokol kesehatan," ujar Wadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/11/2020).

Anggota kepolisian kemudian membubarkan kerumunan tersebut dan mengimbau para pengunjung kembali menggunakan maskernya.

Polisi juga memberikan peringatan kepada masing-masing pengelola hiburan malam.

"Memperingatkan kepada pengelola tempat untuk benar-benar melaksanakan protokol kesehatan, selain cuci tangan dan cek suhu kepada pengunjung, juga jarak antarpengunjung agar betul-betul dilaksanakan," tambah Wadi.

Adapun operasi pendisiplinan protokol kesehatan juga dilakukan bersama anggota TNI dan Satpol PP.

Selain di Kemang, polisi juga melakukan patroli ke tempat-tempat hiburan di Senopati, Gunawarman, SCBD, dan Gatot Subroto.

Adapun tempat-tempat di Kemang yang didatangi polisi terkait protokol kesehatan, yaitu Holyywing, Exdronk, Vinnplus, New China, Hotel Monopoli, Hotel Liberta, Dragon Flames, Koloni, dan Brexit.

Sementara itu, di wilayah Senopati, yakni Gunawarman, SCBD, sedangkan di Gatot Subroto, yaitu Brotherhood, AA Bar, Kilo Kitchen, Hollywing, Ms Jackson, Paw Paw, Nara, Zodiak, Beer Garden, dan Bola Pica.

"5 lokasi ini (Holywings Kemang, Dronk Cafe Kemang, Hotel Liberta, Beer Brother, dan Hotel Monopoli) yang kami lakukan penertiban prokes (protokol kesehatan). Yang lainnya sudah tutup," tambah Wadi.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/11/26/15284941/langgar-protokol-kesehatan-kerumunan-pengunjung-di-5-tempat-hiburan

Terkini Lainnya

2 Pria Dikepung Warga karena Diduga Transaksi Narkoba, Ternyata Salah Paham

2 Pria Dikepung Warga karena Diduga Transaksi Narkoba, Ternyata Salah Paham

Megapolitan
Hasil Tes Urine Negatif, Anggota Polres Jaktim Dibebaskan Usai Ditangkap dalam Pesta Narkoba

Hasil Tes Urine Negatif, Anggota Polres Jaktim Dibebaskan Usai Ditangkap dalam Pesta Narkoba

Megapolitan
Terungkap, Wanita Hamil Bersimbah Darah di Kelapa Gading Tewas akibat Menggugurkan Janinnya Sendiri

Terungkap, Wanita Hamil Bersimbah Darah di Kelapa Gading Tewas akibat Menggugurkan Janinnya Sendiri

Megapolitan
Ketakutan Pengemudi 'Online' Antar-Jemput Penumpang di Terminal Kampung Rambutan

Ketakutan Pengemudi "Online" Antar-Jemput Penumpang di Terminal Kampung Rambutan

Megapolitan
Akibat Pipa Bocor, Warga BSD Alami Gangguan Air Mati sejak Senin Dini Hari

Akibat Pipa Bocor, Warga BSD Alami Gangguan Air Mati sejak Senin Dini Hari

Megapolitan
KPU Buka Pendaftaran PPK Buat Pilkada DKI 2024, Ini Tahapan dan Syaratnya

KPU Buka Pendaftaran PPK Buat Pilkada DKI 2024, Ini Tahapan dan Syaratnya

Megapolitan
Serangan Mendadak ODGJ pada Pemilik Warung di Koja, Korban Kaget Tiba-tiba Didatangi Orang Bergolok

Serangan Mendadak ODGJ pada Pemilik Warung di Koja, Korban Kaget Tiba-tiba Didatangi Orang Bergolok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Ditemukan Tewas di Apartemen Tebet Diduga karena Sakit

Polisi: Pria yang Ditemukan Tewas di Apartemen Tebet Diduga karena Sakit

Megapolitan
Tanda Tanya Tewasnya Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading...

Tanda Tanya Tewasnya Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading...

Megapolitan
Waswas Penonaktifan NIK Warga Jakarta, Jangan Sampai Bikin Kekisruhan

Waswas Penonaktifan NIK Warga Jakarta, Jangan Sampai Bikin Kekisruhan

Megapolitan
Mau Jadi Cawalkot Depok, Sekda Supian Suri Singgung Posisinya yang Tak Bisa Buat Kebijakan

Mau Jadi Cawalkot Depok, Sekda Supian Suri Singgung Posisinya yang Tak Bisa Buat Kebijakan

Megapolitan
Menguak Penyebab Kebakaran Toko 'Saudara Frame' yang Memerangkap Tujuh Penghuninya hingga Tewas

Menguak Penyebab Kebakaran Toko "Saudara Frame" yang Memerangkap Tujuh Penghuninya hingga Tewas

Megapolitan
Kasus Bocah yang Setir Mobil Pameran hingga Tabrak Tembok Mal di Kelapa Gading Berujung Damai

Kasus Bocah yang Setir Mobil Pameran hingga Tabrak Tembok Mal di Kelapa Gading Berujung Damai

Megapolitan
Tak Beda Jauh Nasib Jakarta Setelah Jadi DKJ, Diprediksi Masih Jadi Magnet Para Perantau dan Tetap Macet

Tak Beda Jauh Nasib Jakarta Setelah Jadi DKJ, Diprediksi Masih Jadi Magnet Para Perantau dan Tetap Macet

Megapolitan
Terpeleset Saat Mandi di Sungai Citarum, Jasad Nelayan Muaragembong Ditemukan Mengapung di Kepulauan Seribu

Terpeleset Saat Mandi di Sungai Citarum, Jasad Nelayan Muaragembong Ditemukan Mengapung di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke