Salin Artikel

Hendak Antar Paket, Seorang Pria Kejang-kejang lalu Meninggal di Srengseng

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial S (55) ditemukan meninggal dunia di tepi Jalan Kulit Jeruk, RT 04/012, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (7/9/2021).

Menurut Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Ferdo Elfianto, jenazah S ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB.

"Jadi dapat info bahwa ada yang terjatuh, ternyata diduga sakit, sempat ngalamin kejang-kejang, kemudian itu meninggal dunia," kata Ferdo saat dikonfirmasi Selasa.

Korban diketahui mengendarai motornya dari arah perkampungan Sawah Balong. Kemudian, S sempat menghentikan laju motornya untuk beristirahat di rumah warga. Tiba-tiba S mengalami kejang-kejang lalu meninggal dunia.

"Itu diduga karena sakit, dibuktikan dengan keterangan keluarga (S) memiliki riwayat sakit jantung," kata Ferdo.

Tes swab antigen Covid-19 langsung dilakukan pada jenazah S. Kata Ferdo, hasilnya negatif.

Dikonfirmasi terpisah, petugas Satpol PP Kecamatan Kembangan Dwi mengatakan bahwa korban sedang mengantarkan paket sesaat sebelum kejadian.

"Lagi nganter (paket) tiba-tiba kejang, gitu. Terus jatuh dari motor," jelas Dwi.

Keluarga korban kemudian datang ke lokasi kejadian dan membawa jenazah ke RSUD Kembangan.

"Tadi keluarga datang terus langsung di bawa ke RSUD Kembangan sama keluarganya," ujar Dwi.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/09/07/11465141/hendak-antar-paket-seorang-pria-kejang-kejang-lalu-meninggal-di-srengseng

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Umum Bisa Disuntik Vaksin Booster di Kota Tangerang, Lansia Tetap Jadi Target Utama

Masyarakat Umum Bisa Disuntik Vaksin Booster di Kota Tangerang, Lansia Tetap Jadi Target Utama

Megapolitan
Sopir Taksi Tewas Gantung Diri di Kalideres, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Sopir Taksi Tewas Gantung Diri di Kalideres, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Megapolitan
14 Komunitas Akan Ikut 'Street Race' di Kabupaten Bekasi

14 Komunitas Akan Ikut "Street Race" di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung

Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di Kota Tangerang Mencapai 3,1 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di Kota Tangerang Mencapai 3,1 Persen

Megapolitan
Gudang Terbakar di Kembangan Jakbar, 13 Unit Damkar Dikerahkan

Gudang Terbakar di Kembangan Jakbar, 13 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Kakek hingga Tewas di Cakung

Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Kakek hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Dua Wanita di Cakung Terseret 1 Meter karena Pertahankan Motor yang Hendak Dibegal

Dua Wanita di Cakung Terseret 1 Meter karena Pertahankan Motor yang Hendak Dibegal

Megapolitan
Sudah Divaksin 2 Dosis, Warga Jakarta yang Terpapar Omicron Meninggal karena Komplikasi

Sudah Divaksin 2 Dosis, Warga Jakarta yang Terpapar Omicron Meninggal karena Komplikasi

Megapolitan
72 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

72 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

Megapolitan
130 Hari Menuju Formula E, Jakpro Sebut Belum Ada Sponsor yang Resmi Bergabung

130 Hari Menuju Formula E, Jakpro Sebut Belum Ada Sponsor yang Resmi Bergabung

Megapolitan
Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Tertulis 'Gagal', Jakpro: Yaudah

Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Tertulis "Gagal", Jakpro: Yaudah

Megapolitan
Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Tangerang Rencanakan Seluruh Siswa SD Belajar Daring

Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Tangerang Rencanakan Seluruh Siswa SD Belajar Daring

Megapolitan
Sopir Sedang Cuti, Kakek 89 Tahun yang Tewas Dikeroyok Pergi Sendiri Tanpa Diketahui Tujuannya

Sopir Sedang Cuti, Kakek 89 Tahun yang Tewas Dikeroyok Pergi Sendiri Tanpa Diketahui Tujuannya

Megapolitan
Kasus Kakek 89 Tahun Tewas Dikeroyok, Tersangka Teriaki Korban Maling karena Motornya Tersenggol

Kasus Kakek 89 Tahun Tewas Dikeroyok, Tersangka Teriaki Korban Maling karena Motornya Tersenggol

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.