Salin Artikel

PPKM Level 3, PHRI Jakarta Harapkan Sejumlah Kelonggaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jakarta menyambut baik penurunan ke level 3 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jakarta.

Ketua PHRI Jakarta Sutrisno Iwantono mengatakan, perubahan status PPKM diharapkan menjadi titik kebangkitan pelaku usaha di Jakarta.

"Saya rasa ini perkembangan yang baik, semoga angka penularan tidak naik lagi. Mudah-mudahan ini awal yang baik untuk membangkitkan kembali usaha yang sudah porak-poranda sebelumnya," ungkap Sutrisno saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/8/2021).

Dalam status PPKM level 3 ini, Sutrisno berharap akan ada sejumlah kelonggaran kebijakan, salah satunya berkait kapasitas pengunjung restoran yang sebelumnya hanya boleh makan di tempat maksimal 25 persen kapasitas.

"Kita harap ada kenaikan (kapasitas) dari kondisi saat ini, ditambah 15 sampai 30 persen, " kata Sutrisno.

Selain itu, ia juga meminta adanya fasilitas check in melalui QR barcode yang lebih luas di seluruh hotel dan restoran.

Menyoal industri perhotelan di Jakarta, Sutrisno berharap akan ada kebijakan baru berkait vaksinasi.

Jika sebelumnya pemerintah berencana menjadikan kartu vaksin sebagai syarat tamu hotel, maka Sutrisno berharap akan dibuatkan sentra vaksinasi untuk tamu hotel.

"Kita ingin juga ada sentra vaksinasi bagi tamu hotel yang belum tervaksin, misalnya tamu dari daerah," kata dia.

Hal ini dirasa penting, karena menurut Sutrisno, tamu hotel di Jakarta sebagian besar datang dari luar Jakarta.

"Sedangkan tingkat vaksinasi di daerah masih sangat rendah. Tamu hotel kebanyakan pengunjung dari luar Jakarta," lanjut dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), terhitung 24-30 Agustus 2021.

Dalam keputusan perpanjangan PPKM tersebut, DKI Jakarta dan wilayah aglomerasi Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) status PPKM-nya diturunkan dari level 4 ke level 3.

"Wilayah Aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, dan beberapa wilayah Kota Kabupaten lainnya sudah bisa berada di level 3 pada 24 Agustus 2021," kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Senin malam.

Jokowi mengatakan, beberapa daerah di Pulau Jawa dan Bali dan sejumlah daerah lainnya juga dapat diturunkan levelnya, tergantung dari perkembangan kondisi kasus di daerah masing-masing.

"Pemerintah memutuskan mulai tanggal 24 Agustus hingga 30 Agustus 2021 beberapa daerah bisa diturunkan levelnya dari level 4 ke level 3," ujar dia.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/08/23/22392361/ppkm-level-3-phri-jakarta-harapkan-sejumlah-kelonggaran

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PTM 100 Persen Masuk Minggu ke-3, Disdik Kota Tangerang Klaim Masih Aman

PTM 100 Persen Masuk Minggu ke-3, Disdik Kota Tangerang Klaim Masih Aman

Megapolitan
Diajak Nongkrong, Siswi SMP di Bogor Dicabuli 3 Pemuda secara Bergiliran

Diajak Nongkrong, Siswi SMP di Bogor Dicabuli 3 Pemuda secara Bergiliran

Megapolitan
Kasus Rentenir Tewas Dibacok, Bermula Pelaku Belum Bisa Bayar Utang Rp 350.000 dan Korban Emosi

Kasus Rentenir Tewas Dibacok, Bermula Pelaku Belum Bisa Bayar Utang Rp 350.000 dan Korban Emosi

Megapolitan
Kesal Ucapannya Dipotong Jaksa, Munarman: Saya Ini Terancam Hukuman Mati

Kesal Ucapannya Dipotong Jaksa, Munarman: Saya Ini Terancam Hukuman Mati

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Penjual Narkotika ke Fico Fachriza

Polisi Kantongi Identitas Penjual Narkotika ke Fico Fachriza

Megapolitan
Panti Pijat yang Fasilitasi Prostitusi di Depok Bakal Ditutup

Panti Pijat yang Fasilitasi Prostitusi di Depok Bakal Ditutup

Megapolitan
Monyet Masuk ke Perumahan Mewah di Ancol, Seorang ART Dicakar hingga Berdarah

Monyet Masuk ke Perumahan Mewah di Ancol, Seorang ART Dicakar hingga Berdarah

Megapolitan
Sempat Tutup karena Kasus Covid-19, 3 Sekolah Ini Kembali Gelar PTM 100 Persen

Sempat Tutup karena Kasus Covid-19, 3 Sekolah Ini Kembali Gelar PTM 100 Persen

Megapolitan
Munarman Pertanyakan Maklumat FPI yang Buat Dirinya Dituduh Teroris dan Dipenjara

Munarman Pertanyakan Maklumat FPI yang Buat Dirinya Dituduh Teroris dan Dipenjara

Megapolitan
Jalan di Bawah Stasiun MRT Blok A Berlubang, Warga Sebut Sering Terjadi Kecelakaan

Jalan di Bawah Stasiun MRT Blok A Berlubang, Warga Sebut Sering Terjadi Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah Jadi 2.535 orang

UPDATE 17 Januari: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah Jadi 2.535 orang

Megapolitan
Baru Bebas dari Penjara, Dua Kurir 25 Kilogram Sabu Ditangkap Lagi di Legok Tangerang

Baru Bebas dari Penjara, Dua Kurir 25 Kilogram Sabu Ditangkap Lagi di Legok Tangerang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Sebut Keluarga Ingin Fico Fachriza Direhabilitasi atas Penyalahgunaan Narkoba

Polda Metro Jaya Sebut Keluarga Ingin Fico Fachriza Direhabilitasi atas Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Disebut Tertular dari Klaster Keluarga

Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Disebut Tertular dari Klaster Keluarga

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.