Salin Artikel

Golongan Masyarakat yang Bisa Dapatkan Vaksin Moderna di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 Moderna untuk masyarakat umum di Jakarta.

Vaksin ini sebelumnya disuntikkan sebagai booster, atau vaksin dosis ketiga, bagi tenaga kesehatan.

Namun, untuk masyarakat umum, vaksin ini diberikan sebagai dosis pertama dan kedua, bukan untuk booster atau vaksin dosis ketiga.

Karena jumlah dosis yang terbatas, yaitu hanya sebanyak 200.060 dosis saja, maka Pemprov DKI mengeluarkan aturan khusus mengenai siapa-siapa saja yang bisa menerima vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan Moderna di Amerika Serikat ini.

Berikut rinciannya:

Di antara masyarakat yang bisa mendapatkan vaksin Moderna adalah pengidap autoimun.

Pemprov DKI Jakarta berencana untuk melakukan vaksinasi terhadap pengidap autoimun di Jakarta pada Jumat (20/8/2021) besok. Lokasi vaksinasi ada di Balai Kota DKI.


Menurut Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristy Wathiny, sudah ada 100 orang yang mendaftar untuk divaksinasi.

"Besok launching (vaksinasi Covid-19 untuk pengidap) autoimun di Balai Kota (DKI Jakarta) sudah terdaftar sekitar 100 orang untuk divaksin," kata Kristy saat dihubungi, Kamis (19/8/2021).

Adapun persyaratan vaksinasi pengidap autoimun dengan vaksin Moderna sebagai berikut:

  • Hanya untuk warga KTP DKI Jakarta atau berdomisili di DKI Jakarta;
  • Pemeriksaan ke dokter dan mendapatkan surat persetujuan vaksinasi Moderna;
  • Mengisi formulir pendaftaran di bit.ly/daftarvaksinautoimun;
  • Menunggu konfirmasi lokasi dan jam melalui pesan WhatsApp atau surat elektronik.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/08/19/16075121/golongan-masyarakat-yang-bisa-dapatkan-vaksin-moderna-di-jakarta

Terkini Lainnya

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Megapolitan
4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

Megapolitan
Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Megapolitan
Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran 'Saudara Frame' Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran "Saudara Frame" Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Megapolitan
Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Megapolitan
Uang Korban Dipakai 'Trading', Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Uang Korban Dipakai "Trading", Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Megapolitan
Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Megapolitan
Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai 'Saudara Frame' Berhasil Diidentifikasi

Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai "Saudara Frame" Berhasil Diidentifikasi

Megapolitan
Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Megapolitan
Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Megapolitan
Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Megapolitan
Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Megapolitan
Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Megapolitan
Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke