Salin Artikel

Banyak Situ Jadi Perumahan, Pemkot Depok Berupaya Amankan Sisanya agar Tidak Diserobot

DEPOK, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan pihaknya tengah berupaya untuk mengamankan situ-situ yang kini tersisa di Depok.

Sebab, dari 40 situ yang semula ada di Depok, kata Imam, kini tersisa 23 situ saja. Sebanyak 17 situ lain telah menjelma lahan terbangun saat ini.

"Sekarang pekerjaan pemerintah adalah mengamankan aset situ dengan cara sertifikasi, dengan cara pembangunan turap, supaya tidak terjadi penyerobotan," sebut Imam kepada Kompas.com di bilangan Kukusan, Kamis (23/9/2021).

Imam meluruskan, sejak Kota Depok terbentuk pada 1999, jumlah situ yang ada di wilayah tersebut memang tak lagi berjumlah 40 situ.

Situ-situ yang hilang dan menjadi kawasan perumahan, lanjut politikus PKS tersebut, terjadi ketika Depok masih berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

"(Perumahan di bekas situ) punya izin, jadi nggak bisa ditindak juga karena itu bangunan resmi sejak pemerintahan Kabupaten Bogor," kata dia.

Selain itu, Pemerintah Kota Depok mengaku sedang merevitalisasi 23 situ yang tersisa si Depok.

Revitalisasi yang dimaksud seperti menjadikan situ sebagai destinasi wisata, seperti yang baru-baru ini dilakukan di Situ Tujuh Muara, Bojongsari. Di tepian situ, jogging track juga akan dibangun.

"Kita akan menjadikan situ sebagai tempat destinasi. Bagi warga yang ingin datang ke Situ Tujuh Muara, itu udah keren banget. Anak anak milenial yang nggak tau getek bisa naik getek di situ, di tengah-tengahnya ada pulau kecil yang kita bisa selfie-selfie betapa indahnya Situ Tujuh Muara itu" jelas Imam.

"Termasuk di dalamnya nanti ada wisata budaya termasuk seni pencak silat, palang pintu, ada kulinernya, ada UMKM-nya. Di Sawangan kan terkenal dengan ikan hias dan tanaman hias, itu akan kita kumpulkan jadi satu menjadi pusat wisata," tutupnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/09/24/05543051/banyak-situ-jadi-perumahan-pemkot-depok-berupaya-amankan-sisanya-agar

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Megapolitan
Saat Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan Panjang

Saat Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan Panjang

Megapolitan
Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.