Salin Artikel

Bantuan Biaya Pendidikan hingga Renovasi Rumah Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Bogor

BOGOR, KOMPAS.com - Kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat, sempat mengalami peningkatan beberapa waktu lalu.

Meledaknya kasus kematian menyisakan permasalahan baru yang cukup kompleks.

Kini, banyak anak-anak yang harus menyandang status sebagai yatim, piatu, bahkan yatim piatu karena orangtua mereka telah meninggal akibat Covid-19.

Beban anak-anak ini semakin berat karena harus berjuang secara ekonomi setelah orangtua mereka tiada.

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan, dirinya meminta kepada seluruh kader partainya untuk membantu warga yang terdampak akibat Covid-19, terutama anak-anak yatim piatu.

Eddy menuturkan, salah satu ikhtiar yang dilakukan PAN untuk membantu anak yatim piatu di Kota Bogor adalah memberikan bantuan berupa buku tabungan pendidikan.

"Kami berikan buku tabungan pendidikan yang insya Allah akan diisi setiap bulannya untuk digunakan keperluan sekolah," kata Eddy, usai berkunjung ke salah satu rumah anak yatim piatu, di kawasan Cilendek, Kota Bogor, Jumat (27/8/2021).

Eddy menambahkan, selain buku tabungan pendidikan, PAN juga akan membantu membiayai renovasi rumah anak-anak yatim piatu yang kondisinya tidak layak huni.

Ia memastikan, apa yang dilakukan PAN untuk membantu anak-anak yatim piatu ini bukanlah janji semata atau sebatas retorika saja, tapi harus terlihat secara nyata.

"Jadi ini sifatnya fardhu ain (wajib) bagi seluruh kader PAN untuk membantu. Setiap kader wajib berbuat, sekecil apapun, misalnya hanya bisa membagi beras dua gelas saja atau lainnya," sebut Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan, dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh camat dan lurah untuk melakukan pembaruan data terkini untuk jumlah anak yatim piatu di wilayahnya.

Hal itu, sambung Bima, berkaitan dengan program pendampingan anak yatim piatu korban Covid-19 yang segera direalisasikan.

“Data terus diperbaharui, skema masing-masing keluarga dari anak yatim piatu masing-masing kecamatan dan kelurahan, bantuan apa saja yang dibutuhkan dan dana yang sudah terkumpul di rekap," tutur Bima.

"Dalam satu minggu ke depan saya minta laporannya sudah tersedia. Jadi pemetaan dan penanganannya dari masing-masing wilayah itu seperti apa dan bagaimana,” kata Bima yang juga merupakan kader PAN.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/08/27/15181841/bantuan-biaya-pendidikan-hingga-renovasi-rumah-anak-yatim-piatu-korban

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Posisi Sekda DKI Dilelang, PDI-P Harap Tak Ada Rangkap Jabatan

Posisi Sekda DKI Dilelang, PDI-P Harap Tak Ada Rangkap Jabatan

Megapolitan
Hasil Visum: Ada Luka pada Alat Vital Bocah 11 Tahun Korban Pencabulan di Tambora

Hasil Visum: Ada Luka pada Alat Vital Bocah 11 Tahun Korban Pencabulan di Tambora

Megapolitan
Detik-detik Penyelamatan 2 Pria yang Tenggelam Dalam Mobil di Sungai Cengkareng

Detik-detik Penyelamatan 2 Pria yang Tenggelam Dalam Mobil di Sungai Cengkareng

Megapolitan
Ponsel Pedagang Nasi Goreng di Cikarang Dirampas Begal Bercelurit

Ponsel Pedagang Nasi Goreng di Cikarang Dirampas Begal Bercelurit

Megapolitan
Remaja Hilang di Aliran Kali Cakung, Tim SAR Lakukan Pencarian

Remaja Hilang di Aliran Kali Cakung, Tim SAR Lakukan Pencarian

Megapolitan
Datangi SDN Pondok Cina 1, Giring Ganesha Tengok Hari Terakhir Ujian Siswa

Datangi SDN Pondok Cina 1, Giring Ganesha Tengok Hari Terakhir Ujian Siswa

Megapolitan
Pria Nyamar Jadi Wanita di MiChat, 50 Orang Tertipu hingga Ratusan Juta

Pria Nyamar Jadi Wanita di MiChat, 50 Orang Tertipu hingga Ratusan Juta

Megapolitan
Eks Plt Gubernur DKI Minta Proses Lelang Jabatan Sekda Berlangsung Transparan

Eks Plt Gubernur DKI Minta Proses Lelang Jabatan Sekda Berlangsung Transparan

Megapolitan
Polisi Cek TKP Pengendara Mobil Todongkan Pistol di Kebayoran Lama

Polisi Cek TKP Pengendara Mobil Todongkan Pistol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Polisi yang Diduga Hamili dan Aniaya Pacar Ditahan di Polda Metro Jaya

Polisi yang Diduga Hamili dan Aniaya Pacar Ditahan di Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pengendara Mobil Diduga Todongkan Pistol saat Ribut di Kebayoran Lama, Polisi Selidiki

Pengendara Mobil Diduga Todongkan Pistol saat Ribut di Kebayoran Lama, Polisi Selidiki

Megapolitan
Anggota Polres Kepulauan Seribu Diduga Hamili dan Aniaya Pacar, Kapolres: Sudah Ditangani

Anggota Polres Kepulauan Seribu Diduga Hamili dan Aniaya Pacar, Kapolres: Sudah Ditangani

Megapolitan
Tak Terima Disebut Tunggak Pajak 155 Mobil Dinas, Ini Penjelasan Pemkot Tangerang

Tak Terima Disebut Tunggak Pajak 155 Mobil Dinas, Ini Penjelasan Pemkot Tangerang

Megapolitan
Truk Pengangkut Hebel Kecelakaan Tunggal di Tol, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Truk Pengangkut Hebel Kecelakaan Tunggal di Tol, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Megapolitan
Ditelantarkan ART, Balita Menjerit Histeris Sendirian di Dalam Rumah

Ditelantarkan ART, Balita Menjerit Histeris Sendirian di Dalam Rumah

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.