Salin Artikel

Seorang Remaja Tewas Usai Tabrak Bengkel di Curug Tangerang

Kecelakaan tersebut disebut terjadi ketika korban mengikuti balap liar pada Senin (18/10/2021) dini hari.

Dalam unggahan video yang beredar di media sosial, remaja tersebut diduga sedang melakukan balap liar di Jalan PLP Curug.

Pada saat melaju dengan kecepatan tinggi, pengendara tersebut hilang kendali sampai akhirnya menabrak alat kompresor salah satu bengkel di jalan tersebut.

Remaja yang mengendarai sepeda motor matic dengan nomor polisi B 6580 GKN itu tewas di lokasi kejadian.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Curug AKP Agung Nugroho membenar terjadinya kecelakaan  yang mengakibatkan seorang pengendara tewas berinisial AF (14) di Jalan PLP Curug.

Namun dia menampik kabar bahwa kecelakaan tersebut terjadi ketika korban sedang balap liar.

"Bukan balap liar. Itu out of control. Dia berkendara sendiri. Orang jalanannya di sini kecil kok dua arah. Enggak pernah ada balapan di sini," ujar Agung saat dihubungi, Senin.

Menurut Agung, AF sedang melaju sendirian di Jalan PLP Curug dari arah kantor kecamatan mengarah persimpangan Bitung sekitar pukul 01.15 WIB.

Karena hilang kendali, remaja itu menabrak alat kompresor di bengkel yang berada dipinggir jalan.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut sudah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan

"Itu kejadian jam 01.15 WIB. Setibanya di Jalan PLP Curug ini, itu dia out off control, kemudian motornya tabrak tukang tambal ban yang di depan deket jalanan," ungkap Agung.

Akibat peristiwa itu, lanjut Agung, AF tewas setelah mengalami luka berat di bagian kepala.

"Terus mengalami luka-luka di bagian kepala. Dibawa ke rumah sakit, kemudian meninggal dunia. Selanjutnya ditangani Unit Laka Lantas Polres," pungkasnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/10/18/16204781/seorang-remaja-tewas-usai-tabrak-bengkel-di-curug-tangerang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan hingga Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Tender Formula E Dicurigai | Wakil Ketua DPRD Kompak Laporkan Ketua Dewan

[POPULER JABODETABEK] Tender Formula E Dicurigai | Wakil Ketua DPRD Kompak Laporkan Ketua Dewan

Megapolitan
Keluarga Kakek 89 Tahun Korban Pengeroyokan Berharap Pelaku Lain Segera Ditangkap

Keluarga Kakek 89 Tahun Korban Pengeroyokan Berharap Pelaku Lain Segera Ditangkap

Megapolitan
Bertambah 11 Kasus, Total 91 Orang Terpapar Omicron di Jakarta Selatan

Bertambah 11 Kasus, Total 91 Orang Terpapar Omicron di Jakarta Selatan

Megapolitan
Digerebek Polisi, Pegawai Pinjol Ilegal Hanya Bisa Tertunduk dan Tutupi Wajah

Digerebek Polisi, Pegawai Pinjol Ilegal Hanya Bisa Tertunduk dan Tutupi Wajah

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Ingin Jakarta Tetap Jadi Daerah Khusus meski Ibu Kota Dipindah

Ketua DPRD DKI Ingin Jakarta Tetap Jadi Daerah Khusus meski Ibu Kota Dipindah

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Usul Sumur Resapan Jadi Tempat Beternak Lele

Ketua DPRD DKI Usul Sumur Resapan Jadi Tempat Beternak Lele

Megapolitan
Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polisi Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polisi Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Selatan Sebut Dua Penyebab Kasus Covid-19 Melonjak

Wali Kota Tangerang Selatan Sebut Dua Penyebab Kasus Covid-19 Melonjak

Megapolitan
Kuasa Hukum Keluarga Kakek 89 Tahun Sebut Pengeroyokan Tak Terkait Kasus Sengketa Tanah

Kuasa Hukum Keluarga Kakek 89 Tahun Sebut Pengeroyokan Tak Terkait Kasus Sengketa Tanah

Megapolitan
Datangi Polres Jakarta Timur, Keluarga Kakek Korban Pengeroyokan Minta Semua Pelaku Ditangkap

Datangi Polres Jakarta Timur, Keluarga Kakek Korban Pengeroyokan Minta Semua Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Kronologi Penyitaan 1.847 Pil Ekstasi dari Tiga Lokasi di Jakarta

Kronologi Penyitaan 1.847 Pil Ekstasi dari Tiga Lokasi di Jakarta

Megapolitan
Polisi Sita 1.847 Pil Ekstasi dan 0,2 Gram Sabu, Harganya di Pasar Gelap Capai Rp 1 Miliar

Polisi Sita 1.847 Pil Ekstasi dan 0,2 Gram Sabu, Harganya di Pasar Gelap Capai Rp 1 Miliar

Megapolitan
Pemkot Jaksel Gandeng Kota Kasablanka Gelar Vaksinasi 'Booster', Targetkan 1.000 Penerima Per Hari

Pemkot Jaksel Gandeng Kota Kasablanka Gelar Vaksinasi "Booster", Targetkan 1.000 Penerima Per Hari

Megapolitan
Pengedar Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat, Polisi Masih Cari Satu Pelaku Lain

Pengedar Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat, Polisi Masih Cari Satu Pelaku Lain

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.