Salin Artikel

Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Srengseng Sawah Mulai Digunakan

Saat ini, lahan baru di Srengseng Sawah dalam tahap uji coba.

“Betul. Mulai Sabtu Minggu kemarin sudah digunakan. Lagi uji coba dulu. Hari Sabtu sudah datang lima jenazah dan Minggu lima jenazah,” kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Jakarta Selatan, Winarto saat dihubungi, Senin (1/2/2021) siang.

Tahap uji coba dilakukan untuk mengetahui dampak yang muncul atas penggunaan pemakaman di Srengseng Sawah. Hasil uji coba akan digunakan bahan evaluasi ke depan.

“Ini kan lokasi baru, kami mau coba apa jalannya membuat macet ngga. Kalau langsung banyak, lokasi parkir perlu dipertimbangkan. Kadang kan keluarga suka ikut jadi bisa ramai dan parkirnya bisa bikin susah,” kata Winarto.

Winarto mengatakan, jalan di sekitar lahan baru Srengseng Sawah diketahui cukup sempit. Kondisi tersebut bisa menimbulkan kemacetan.

“Lahan Srengseng Sawah ini dari Dinas Pertamanan baru kirim lima jenazah per hari. Nanti kita evaluasi lagi lihat perkembangan di lapangan. Jangan sampai nanti ini mengganggu masyarakat,” tambah Winarto.

TPU Srengseng Sawah sebelumnya sudah tak bisa menerima jenazah untuk dimakamkan dengan protokol Covid-19 sejak Sabtu (23/1/2021).

Sebanyak 564 petak makam sudah terisi.

Lahan baru di dekat TPU Srengseng Sawah merupakan salah satu lahan baru yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19.

Lahan lain juga disiapkan di TPU Tegal Alur di Jalan Sahabat, Jakarta Barat; TPU Bambu Wulung, Jakarta Timur; dan TPU Rorotan, Jakarta Utara.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/02/01/15203621/lahan-baru-pemakaman-jenazah-pasien-covid-19-di-srengseng-sawah-mulai

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digelar Online dan Offline, Ini Jadwal Misa di Gereja Katedral pada Hari Kenaikan Isa Almasih

Digelar Online dan Offline, Ini Jadwal Misa di Gereja Katedral pada Hari Kenaikan Isa Almasih

Megapolitan
Ketika Beli Minyak Goreng Harus Sertakan Data Diri...

Ketika Beli Minyak Goreng Harus Sertakan Data Diri...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Komisaris Ancol Undang Giring Tonton Formula E | Pengendara Motor yang Ditusuk di Cikarang Seorang Preman

[POPULER JABODETABEK] Komisaris Ancol Undang Giring Tonton Formula E | Pengendara Motor yang Ditusuk di Cikarang Seorang Preman

Megapolitan
Panitia: Sesi Foto Pebalap Formula E di Monas Tidak untuk Umum

Panitia: Sesi Foto Pebalap Formula E di Monas Tidak untuk Umum

Megapolitan
Tabrakan Beruntun di MT Haryono, 2 Tewas, 4 Orang Dirawat di RS

Tabrakan Beruntun di MT Haryono, 2 Tewas, 4 Orang Dirawat di RS

Megapolitan
Ganjil Genap di 25 Ruas Jalan di Jakarta Berlaku Mulai 6 Juni

Ganjil Genap di 25 Ruas Jalan di Jakarta Berlaku Mulai 6 Juni

Megapolitan
Cara Mengganti e-KTP Yang Rusak

Cara Mengganti e-KTP Yang Rusak

Megapolitan
Tahap dan Jadwal Pendaftaran PPDB PAUD, SLB dan PKBM DKI Jakarta 2022

Tahap dan Jadwal Pendaftaran PPDB PAUD, SLB dan PKBM DKI Jakarta 2022

Megapolitan
Cara ke Asemka Naik Kereta KRL Commuter Line dan Transjakarta

Cara ke Asemka Naik Kereta KRL Commuter Line dan Transjakarta

Megapolitan
Cara Beli Minyak Goreng Rp 14.000

Cara Beli Minyak Goreng Rp 14.000

Megapolitan
Pemkot Depok Akan Rehab Jembatan dan Perbaiki Jalan Rusak di GDC

Pemkot Depok Akan Rehab Jembatan dan Perbaiki Jalan Rusak di GDC

Megapolitan
Pengemudi Mobil Pajero Tabrak Taksi dan 7 Motor di MT Haryono, 2 Orang Tewas

Pengemudi Mobil Pajero Tabrak Taksi dan 7 Motor di MT Haryono, 2 Orang Tewas

Megapolitan
Tersangka Kasus Korupsi Tetap Jadi Pegawai Pemkot Tangerang, Ini Alasannya...

Tersangka Kasus Korupsi Tetap Jadi Pegawai Pemkot Tangerang, Ini Alasannya...

Megapolitan
Polisi Masih Kesulitan Ungkap Identitas Mayat yang Ditemukan di Seberang Istana Bogor

Polisi Masih Kesulitan Ungkap Identitas Mayat yang Ditemukan di Seberang Istana Bogor

Megapolitan
Akta Kelahiran Diduga Palsu Beredar di Jaksel, Dukcapil: Bukan Produk Kami

Akta Kelahiran Diduga Palsu Beredar di Jaksel, Dukcapil: Bukan Produk Kami

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.