Salin Artikel

Polres Jaktim Ringkus Komplotan Pembobol Rumsong yang Beraksi Jelang Dini Hari

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi meringkus komplotan spesialis pembobol rumah kosong di wilayah Jakarta Timur. Komplotan itu terdiri dari ADP (26), AS (32), HDS (27), dan YRD (25).

Kepala Kepolisian Resor Jakarta Timur Komisaris Besar Erwin Kurniawan mengatakan, keempat pelaku memiliki peran masing-masing.

"Ada yang mengawasi, ada yang kemudian melakukan pembongkaran. Ada yang bertugas untuk mengambil barang, sehingga berempat ini berbagi peran," kata Erwin saat konferensi pers, Kamis (9/12/2021).

Terakhir, komplotan itu melakukan aksinya di Utan Kayu Utara, Matraman, pada 6 Oktober 2021. Mereka membobol dua ruko yang sedang tutup.

"Kalau pengakuan para pelaku, baru empat kali (membobol), tetapi kami tentu akan cek ke tempat kejadian perkara (TKP) lain," ujar Erwin.

Dalam aksinya, komplotan itu menggunakan alat bantu, antara lain obeng dan kunci L.

"Rata-rata mereka melakukan kegiatan pada malam hari menjelang dini hari, atau bahkan sebelum terbit matahari," kata Erwin.

Barang-barang yang diambil mulai dari laptop atau notebook, handphone, sepeda motor hingga helm.

"Mereka ini melakukan secara profesional sehingga dengan mudah menyatoni rumah kosong atau rumah yang ada sepeda motornya yang kemudian mereka curi," ujar Erwin.

Para pelaku dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentan pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/12/09/17513591/polres-jaktim-ringkus-komplotan-pembobol-rumsong-yang-beraksi-jelang-dini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Kasus Pencabulan yang Terjadi di Jakarta Pekan Ini...

Sejumlah Kasus Pencabulan yang Terjadi di Jakarta Pekan Ini...

Megapolitan
Cegah PMK, Peternak Sapi di Depok Semprotkan Disinfektan hingga 'Lockdown' Kandang

Cegah PMK, Peternak Sapi di Depok Semprotkan Disinfektan hingga "Lockdown" Kandang

Megapolitan
Ini Alasan Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Ini Alasan Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Megapolitan
Oknum Polisi Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan, Warga: Kami Ketakutan...

Oknum Polisi Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan, Warga: Kami Ketakutan...

Megapolitan
Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Megapolitan
Antisipasi PMK, Berikut Syarat Masuk Hewan Ternak ke Banten

Antisipasi PMK, Berikut Syarat Masuk Hewan Ternak ke Banten

Megapolitan
Antisipasi PMK, Pemprov Banten Minta Pemkab-Pemkot Data dan Awasi Hewan Ternak

Antisipasi PMK, Pemprov Banten Minta Pemkab-Pemkot Data dan Awasi Hewan Ternak

Megapolitan
Polisi Lacak Penyebar Video Hoaks Perampokan di Kalideres

Polisi Lacak Penyebar Video Hoaks Perampokan di Kalideres

Megapolitan
Kapasitas KRL Jadi 80 Persen, Jumlah Penumpang Belum Naik Signifikan

Kapasitas KRL Jadi 80 Persen, Jumlah Penumpang Belum Naik Signifikan

Megapolitan
Diduga Tersambar Petir, Bangunan Khas Minangkabau di Kebon Jeruk Kebakaran

Diduga Tersambar Petir, Bangunan Khas Minangkabau di Kebon Jeruk Kebakaran

Megapolitan
Pemprov Banten Minta Bupati-Wali Kota Bentuk Gugus Tugas Pengendalian dan Penanggulangan PMK

Pemprov Banten Minta Bupati-Wali Kota Bentuk Gugus Tugas Pengendalian dan Penanggulangan PMK

Megapolitan
Kolong Flyover Taman Cibodas Tergenang 70 Sentimeter, Akses Pengendara Terputus

Kolong Flyover Taman Cibodas Tergenang 70 Sentimeter, Akses Pengendara Terputus

Megapolitan
Antisipasi Penumpukan Penumpang, KAI Commuter Terapkan Penyekatan di Stasiun

Antisipasi Penumpukan Penumpang, KAI Commuter Terapkan Penyekatan di Stasiun

Megapolitan
Antisipasi Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Dinkes Kota Bekasi Berencana Bentuk Komite Ahli

Antisipasi Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Dinkes Kota Bekasi Berencana Bentuk Komite Ahli

Megapolitan
Reaksi Beragam Warga terkait Kebijakan Lepas Masker...

Reaksi Beragam Warga terkait Kebijakan Lepas Masker...

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.