Salin Artikel

Tiang Proyek Monorel di Kuningan Jaksel Dicuri, Pelaku Beraksi Pakai Gergaji

Video tersebut diunggah oleh salah satu pemilik akun Instagram pada Sabtu (17/7/2021) malam.

Salah seorang saksi, Sugito, menyatakan bahwa aksi pencurian tiang besi tersebut terjadi pada Sabtu pukul 09.54 WIB.

"Kejadian jam 9.54 WIB atau memasuki jam-jam 10.00 WIB," ungkapnya dalam rekaman suara yang diterima, Minggu (18/7/2021).

Sugito mengungkapkan kronologi pencurian itu.

Mulanya, sekitar pukul 09.50 WIB, Sugito menyeberang di Jalan HR Rasuna Said, tepatnya di dekat Halte GOR Sumantri.

Saat menyeberang itulah Sugito melihat beberapa orang tengah memotong tiang besi monorel.

"Tadi pagi (Sabtu kemarin), saya nyeberang lewat. Saya lihat ada orang melakukan pergerakan seperti itu, motong besi, jadi saya berhenti, lantas memvideokan kegiatan orang tersebut," kata dia.

Menurut Sugito, pencuri berjumlah 2-3 orang.

Para pelaku melancarkan aksinya menggunakan sebuah gergaji besi.

Namun, Sugito tidak mengetahui jumlah besi yang dibawa oleh para pelaku.

"Yang saya lihat di TKP (tempat kejadian perkara) itu sekitar 2-3 orang. Kalau enggak salah pake gergaji besi," ujar dia.

"Kalau itu (jumlah besi yang dicuri) enggak tahu, keburu langsung pergi," sambungnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Rinaldo Aser menyatakan, pihaknya bakal menggelar konferensi pers terkait pencurian tiang besi tersebut pada Senin (19/7/2021).

"Besok kami release," ujar Rinaldo secara singkat kepada Kompas.com, Minggu.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/07/18/11260191/tiang-proyek-monorel-di-kuningan-jaksel-dicuri-pelaku-beraksi-pakai

Terkini Lainnya

Ancol Padat, Pengunjung Disarankan Pakai Transportasi Umum

Ancol Padat, Pengunjung Disarankan Pakai Transportasi Umum

Megapolitan
Saking Panjang Antrean, Seharian Cuma Bisa Main 4 Wahana di Dufan

Saking Panjang Antrean, Seharian Cuma Bisa Main 4 Wahana di Dufan

Megapolitan
Dufan Jadi Spot Primadona, Pengunjungnya Capai 10.000 Orang

Dufan Jadi Spot Primadona, Pengunjungnya Capai 10.000 Orang

Megapolitan
Ramai-ramai Piknik ke Ancol, Carter Angkot dari Jatinegara

Ramai-ramai Piknik ke Ancol, Carter Angkot dari Jatinegara

Megapolitan
Pilih Balik Saat H+3 Lebaran, Warga: Senin Masuk Kerja supaya Ada Waktu Istirahat

Pilih Balik Saat H+3 Lebaran, Warga: Senin Masuk Kerja supaya Ada Waktu Istirahat

Megapolitan
Libur Lebaran H+3, 60.700 Pengunjung Padati Ancol Siang Ini

Libur Lebaran H+3, 60.700 Pengunjung Padati Ancol Siang Ini

Megapolitan
KRL Commuter Line Anjlok di Depan WTC Mangga Dua, Penyebab Belum Diketahui

KRL Commuter Line Anjlok di Depan WTC Mangga Dua, Penyebab Belum Diketahui

Megapolitan
Antisipasi Arus Balik, Terminal Kampung Rambutan Siapkan Angkutan Malam

Antisipasi Arus Balik, Terminal Kampung Rambutan Siapkan Angkutan Malam

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, 3.966 Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan pada Jumat

Arus Balik Lebaran, 3.966 Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan pada Jumat

Megapolitan
Puncak Arus Balik Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 14 April 2024

Puncak Arus Balik Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 14 April 2024

Megapolitan
RS Polri Berikan Pendampingan Psikologi terhadap Keluarga Korban Kecelakaan Gran Max di Tol Cikampek

RS Polri Berikan Pendampingan Psikologi terhadap Keluarga Korban Kecelakaan Gran Max di Tol Cikampek

Megapolitan
Rute Mikrotrans JAK89 Tanjung Priok-Taman Kota Intan

Rute Mikrotrans JAK89 Tanjung Priok-Taman Kota Intan

Megapolitan
Kronologi Pria yang Diduga Tewas Terkunci dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim di Jakpus

Kronologi Pria yang Diduga Tewas Terkunci dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim di Jakpus

Megapolitan
Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Tanah Air pada 3-6 September, Indonesia Jadi Negara Pertama

Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Tanah Air pada 3-6 September, Indonesia Jadi Negara Pertama

Megapolitan
Pria Ditemukan Tewas dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim di Jakpus, Diduga Terkunci

Pria Ditemukan Tewas dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim di Jakpus, Diduga Terkunci

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke