Salin Artikel

Tangsel Masih Terapkan PPKM Level 2, Wali Kota Ungkap Penyebabnya

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan masih harus menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 pada 16-29 November 2021.

Pemerintah Pusat kembali memperpanjang masa penerapan PPKM di Jawa-Bali pada 15 November 2021.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie berujar, pihaknya masih harus menerapkan PPKM level 2 karena capaian vaksinasi Covid-19 golongan warga lanjut usia (lansia) dosis pertama masih di bawah 60 persen.

Syarat sebuah wilayah dapat menerapkan PPKM level 1 adalah capaian vaksinasi Covid-19 golongan warga lansia dosis pertama harus di atas 60 persen.

"Di Inmendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri), (PPKM) kita masih level 2, sehingga pengaturan-pengaturannya masih sama dengan PPKM sebelumnya," papar Benyamin dalam rekaman suara, Selasa (16/11/2021).

"(Penyebabnya), vaksinasi Covid-19 kita per kemarin (Senin) input datanya sudah 59 persen," sambung dia.

Per hari ini, lanjut Benyamin, capaian vaksinasi Covid-19 golongan warga lansia sudah menyentuh 60 persen.

Dia optimistis pihaknya mampu menerapkan PPKM level 1 saat perpanjangan berikutnya.

"Tapi hari ini (capaian vaksinasi Covid-19 golongan lansia) sudah 60 persen. Jadi saya optimistis PPKM berikutnya kita bisa turun level," ucapnya.

Pada Selasa sore ini, Benyamin bakal mengikuti rapat evaluasi PPKM di Tangsel bersama Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan.

Saat rapat evaluasi, Luhut bakal memberikan arahan kepada Pemkot Tangsel berkait langkah yang harus dilakukan ke depannya.

"Nanti sore saya akan sama Menko Marves ada evaluasi, nanti apa saja arahan-arahan beliau, itu yang jadi perhatian kita," tutur Benyamin.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/11/16/16023021/tangsel-masih-terapkan-ppkm-level-2-wali-kota-ungkap-penyebabnya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Urus Bea Balik Nama Kendaraan Gratis di Bodetabek

Lokasi Urus Bea Balik Nama Kendaraan Gratis di Bodetabek

Megapolitan
Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Megapolitan
Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Megapolitan
Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Megapolitan
Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Megapolitan
Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Megapolitan
Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Megapolitan
Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Megapolitan
Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Megapolitan
KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Tertarik Coba Jasa 'Sleep Call' agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Tertarik Coba Jasa "Sleep Call" agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Megapolitan
Pelanggan Ini Pesan Layanan 'Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Pelanggan Ini Pesan Layanan "Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Megapolitan
9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

Megapolitan
Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Megapolitan
16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.