Salin Artikel

Izin Bike to Sport Lintasi Jalan Sudirman-Thamrin Bakal Dicabut, jika...

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyebut perizinan bike to sport melintasi jalan dengan sistem ganjil genap akan diuji coba mulai Sabtu (16/10/2021) hingga sepekan ke depan.

Adapun waktu pemberlakukan bagi bike to sport yang diperbolehkan melintas itu mulai Senin-Jumat pukul 05.00 WIB hingga 06.30 WIB dan Sabtu-Minggu 05.00 WIB sampai dengan 09.00 WIB.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, anggota yang berjaga di lokasi nanti akan mengevaluasi uji coba bagi bike to sport itu.

"Terkait dengan kebijakan sepeda ini sifatnya adalah uji coba. Kita lihat di lapangan, kalau memang masyarakat mematuhi aturan yang sudah kita tetapkan maka kebijakan ini akan kita lanjutkan," kata Sambodo dalam keterangannya, Jumat (15/10/2021).

Namun sebaliknya, kata Sambodo, aturan itu bakal kembali dicabut jika kelonggaran aturan yang diberikan untuk bike to sport dilanggar.

"Apabila sebaliknya seminggu ke depan ini pelaksanaannya menimbulkan kerumunan atau banyak yang tidak patuh bisa saja kebijakan ini bakal kita cabut dan balik seperti sekarang ini dilarang sama sekali," kata Sambodo.

Sambodo memastikan, kelonggaran yang diberikan pada pesepeda bike to sport itu bukan berarti dibukanya kembali kegiatan car free day (CFD) yang biasa berlaku pada hari Minggu.

"Ini bukan kebijakan car free day. Ini kebijakannya kaitan dengan bike to sport karena pada kenyataannya mereka meski tidak melintas Sudirman-Thamrin tapi mereka sudah banyak mereka yang melintasi kawasan lain di ibu kota," kata Sambodo.

Diketahui sebelumnya, pesepeda tidak diizinkan melintas ketiga ruas yang diberlakukan ganjil genap di tiga titik, yakni di Jalan Sudirman, Jalan Thamrin, dan Jalan Rasuna Said.

Hal itu dilakukan karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan sehingga memincu penularan Covid-19.

Selain itu larangan tersebut diberlakukan bagi para pesepeda yang melakukan kegiatan gowes olahraga dan perjalanan kerja.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/10/15/13295501/izin-bike-to-sport-lintasi-jalan-sudirman-thamrin-bakal-dicabut-jika

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Saksi Ungkap Pengaruh Munarman dalam Acara Baiat ISIS...

Saat Saksi Ungkap Pengaruh Munarman dalam Acara Baiat ISIS...

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Orangtua Diminta Tak Paksa Anak ke Sekolah Jika Mengeluh Sakit

Cegah Penularan Covid-19, Orangtua Diminta Tak Paksa Anak ke Sekolah Jika Mengeluh Sakit

Megapolitan
Saat Menhan Prabowo Ziarah Makam Pahlawan dan Bicara Soal Kemerdekaan

Saat Menhan Prabowo Ziarah Makam Pahlawan dan Bicara Soal Kemerdekaan

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di PIK 2 Digerebek, Pekerjakan Anak di Bawah Umur, 99 Orang Diamankan

Kantor Pinjol Ilegal di PIK 2 Digerebek, Pekerjakan Anak di Bawah Umur, 99 Orang Diamankan

Megapolitan
Viral Pemain Sepakbola di Muara Angke Disebut Rusak Bangunan, Ini Kronologinya

Viral Pemain Sepakbola di Muara Angke Disebut Rusak Bangunan, Ini Kronologinya

Megapolitan
Kurir Bawa Ganja 17 Kg Ditangkap, Dibayar Rp 1 Juta per Kg, 2 Pengendali Masih Diburu

Kurir Bawa Ganja 17 Kg Ditangkap, Dibayar Rp 1 Juta per Kg, 2 Pengendali Masih Diburu

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di PIK Digrebek Polisi, Pegawai: Kami Enggak Merugikan

Kantor Pinjol Ilegal di PIK Digrebek Polisi, Pegawai: Kami Enggak Merugikan

Megapolitan
Akses Jalan Pengganti Imbas Tol Cijago 2 Tak Sesuai Harapan, Warga Protes

Akses Jalan Pengganti Imbas Tol Cijago 2 Tak Sesuai Harapan, Warga Protes

Megapolitan
Dinkes DKI: Siswa yang Keluarganya Masih Positif Covid-19 Dilarang Ikut Sekolah Tatap Muka

Dinkes DKI: Siswa yang Keluarganya Masih Positif Covid-19 Dilarang Ikut Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Kuasa Hukum Keluarga Kakek 89 Tahun: Anak-anaknya Masih Terpukul, Nangis-nangis

Kuasa Hukum Keluarga Kakek 89 Tahun: Anak-anaknya Masih Terpukul, Nangis-nangis

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Tambah 368 Kasus Positif di Kota Tangerang, 1.372 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 26 Januari: Tambah 368 Kasus Positif di Kota Tangerang, 1.372 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak di Tangsel, PTM Masih 100 Persen di Saat WFO Dibatasi 50 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak di Tangsel, PTM Masih 100 Persen di Saat WFO Dibatasi 50 Persen

Megapolitan
Karyawan Pinjol di PIK Tagih Utang ke 100 Nasabah Sehari, Gaji Rp 5 Juta per Bulan

Karyawan Pinjol di PIK Tagih Utang ke 100 Nasabah Sehari, Gaji Rp 5 Juta per Bulan

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Kasus Covid-19 di Depok Naik 448 dalam Sehari, 1 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Januari: Kasus Covid-19 di Depok Naik 448 dalam Sehari, 1 Pasien Sembuh

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 444 Dalam Sehari

UPDATE 26 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 444 Dalam Sehari

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.